I Found You My Girl

I Found You My Girl
Bab 37



Gendis berdiri dan membelakangi Yoon Gi agar mempermudah suaminya untuk membuka resleting tersebut. Pelan tapi pasti Yoon Gi membuka sedikit demi sedikit resleting yang semakin turun memperhatikan punggung putih dan mulus milik Gendis. Dengan susah payah Yoon Gi menahan sesuatu di bawah sana yang sudah mulai meronta.


"Oppa, sudah kah?" tanya Gendis.


Bukannya menjawab Yoon Gi malah mencium punggung polos Gendis yang terlihat mulus tersebut.


"Oppa ngapain?" tanya Gendis dengan nada suara yang gugup.


"Gimana kalau kita mandi bareng? Aku juga gerah." Ucap Yoon Gi dengan suara tertahan karena menahan gairah.


Tentu saja Gendis tahu maksud dari suami nya ini. Iya, tahu ini kewajibannya tapi bagaimana ia menjelaskan kepada sang suami bahwa dirinya tidak bisa melakukannya malam ini?


"Em, aku mandi sendiri saja oppa." Jawab Gendis.


"Mandi berdua biar lebih cepat selesai. Menghemat waktu kita bisa langsung istirahat nanti." Ujar Yoon Gi.


Suami Gendis sedang berada di puncak gairah. Tentu saja dia tahu Yoon Gi selama ini menahan gairah tersebut seorang diri.


"Aku dulu yang mandi oppa. Nanti saja setelah Gendis selesai baru oppa yang mandi," ucap Gendis yang langsung meninggalkan Yoon Gi masuk ke dalam kamar mandi.


Yoon Gi tersenyum melihat tingkah sang istri. Ia mengira kalau Gendis sekarang sedang gugup dan tentu saja juga malu jadi ia memahami akan hal itu. Yoon Gi beralih ke benda pipih miliknya. Ia membuka aplikasi instagram untuk mengunggah beberapa foto pernikahan nya. Senyum manis tak surut dari bibir pria itu. Istri yang baik dan sholehah seperti Gendis sekarang sudah menjadi istrinya. Ia tidak ingin mengalami kegagalan untuk yang kedua kalinya.


"Aduh, gimana ini?" ucap Gendis dengan menggigit kuku jarinya karena rasa gugup.


Ia takut untuk keluar kamar mandi karena takut membayangkan hal yang akan terjadi dengan nya nanti.


Ceklek... pintu pun terbuka sempurna. Gendis keluar dengan baju tidur sedikit terbuka dan menerawang.


Glek, Yoon Gi semakin tak berkedip memandang Gendis." Udah selesai mandinya? " tanya nya.


"Udah, sekarang gantian oppa sana!" Perintah Gendis. Ia mendorong dengan paksa sang suami untuk segera ke kamar mandi.


Yoon Gi menurut apa yang di perintah kan sang istri. Ia segera masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


"Ah, punya istri udah cantik seksi lagi. Jadi pengen peluk terus deh," ucapnya pada dirinya sendiri.


Setelah dua puluh menit ia selesai membersihkan diri dengan segera tak sabar untuk menemui sang istri yang sudah duduk di ranjang sambil bermain ponsel pintar.


" Lama nungguin ya, honey? " bisik Yoon Gi di telinga Gendis.


Seketika Gendis di buat terkejut. Bulu roma nya meremang karena bisikan sensual dari sang suami. Tangan kanan Gendis mencengkram erat seprai putih yang membalut matras berukuran 180x200 tersebut.


" Kamu gugup ya? Rileks aja honey. Nikmatin aja!" Yoon Gi meniup pelan leher Gendis lalu mengecup dengan lembut.


"Ng... ga kok, oppa," jawab Gendis dengan terbata-bata. Tangan nya menahan dada bidang Yoon Gi yang kini semakin menghimpit tubuhnya.


Cup... Sebuah kecupan mendarat di bibir tipis Gendis. Perlahan turun dan menelusuri leher jenjangnya. Saat tangan Yoon Gi beralih ingin menelusuri setiap inci tubuh Gendis gerakan nya terhenti karena perkataan sang istri.