I Found You My Girl

I Found You My Girl
Bab 36



Iya keluarga Ucok katanya hampir semua datang. Dan juga dia kan keluarga besar anggotanya banyak. Jadi acaranya di buat meriah. Memangnya kenapa? Kamu mau acara nikahan kita nanti di bikin meriah? Tiga hari tiga malam gitu, mau?" Jawab Yoon Gi dan juga bertanya kepada Gendis.


" Oppa, yang penting itu bukan megahnya pesta. Tapi, sakralnya dan yang utama adalah kehidupan setelah menikah. Aku lebih senang kalau pestanya sederhana hanya mengundang sahabat dan keluarga." Jawab Gendis.


"Baiklah kalau itu mau kamu honey."


Beberapa bulan kemudian.


Gendis mengucap syukur dan meneteskan air mata penuh haru. Setalah ijab kabul di ucapkan Yoon Gi dengan lantang. Detik ini ia sudah menjadi istri sah dari Yoon Gi. Laki-laki yang ia kenal dari video streaming yang telah memikat hatinya dengan ketulusan dan kesungguhan Yoon Gi.


"Alhamdulillah, kalian sudah sah sebagai suami istri. Ibu selalu berdoa agar kau semalam bahagia nak," ucap sang ibu yang juga meneteskan air mata bahagia.


Seorang ibu yang berjuang seorang diri membesarkan putri semata wayangnya yang akhirnya ia lepas untuk memulai kehidupan pernikahan bersama laki-laki pilihan sang anak.


Gendis menghapus air mata sang ibu lalu berkata. "Jangan nangis bu! Gendis ikut sedih."


"Ibu menangis karena bahagia nak. Ibu bersyukur kamu mendapatkan laki-laki yang baik seperti Yoon Gi. Pesan ibu, jadilah istri yang baik nak!" ibu memberi nasihat kepada Gendis.


"Iya bu, pasti."


"Alhamdulillah." Ucap syukur ibu Gendis karena ia bahagia sang putri selalu menuruti semua nasihat nya.


Semua yang ada di pesta tersebut turut bahagia. Terutama ibu Yoon Gi yang dari pertama kali bertemu sudah sayang dengan Gendis.


Malam semakin larut setelah ijab kabul pagi tadi resepsi di hotel sekarang tamu undangan yang sebagian besar keluarga dan teman dekat itupun sudah berpamitan pulang. Ibu Gendis sudah masuk ke salam satu kamar yang telah di siapkan Yoon Gi begitupun dengan keluarga Yoon Gi.


Tak lupa Justin dan Ucok juga memberi ucapan selamat dan doa terbaik untuk pasangan tersebut.


"Makasih." Jawab Gendis penuh haru.


"Ini kado dari aku, jangan lupa di pakai nanti malam ya!" pinta Ratih sambil mengulurkan sebuah kodo.


"Sudah bisa aku tebak ini apa." Ucap Gendis tertawa.


Setelah pesta usia Gendis masuk ke dalam kamar pengantin. Ia duduk di tepi ranjang king size hotel serta hatinya berdebar tidak karuan.


Pintu kamar hotel terbuka. Yoon Gi masuk ke dalam kamar hotel. Langkah nya pelan dan senyum nya mengembang saat melihat sosok Gendis yang duduk di tepi ranjang .


"Honey, kamu ngga mandi dulu?" tanya Yoon Gi.


Pandangan Gendis beralih menatap Yoon Gi.


"Aku kesusahan melepas gaun pengantin ku oppa," jawab Gendis dengan malu-malu tangan kanan nya sudah memegang gaun putih untuk menutupi rasa gugupnya.


"Sini, aku bantu!" Yoon Gi mendekat ke arah sang istri.


Gendis berdiri dan membelakangi Yoon Gi agar mempermudah suaminya untuk membuka resleting tersebut. Pelan tapi pasti Yoon Gi membuka sedikit demi sedikit resleting yang semakin turun memperhatikan punggung putih dan mulus milik Gendis. Dengan susah payah Yoon Gi menahan sesuatu di bawah sana yang sudah mulai meronta.


"Oppa, sudah kah?" tanya Gendis.