JYANDRA

JYANDRA
tatapan aneh



" terus cari tahu kesalahannya hingga cukup untuk memberinya hukuman gantung " ucap Ericson


" tuan bukankah berniat membunuh pada salah satu keturunan kerajaan juga sudah akan mendapatkan hukuman gantung ?" tanya Arizo


" benar! tapi kita tidak memiliki bukti " ucap Ericson


di tempat lain


di sebuah halaman yang indah dan sejuk di pandang terlihat Jyandra yang duduk kebingungan dengan bibir dan wajahnya yang masih pucat



" ada apa ? apa ada masalah ? " tanya Jhony


Jyandra melihat ke belakang dan menatap Jhony


" hm apa ada masalah ?" tanya Jhony


" tidak " seru Jyandra


" lalu kenapa anda duduk merenung di sini ?" tanya Jhony


" saya hanya berpikir siapa yang membawa saya kemari " ucap Jyandra


" ouh ternyata anda sedang memikirkan hal itu, Arizo yang membawa anda kemari " seru Jhony


" Arizo ? mengapa…… " ucap jyandra


" mungkin karena dia ( Ericson ) jatuh cinta pada mu " seru Jhony


" bukan itu " ucap Jyandra


" lalu ?" tanya Jhony


" mengapa saya harus di bawa kemari " ucap Jyandra


" mungkin karena anda memiliki mana yang sama dengan mana keluarga raja Theodore dan mungkin itu akan membahayakan anda " seru Jhony


" bagaimana anda tahu soal mana itu ?" tanya Jyandra


" memang benar theodor adalah mana yang hebat di mana pengguna ahli mana alam itu bisa meminjam kekuatan alam untuk meminta bantuan entah itu tumbuhan, bumi, air, angin, ataupun hewan, namun itu menjadi kelemahan sendiri dari Theodore " ucap Jhony


" mengapa itu harus menjadi kelemahan ?" tanya Jyandra


" apa orang tua anda tidak memberitahunya ?" tanya Jhony


" tidak, saya adalah anak yang di asingkan lalu setelah mulai beranjak umur 11 tahun saya di sekolahkan " seru Jyandra


" jadi begitu "


" benar jika orang itu dari theodore siapa saja akan langsung mengenali mereka bahwa dia adalah bangsawan dari Theodore " ucap Jhony


" mengapa seperti itu ?" tanya Jyandra


" dikarenakan Theodore memiliki aroma khas dalam mana mereka di mana aroma mana itu adalah aroma obat dan aroma itu selalu terasa menyengat di saat penggunanya menggunakan mana itu " ucap Jhony


" ouh jadi dengan kata lain saat anda bertemu saya juga anda sudah tahu jika saya berasal dari Theodore " seru Jyandra


" iya " seru Jhony


" iya, namun aroma anda sedikit khas " ucap Jhony


" khas ? " tanya Jyandra


" iya, karena aroma mana anda bercampur manis aroma obat yang tenang dan aroma manis seperti madu " ucap Jhony


" ouh, saya lupa! bagaimana kondisi Ericson saat Arizo mengantarkan saya ?" tanya Jyandra


" khawatir kan, pasti khawatir " ucap Jhony sambil bercanda


" serius "


" aduhh ternyata kucing manis ini jika marah jadi seekor singa " ucap Jhony


" hemm "


" ah iya, iya, saat Arizo datang dia menggendong anda dan membawa Ericson yang tak sadarkan diri di punggungnya " ucap Jhony


" aku harus pulang, dan melihat kondisinya " seru Jyandra


" kamu harus tenang sampai di luar benar- benar aman, Arizo bilang Ericson yang menyuruh Anda tinggal di sini " ucap Jhony


" akhhh terserah " seru Jyandra


" bukan seperti itu sembuhkan diri anda terlebih dahulu lalu setelah itu anda bisa pergi " ucap Jhony


satu Minggu kemudian……


terlihat Jyandra yang sudah sembuh total dan sedang menaiki kereta kuda menuju perjalanan ke TARGAEL


saat tiba di kediaman panglima Jyandra merasa heran dengan tatapan para dayang dan para kesatria di kediaman panglima


" wey ada apa ini? kenapa semuanya memberikan tatapan seperti itu ? " tanya Jhony


" saya juga tidak tahu " seru Jyandra


Jyandra melihat ke sekeliling dan terus berjalan


" saya akan keluar dulu sebentar " ucap Jhony


Jyandra mencari Ericson dan tidak menemukannya di mana- mana dan akhirnya dia mencari Arizo namun sama dengan Ericson tidak kunjung menemukannya


Jyandra berjalan ke arah pintu keluar dan Jhony berjalan dengan ekspresi yang takut dan dengan buru- buru memakaikan topi yang menutupi wajahnya


" ada apa? " tanya Jyandra


" lihat! coba lihat di dinding setiap jalan " ucap Jhony


" lihat apa ?" tanya Jyandra


" poster" ucap Jhony



"bu… buronan?" ucap Jyandra


the next bab…………