I Found You My Girl

I Found You My Girl
Part 24



"Sebenarnya saya belum memikirkan tentang ini bu.Saya masih terfokus untuk belajar tata budaya dan tradisi di keluarga Gendis.Jika ibu merasa penasaran ingin tahu apakah saya ingin menetap disini atau tidak.Mungkin saya ingin membawa Gendis ke negara saya Itu pun kalau ibu mengijinkan jika kami sudah menikah." jawab Yoon Gi panjang lebar.


Gendis pun melirik ke arah sang ibu.


"Begitu,tapi apakah bisa jika kalian memang sudah menikah tinggal disini saja?Keluarga satu-satunya yang ibu miliki cuma Gendis.Ibu akan merasa kesepian jika tidak ada Gendis.Itu pun kalau kau tidak merasa keberatan." kata ibu Gendis mencurahkan keinginannya pada Yoon Gi.


Yoon Gi pun langsung tersenyum. "Kalau begitu kita tanyakan saja pada Gendis.Dimana dia ingin tinggal,karena saya juga ingin membuat Gendis nyaman." ujar Yoon Gi.


"Kalian ini,kenapa harus.membahasnya sekarang.'Kan pernikahan ini masih sangat jauh,masih terlalu awal untuk membahas ini."ujar Gendis.


Yoon Gi dan ibu Gendis pun jadi ikut tertawa kecil.


...****************...


Beberapa bulan kemudian..


Ketika jam pelajaran kuliah selesai,Gendis bergegas keluar dari kelasnya.Justin yang melihat dengan cepat mengejar Gendis.


"Gendis,tunggu." panggil Justin yang menghampiri Gendis.


Gendis pun menoleh ke arahnya.


"Ada apa?" tanya Gendis.


"Apa benar,pria yang selalu bersama mu itu adalah calon suami mu?" tanya Justin ingin tahu.


"Kalau iya,Memangnya kenapa?" jawab Gendis dan bertanya balik.


"Kenapa kau memilih pria itu?Apa hanya karena dia tampan dan dari negara Korea?" tanya Justin menebak.


"Tapi kenapa harus dia?Kau bahkan tidak memberiku kesempatan sama sekali untuk membuktikan keseriusan ku." protes Justin tidak terima.


"Disini bukan dinilai dari keseriusan saja,tapi kenyamanan.Dia cukup dewasa dan membuatmu nyaman.Jadi tidak ada salahnya kalau aku memilih dia sebagai calon suami ku kelak." jawab Gendis menjelaskan.


"Memangnya kau sama sekali tidak nyaman bersama ku?" tanya Justin lagi.


"Aku nyaman bersama mu cuma sebagai teman,tidak lebih.Jadi berhenti lah berharap padaku.Karena aku sama sekali tidak tertarik pada mu.Sampai jumpa." jawab Gendis langsung pergi


Justin langsung menghela nafas karena kembali dikecewakan oleh Gendis.


...****************...


Sorenya Yoon Gi mengunjungi kediaman Gendis bersama keluarganya.Gendis dan sang ibu menyambutnya dengan perasaan senang.


"Maaf,kalau kedatangan ku bersama keluarga ku tidak memberitahu kalian." ujar Yoon Gi.


"Tidak apa-apa.Kami justru menyambut keluarga mu dengan sangat terbuka Yoon Gi.Memangnya ada apa perlu apa kamu datang tiba-tiba dengan mengajak keluarga mu?" ujar ibu Gendis dan bertanya.


"Kedatangan kami kesini,sebenarnya ibu ku ingin merencanakan sebuah pertunangan.Apakah ibu bersedia jika aku dan Gendis lebih dulu bertunangan?" kata Yoon Gi memberitahu Gendis dan ibunya.


Gendis dan ibunya pun saling tatap-tatapan.


"Pertunangan?" tanya ibu Gendis.


"Benar,tujuannya untuk mengikat hubungan kami saja.Sembari menunggu Gendis lulus kuliah." jawab Yoon Gi menjelaskan.


"Iya nyonya,saya sebenarnya tidak sabar ingin menjadikan Gendis sebagai menantu saya.Gendis anak yang baik dan sangat santun.Rasanya saya ingin menghabiskan waktu bersama Gendis terus.Karena kakak-kakak Yoon Gi sudah memiliki kehidupan masing-masing.Saya serasa kesepian tidak punya teman bicara.Sedangkan suami saya selalu tugas di luar kota." sahut ibu Yoon Gi panjang lebar