
Justin pun menghela nafas dengan kecewa.
"Aku tidak akan menyerah begitu saja Gendis.Aku pasti akan meluluhkan hati mu." ucap Justin dengan yakin.
...****************...
Dua minggu kemudian..
Yoon Gi kembali datang kerumah Gendis dengan niat ingin bertemu ibu Gendis.
Ibu Gendis pun hanya menyambut Yoon Gi dengan sikap yang datar dan seolah tidak menerima kedatangan Yoon Gi.
"Apa lagi mau mu pemuda korea?" tanya ibu Gendis dengan nada ketus.
"Maaf,kalau kedatangan ku mengganggu mu nyonya." ucap Yoon Gi dengan sopan.
"Jelas sangat menganggu,cepat katakan dan segera pergi dari sini.Karena saya sangat sibuk hari ini." tegas ibu Gendis pada Yoon Gi.
"Baik nyonya." jawab Yoon Gi sambil mengangguk dan beberapa saya ia mengambil sesuatu dari dalam tasnya.
Sesuatu selembar kertas yang ia keluarkan juga dari sebuah map.Yoon Gi pun meletakkan selembar kertas itu diatas meja.Membuat ibu Gendis melirik bingung dan penasaran.
"Kedatangan saya kesini,hanya ingin memberitahu saya sudah memeluk agama islam minggu lalu.Dan ini sebagai bukti sah bahwa saya sudah menjadi seorang mualaf nyonya." ungkap Yoon Gi sembari menunjukkan kertas tersebut pada ibu Gendis
"Saya melakukan ini bukan hanya karena untuk menikahi Gendis saja.Tapi karena keinginan saya sendiri dan membuktikan pada nyonya bahwa saya memang serius untuk Gendis." ungkap Yoon Gi lagi.
"Tapi hanya dengan ini saja,saya tetap belum begitu yakin kalau kamu benar-benar serius untuk Gendis.Saya saja masih belum tahu latar belakang kehidupan mu.Bagaimana keluarga mu.Apakah keluarga mu tahu dengan yang kamu lakukan ini?" ucap ibu Gendis yang tidak langsung percaya dengan bukti yang ditunjukkan Yoon Gi.
"Tentang keluargaku,mereka tidak akan mencampuri apa pun yang ku lakukan.Dan justru mereka akan mendukung apa pun yang sudah menjadi keputusan ku." jawab Yoon Gi menjelaskan.
"Lalu bagaimana dengan latar belakang kehidupan mu?Apa pekerjaan mu??"tanya ibu Gendis.
"Saya hanya seorang pengusaha kecil di Korea.Saya memiliki beberapa usaha properti yang sudah berkembang berbagai daerah di Korea.Dan saya sebenarnya juga seorang pria duda yang pernah gagal dalam membina rumah tangga nyonya." jawab Yoon Gi menceritakan tentang dirinya.
"Seorang duda??Artinya kamu sudah pernah menikah?"tanya ibu Gendis memastikan lagi.
Yoon Gi pun mengangguk pelan." iya nyonya." jawab Yoon Gi.
"Kenapa pernikahan mu gagal?Maaf,hal ini saya harus tahu.Karena ini menyangkut masa depan Gendis." ujar ibu Gendis yang semakin ingin tahu.
"Karena saya pernah dikhianati oleh mantan istri saya.Hingga akhirnya pernikahan kami tidak bertahan lama."jawab Yoon Gi menceritakannya pada ibu Gendis.
"Tapi dengan status mu sekarang,apa kamu yakin bisa membahagiakan Gendis.Saya justru sedikit ragu.Karena saya masih tidak yakin dengan mu yang masih memiliki perbedaan kultur kehidupan yang berbeda jauh dengan Gendis.Dan aku juga belum mengenal orang tua mu." ucap ibu Gendis yang masih tidak yakin dengan semua yang diceritakan Yoon Gi padanya.