JYANDRA

JYANDRA
malam pestival



" pergilah bersiap kita akan keluar " ucap Ericson


" kemana? "tanya Jyandra


" melihat pestival " seru Ericson


" benarkah! kita? bersama ? melihat pestival" ucap Jyandra dengan senangnya


" ah saya tidak bisa menyembunyikan perasaan saling senangnya " gumam Jyandra


" sesenang itu ? padahal hanya pestival " gumam Ericson


Ericson terus melihat Jyandra yang terus -terusan tersenyum karna bahagia


" dia sangat cantik, tidak seperti kucing garong yang biasanya " gumam Ericson



malam hari terlihat Jyandra sudah bersiap pergi pestival


" naik " ucap Ericson


" saya bisa naik kuda sendiri " seru Jyandra


" Arizo bawakan satu kuda kemari " ucap Ericson


" baik " sahut Arizo yang kemudian membawa kuda datang ke samping Jyandra


" kita pergi " ucap Ericson


" baik " sahut Jyandra


mereka berdua pergi ke pestival itu melihat lentera- lentera yang dinyalakan dengan api petasan- petasan yang bergantungan hingga makanan yang berjajar di sepanjang tempat pestival


" kita simpan kudanya di sini " ucap Ericson


" baik " sahut Jyandra


seterusnya mereka pergi dengan berjalan kaki


" siapa sebenarnya wanita di sisi putra mahkota itu? sampai- sampai putra mahkota membawanya ke pestival, aku sudah membuat Theodore hancur karna mereka menolak permintaan ku untuk menikahkan putra mahkotanya dengan putri ku, jika yang ini tidak berhasil ku dapatkan akan ku hancurkan juga TARGAEL ini!" gumam penasihat yang terlihat bersebrangan dengan Jyandra dan Ericson di pestival


" coba lihat itu? saya ingin main"


ucap Jyandra sambil terus berjalan ke arah permainan dan meninggalkan Ericson


pada akhirnya Ericson kehilangan Jyandra di antrian permainan Ericson mencarinya berputar- putar tapi tak menemukan Jyandra namun saat Ericson datang ke tempat nya semula Jyandra datang dengan wajah murungnya


" ada apa ? " tanya Ericson


" kenapa permainannya sangat sulit, saya bahkan tidak mendapatkan satu pun hadiah " seru Jyandra


Ericson yang melihat Jyandra seperti itu pun tersenyum sambil menutup mulutnya


" sangat ingin mendapatkan hadiah itu? " tanya Ericson


" iya !" seru Jyandra dengan riangnya


Ericson pergi bermain dan hanya dengan satu kali permainan Ericson sudah mendapatkan satu boneka kelinci


" nih " ucap Ericson sambil memberikan hadiah itu pada Jyandra


" ahh makasih " seru Jyandra


Ericson berjalan di depan lebih dulu dan Jyandra mengikutinya dari belakang



saat Jyandra berjalan dia melihat sekumpulan orang yang terdengar membicarakan keberhasilannya.


Jyandra menghilang dari belakang Ericson dan mengikuti suara itu


" siapa mereka ?" gumam Jyandra di balik pohon besar


" kita berhasil, akhirnya penasihat kerajaan itu berhasil memanipulasi kerajaan Theodore "


" benar! mereka sangat bodoh percaya pada seseorang dengan mudahnya"


" benar! "


" berkat hal itu sekarang jabatan ku naik sekarang saya memegang negosiasi perdagangan antar istana bukan lagi antar gedung "


" wah hebat !" ucap para lelaki itu


STREEET!


sebuah panah menuju para pria pria sial*n yang membicarakan Theodore di dekat putri kerajaan itu sendiri.


Jyandra yang sudah merasa kesal dia langsung menyerangnya tanpa basa basi hingga pertengkaran satu vs lima itu berlangsung memakan sedikit waktu.


STREEERT!


satu dari salah seorang pria itu mengarahkan pisau yang sudah di lumuri racun pada Jyandra dan mengenai punggungnya sedikit, Jyandra yang menyadari akan racun itu tanpa ampun langsung membunuh mereka


tak lama setelah itu Jyandra kembali menghampiri Ericson


" Anda pergi kemana ?" tanya Ericson


" saya kehilangan anda tadi " seru Jyandra


" nafas yang tak teratur tenaga dalam yang acak- acakan, sepertinya dia sudah melakukan penyerangan atau pertahanan " gumam Ericson


" kita tunggu saja sampai besok !" gumam Ericson


the next bab……… see you :)