
Setelah lolos dari orang-orang aneh itu dan sampai di luar bandara, tempest lalu memanggil taxi.
Tapi dia bingung mau kemana, jadi dia tanyakan kepada supir taxi itu.
"Permisi apa ada rekomendasi tempat yang ramai?"
Supir taksi itu pun melihat tempest dari kaca spion.
"Maaf anda turis ya? Mau tempat ramai seperti apa? Ada banyak sih kaya pasar, mall tempat wisa- ohh tempat wisata ya?"
Jawab Supir itu dengan sopan namun sambil beecandaan dikit.
"Iya, saya ke sini untuk refreshing sedikit", Balas Tempest dengan senyuman.
Supir taksi itu lalu terkejut karena dia tidak menyangka, turis yang di bawai ini lancar berbahasa inggris, padahal parasnya seperti orang rusia.
"Wahh bahasa anda inggris anda lancar ya", Puja si supir.
"Ahaha iya, saya pernah ke amerika dulu jadi paham sedikit-sedikit"
"Ohoho kalau begitu saya bawa anda ke time square saja ya? tempat itu ramai kok", Tamya si supir.
"Oke lah tidak apa-apa", balas tempest.
Dalam perjalanan mereka, Tempest mengambil kesempatan dan bertanya-tanya ke sipur itu tentang hal-hal apa saja yang terjadi belakangan ini.
Saat mendengar jawaban si supir, dia terkejut karena tidak menyangka hanya dari supir saja dia sudah mendapatkan informasi2 penting.
Seperti pelelangan ilegal yang baru-baru ini di gebrek, pelelangan itu menjual "Monster" dan anak-anak "Spesial", lalu ada pembunuhan keluarga Wakil Gubernur, penculikan, dan yang terakhir adalah Kejadian gempar yang baru terjadi tadi pagi.
White Knight, atau yang mereka sebut sebagai Organisasi Illegal/Liar, berhasil mengamankan "Gate Break" di wilayah selatan, dan terlebih lagi yang menyerang White Knight adalah seorang Manusia yang bisa mengendalikan Monster.
Itu menjadi berita besar bukan karena Manusia Pengendali Monster itu saja, tapi juga dua anggota White Knight yang menyerang Monster tanpa menggunakan senjata khusus.
Tempest menjadi penasaran kepada Manusia pengendali monster itu tapi dia juga penasaran dengan kedua orang dari white knight tersebut.
"Begitu ya, saya jadi penasaran dengan dua orang itu, ahaha" Tawa tempest.
Si supir lalu tertawa.
"Iya memang banyak yang penasaran, bahkan Markas White Knight pun langsung di penuhi oleh wartawan dan statiun berita lain" Jelasnya.
"Hmm kalau begitu apa bisa kita ke–"
Baru juga mau ganti destinasi, dia sudah sampai di dekat time square.
"Totalnya 25$", Ucap sang supir.
Sontak Tempest terkejut.
Si supir memngangguk dan menunjukan harga yang di layar.
"Mahal dong tuan, Kita dari bandara makan waktu dua jam loh, anda juga mencari informasi dari saya", Balas si supir dengan senyuman bisnis.
Wajah Tempest pun di penuhi rasa geram tapi mau gimana lagi.
"Oke deh, nih" Jawabnya dengan pasrah.
Tempest lalu mengambil ranselnya dan keluar dari mobil.
"Terima Kasih telah memakai jasa Blue Eagle, semiga perjalanan anda lancar", Sapa si supir dengan ramah.
Tempest lalu menutup pintu mobil dengan agak kasar, dan mengejek sapaan si supir tadi.
"Terima kasih nyenyenye, Orang amerika banyak nipu-nipu hilih", Ejeknya.
Dia lalu berjalan ke keramaian dan mulai mencari hotel terdekat.
Sambil berjalan dia melihat berbagai macam toko, seperti toko perhiasan, restoran, cafe, toko mainan 18+, lalu ada mall besar yang bangunannya bisa di lihat dari sini.
Tempest pun berencana mengunjungi mall tersebut dan berhenti di Zebracroos sambil menunggu lampu penyebrangan menyela.
Tak lama dari itu, orang-orang di sekitarnya mulai berfokus ke layar iklan besar yang ada di sana.
Awalmya tempest menghiraukan keributan itu namun saat melihat apa yang terpampang di layar itu, dia terkejut karena ternyata yang di tampilkan disana adalah pertarungan tadi pagi yang supir itu bilang padanya.
–"Hey lihat itu White Knight bukan?"
–" Loh loh, mereka beneran menampilkannya di berita sekarang?"
–" White Knight illegal kan kok bisa, apa kekuatan mereka sekarang di akui?"
–"Kudengar pendiri White Knight adalah Putra dari Pendiri HALO, Hilden Stuart kan?"
–"Mereka beneran menyerang Monster itu tanpa senjata Khusus!?"
–"Senjata Khusus yang pemerintah buat kan mahal ya?"
–"Hey itu Yang menembak monsternya –lah, ternyata dia seumuran sama kita loh"
Orang-orang mulai merekam apa yang muncul di layar times square dan mempostingnya.
Topik White Knight pun seketika Trending lagi, setelah sebelumnya di suspend sama pemerintah di medsos.
Tempest lalu terdiam melihat Gadis pirang yang di soroti kamera.
"Eh? Siapa?"