
Ucok menggelengkan kepala. Dia seketika menyadari kesalahannya. Dari kemarin dia belum meminta maaf atas kesalahannya para Ratih.
" Iya, aku belum minta maaf oppa. Aku lupa karena hanya fokus mancing dia biar ngomong." jawab Ucok sesaat memasang wajah murung.
"Mancing-mancing kamu pikir Ratih ikan kamu pancing. Jangan ulangi lagi kesalahan kecil gini. Karena yang bisa membuat retak suatu hubungan itu bisa juga dari masalah kecil seperti ini. Jangan gengsi untuk minta maaf duluan kalau emang kamu salah. Perempuan emang gitu, kamu harusnya sudah paham gimana sikap dan sifat Ratih karena kalian sudah bersahabat dari lama. Dan jangan lupa minta maaf. Namanya suatu hubungan pasti akan selalu ada pertengkaran kecil." Yoon Gi menasihati Ucok panjang lebar.
" Makasih oppa, nanti aku langsung minta maaf sama dia lah." Jawab Ucok yang sudah paham dengan nasihat Yoon Gi.
Di kantin Gendis pun sama seperti Yoon Gi ia menerima aduan sahabatnya yang bilang kalau Ucok tidak peka sebagai laki-laki. Setelah mendengarkan cerita Ratih, Gendis juga memberi nasihat pada sahabatnya tersebut.
"Udah jangan lama-lama diamnya, pasti Ucok juga ngga sengaja kok. Kalian kan sudah paham dengan sifat dan sikap masing-masing jadi jangan ulangi lagi masalah kecil kayak gini." Ujar Gendis menasehati Ratih agar mengerti.
"Iya, makasih Dis. Kau memang teman yang terbaik," ucap Ratih sambil memeluk Gendis.
Tanpa di ketahui Ratih, tadi Gendis mengirim pesan kepada Yoon Gi agar menyusul di kantin kampus dan dia juga sudah menceritakan tentang masalah Ratih dan Ucok. Agar sahabatnya tersebut bisa segera berbaikan.
" Aku haus, kau mau ikut aku ke kantin tidak?" Ajak Yoon Gi pada Ucok.
"Oke ayo, ke kantin oppa. Kebetulan aku lapar dan belum sempat sarapan tadi di rumah." jelas Ucok mengiyakan ajakan Yoon Gi.
Mereka berjalan beriringan menuju kantin.
"Nah itu ada Gendis dan Ratih kita ke sana saja.c" Yoon Gi langsung berjalan ke tempat duduk tunangan nya.
Berbeda dengan Gendis ia menyambut tunangan nya dengan tersenyum manis.
"Oppa mau pesan apa? Biar Gendis pesankan ya." tanya Gendis yang sudah siap ingin berdiri.
"Ayo, kita sama-sama saja ke sana pesan makannya." Ajak Yoon Gi yang menggandeng tangan kanan Gendis dan berjalan menuju ke stand makanan.
Yoon Gi dan Gendis sengaja memberi ruang untuk Ratih dan Ucok agar bisa lebih leluasa untuk bicara agar mereka segera berbaikan.
" Ay, maaf-" sahut Ucok mengungkapkan rasa bersalahnya pada Ratih.
Sesaat Ratih melirik ke arah Ucok.Terlihat wajah Ucok yang menyesali kesalahannya dan tulus minta maaf padanya.
Ratih pun langsung mengangguk pelan. "Iya,tidak apa-apa.Aku juga minta maaf." ungkap Ratih yang juga minta maaf pada Ucok.
Mereka berdua kompak meminta maaf bersamaan. Sontak membuat tawa mereka pecah.
"Maaf ay, aku ngga peka jadi pacar. Ngga akan gitu lagi deh." Ucap Ucok kemudian penuh penyesalan karena telah membuat Ratih marah
Akhirnya mereka pun berbaikan dan sudah saling bercanda bersama seperti hari-hari sebelumnya. Gendis dan Yoon Gi juga turut bahagia melihat kedua sahabatnya yang sudah rukun kembali. Karena mereka memilih Ucok dan Ratih berisik dari pada saling diam gitu rasanya aneh dan suasana menjadi berbeda tidak ramai seperti biasanya.