I Found You My Girl

I Found You My Girl
Part 21



Saat menjelang malam minggu,Yoon Gi berniat datang ke rumah Gendis.Untuk mengajaknya jalan-jalan.Dan untuk mengambil hati ibu Gendis,Yoon Gi lebih dulu mampir disebuah outlet menjual martabak.


Yoon Gi sempat membaca jika untuk meluluhkan hati calon mertua di Indonesia,harus membawakan sesuatu.Agar mendapatkan ijin untuk mengajak anaknya pergi.


Setiba di rumah Gendis,Yoon Gi langsung disambut oleh Gendis dan ibunya.


"Oppa." seru Gendis.


"Assalamualaikum Gendis,nyonya." ucap Yoon Gi memberi salam pada Gendis dan ibunya.


"Waalaikum salam." jawab Gendis dan ibu secara bersamaan.


"Maaf,kedatangan ku menganggu waktu santai kalian." ucap Yoon Gi.


"Oh tidak apa-apa,mari masuk Yoon Gi." jawab ibu Gendis menyuruh Yoon Gi masuk kedalam rumah.


Yoon Gi pun mengangguk dan menurutinya.


"Gendis buatkan minuman untuk Oppa mu."ujar ibu Gendis.


"Baik bu." jawab Gendis mengangguk dan beranjak ke dapur.


"Ah tidak usah." seru Yoon Gi melarang Gendis untuk membuatkan teh.


Gendis pun hanya menatap bingung. "Kenapa Oppa??Apakah oppa sedang buru-buru?" tanya Gendis.


"Bukan,tapi kedatangan ku sini ingin mengajak mu pergi.Nyonya,apakah boleh saya mengajak Gendis pergi sebentar??" tukas Yoon Gi pada ibu Gendis.


"Oh,silakan saja.Asal pulangnya jangan terlalu malam.Karena Gendis masih harus fokus pada kuliahnya." jawab ibu Gendis mengijinkan Yoon Gi


Yoon Gi pun langsung tersenyum senang.


"Dan saya lupa,saya juga membawakan sesuatu untuk nyonya." kata Yoon Gi seraya memberikan sebungkus martabak spesial pada ibu Gendis.


Ibu Gendis langsung tersenyum lebar,saat Yoon Gi memberikan martabak spesial untuknya.


"Kuharap nyonya bisa menikmatinya,katanya martabak ini sangat terkenal di daerah ini." Ujar Yoon Gi.


"Iya,ibu pasti suka.Ibu tahu martabak ini.Makasih banyak ya Yoon Gi." jawab ibu Gendis menerimanya dengan sukarela.


"Gendis,ayo sana siapa-siapa.Jangan buat nak Yoon Gi menunggu mu." ujar ibunya pada Gendis menyuruh bersiap-siap.


"I..ya bu." jawab Gendis bergegas ke kamar untuk bersiap-siap.


Setengah jam kemudian,Gendis pun telah bersiap dan langsung menemui Yoon Gi.


Sesaat Yoon Gi terpana melihat penampilan gadis pujaan nya.Yang begitu cantik dan manis,bahkan rata riasnya yang sangat simple dan natural.Seolah membuat Yoon Gi tak berhenti menatap Gendis.


"Ayo oppa,aku sudah siap." sahut Gendis mengajak Yoon Gi.


"Ah iya,ayo..Nyonya,kalau begitu saya permisi dulu..Assalamualaikum." ucap Yoon Gi langsung berpamitan pada ibu Gendis.


"Iya..Waalaikumsalam,hati-hati dijalan ya." jawab ibu Gendis membalas salam dari Yoon Gi.


Yoon Gi dan Gendis akhirnya meninggalkan rumah dan berangkat menuju suatu tempat.


Diperjalanan,Yoon Gi sesekali terus melirik ke arah Gendis.


Gendis yang menyadari hanya bisa tersenyum.


"Oppa kenapa dari tadi memperhatikan ku??Apakah ada yang salah dengan ku?" tanya Gendis.


"Ah tidak,aku hanya sedikit terkesan melihat penampilan mu yang begitu sederhana tapi sangat manis." jawab Yoon Gi memuji Gendis.


"Oyah??Tapi menurut ku penampilan ku biasa saja oppa."jawab Gendis dengan apa adanya.


"Yah,itu menurut mu.Tapi menurutku kamu sangat cantik.Cantik yang sangat natural dan sesuai kriteria yang kucari selama ini." ungkap Yoon Gi yang masih memuji Gendis.