I Found You My Girl

I Found You My Girl
Part 6



Sebelum menutup obrolan nya,Gendis pun menatap bingung.


"Berikan nomor kontak mu,agar aku bisa selalu tahu keadaan mu." ucap Yoon Gi yang ingin meminta nomor ponselnya.


Dan disaat Gendis masih berbicara dengan Yoon Gi.Tanpa Gendis sadari,sang ibu ternyata tidak sengaja melihat Gendis tengah berbicara dengan pria yang menurutnya sudah dewasa.Hal itu seketika membuat sang ibu menjadi khawatir.Sebab Gendis mulai menanggapi lawan jenisnya tanpa sepengetahuan dirinya.


"Gendis,apa kamu mendengar ku?" tanya Yoon Gi kembali memanggil Gendis.


Kuberikan apa tidak ya?'batin Gendis merasa ragu dan bingung.


*


*


Esok harinya..


Sebelum Gendis berangkat ke sekolah,seperti biasa Gendis sarapan terlebih dulu bersama ibunya.


Sesaat sang ibu pun menoleh ke arah Gendis.


"Gendis,apakah ada pria yang saat ini mendekati mu?" tanya sang ibu tiba-tiba.


Membuat Gendis langsung tersentak dan menoleh ke arah sang ibu.


"Ma..Maksud ibu?" tanya Gendis yang seketika gugup.


"Ibu melihat mu semalam sedang mengobrol dengan pria dewasa.Kamu mungkin saat ini belum akan terbuka pada ibu.Tapi nasehat ibu,lebih baik kamu fokus dulu dengan pendidikan.Jangan sampai pengaruh dari luar membuat mu jadi tidak fokus untuk belajar." ucap sang ibu menasehati Gendis.


Gendis pun langsung terdiam menunduk.


"Ibu tidak akan melarang mu berteman dengan siapa pun,meski pun dia seorang lelaki.Tapi alangkah baiknya,jika kau berteman dengan lelaki yang seumuran dengan mu.Jangan berteman dengan pria dewasa,yang tidak sesuai dengan usia mu.Pergaulan jaman sekarang tidak seindah yang kamu bayangkan,terlebih kamu seorang anak gadis perawan." timpal ibunya menasehati lagi.


"Iya bu,aku mengerti." jawab Gendis mengangguk pelan.


"Fokus lah dulu dengan belajar mu,supaya ujian nanti kamu tidak mendapatkan kesulitan." ucap ibunya kembali menasehati Gendis.


...****************...


Di sekolah..


Gendis tampak murung sendirian di bangku kelasnya.Beberapa kali ia terus mendengar panggilan masuk dan pesan masuk yang dikirimkan oleh Yoon Gi.Ternyata Gendis memberikan nomor ponselnya pada Gendis sebelum sang ibu menasehatinya.


Kini ia diambang kegalauan dan bimbang.Karena ia sudah terlanjur memberikan nomor kontaknya pada Yoon Gi,membuatnya kini merasa mulai bingung.


Ia berusaha mengabaikan Yoon Gi,tapi perasaannya justru merasa tidak tenang.Hingga akhirnya ia men-silent kan suara ponselnya.Supaya ia tidak tahu dan melihat setiap Yoon Gi menghubunginya.


Disaat dirinya tengah melamun,Ratih yang baru saja datang langsung menghampiri Gendis.


"Hei..Kau kenapa??Sakit kah??Kok wajah mu kelihatan tidak bersemangat?" tanya Ratih yang penasaran.


Gendis langsung tersadar dan menoleh tersenyum ke arah Ratih.


"Ah tidak kok." jawab Gendis sambil menggelengkan kepala.


"Kau ada masalah?" tanya Ratih yang tidak percaya begitu saja.Sebagai teman,Ratih jelas tahu bagaimana sikap Gendis yang tak biasanya.


"Ojo ngapusi Dis..Aku ngerti sampeyan moody." ujar Ratih.


Gendis pun menghela nafas panjangnya dan akhirnya menceritakannya pada Ratih.


"Oh,jadi ibu mu tahu kalau semalam kau mengobrol dengan pria Korea itu lagi?" tanya Ratih memastikan.


Gendis pun mengangguk pelan.


"Tak kira sampeyan wis ora ana hubungan maneh karo dheweke." ujar Ratih.


"Sebenarnya aku memang tadinya tidak mau berhubungan lagi dengan pria itu.Tapi entah kenapa aku merasa tidak tega.Dan tanpa sadar aku malah kasih dia nomor kontak ku Rat." ucap Gendis kembali menceritakannya pada Ratih.