Hopes In The Deadly Winter

Hopes In The Deadly Winter
Reuni



Ajax sibuk mengobati luka dari seorang gadis di dalam kelompok White Knight, sedangkan di posisi terdepan.


Anggota Guild White Knight yang lain terlihat sedang bertarung dengan beberapa monster, dan ada seseorang yang memandu monster-monster itu.


Dan Orang itu adalah Gadis yang sedang menekan Anggota White Knight yang bernama "Vermilion".


Dia adalah salah satu anggota terkuat di dalam white knight.


Di belakang Vermilion, terdapat seorang gadis berambut ungu yang sedang menyiapkan sesuatu dan itu adalah gumpalan serpihan Es.


Seketika Anggita CIA itu berhasil meretakan claymore Vermilion, dengan cepat Vermilion melompat kebelakang.


Si Gadis berambut ungu lalu mengambil kesempatan menyerang musuhnya dari titik buta dan berhasil melukai telinga kanannya.


"AGHHKKK!!"


Gadis itu langsung mundur kebelakan dan dari jauh dia lalu melihat ke tempatnya tadi dan menyadari keberadaan orang yang menyerangnya.


"Kamuflase ya?!! Curang sekali kalian", Ujarnya.


Dia lalu mengangkat tanganya kelangit dan mengabari monster-monster yang dia pandui untuk menyerang Vermilion dan teman wanitanya itu.


Namun Tangannya langsung meledak, dan monster2 yang dia kendalikan juga ikut mati seperti tertembak oleh meteor.


Ajax yang saat itu sedang menyembuhkan Anggota-anggota dari White Knight lalu menoleh ke langit dan melihat Amber yang sedang berdiri di punggung Phoenixnya.


Ada beberapa dari anggota White Knight yang ikut menoleh ke atas, mereka pun terkejut melihat seorang sniper yang menunggangi Burung Raksasa.


Di sisi monster-monster itu, Gadis yang berada di sana langsung merinding melihat tatapan Amber yang seakan-akan sedang menahan Jantungnya.


Gadis CIA itu pun ketakutan dan menyuruh Mosnter-monsternya untuk menyerang Amber.


"Hey Awas!", Peringat Vermilion.


Namun Ajax langsung membalas.


"Tenanglah, Temanku di atas malah lebih hebat jika musuhnya malah mendekat", Balas Ajax sambil berdiri mendekati Vermilion.


Vermilion lalu terkejut melihat apa yang di katakan Aja benar.


Monster-monster yang mendekati Amber diatas satu-persatu meledak.


Dia lalu menoleh ke arah Ajax dan mempertanyakan identitas mereka.


"Sebenarnya siapa kalian? Tiba-tiba menolong kami"


Ajax pun tersenyum tipis dan perlahan mengeluarkan sesuatu dari sakunya.


Suasana di sekitar mereka pun mencekam, melihat gerak-gerik yang mencurigakan dari Ajax membuat beberapa Anggota White Knight berwaspada...


Namun saat benda yang di keluarkan Ajax mulai dia tunjukan ke arah Vermilion, Mereka semua pun terkejut.


"Liontin?"


"Itu jam kalung?"


Mereka semua bingung dengan benda asing yang di tunjukan oleh Ajax.


Namun sebenarnya Ajax tidak menunjukan benda itu kepada mereka ataupun Vermilion melainkan kepada Gadis berambut ungu di belakang Vermilion.


*Tkraaang!!


Terdengar suara pisau yang terjatuh dan tiba-tiba sebuah bayangan melewati Vermilion, dan Ajax langsung di peluk oleh gadis itu.


"WAAAAAAAAAAAHHH!!"


Gadis itu teriak histeris dan terbanjiri air mata membuat semua orang yang ada dalam White Knight kebingungan.


Gadis itu dengan erat memeluk Ajax.


"Dua Tahun!! Dua Tahun Aku mencari kalian semua! Huwaaah~ Akhirnya~ Aku menemukanmu Ajaaaaksss! Hiiiksss!" Histeris Gadis itu.


Ajax lalu menepuk lembut pundak gadis itu dan ikut terharu dalam pelukannya.


"Dua tahun adalah waktu yang cukup, Nolla... Aku bersyukur menemukanmu lebih dulu"


Gadis itu, Nolla... dia mewarnai rambutnya ke warna Ungu, dan mengubah nada suaranya juga, namun Ajax bisa menemukankannya, karena lonceng yang di pakai Nolla di pinggangnya adalah lonceng yang sama yang di berikan oleh Victoria kepada yang lainnya.


"Ajakkss!! Aku kangen dengan semuanyaaa.. Prof. Andrius dan Victoriaaa~ Me-Mereka..."


Ajax pun menutup mulut Nolla dengan lembut, dia lalu mengalihkan topik pembicaraan...


"Chup! Chup! sudah sudah Nolla, tenanglah", Ucap Ajax sambil menunjuk ke depan yang mana ternyata Amber sudah menghabisi semua monster di sana sekaligus gadis yang mengendalikan monster itu sejak mereka tenggelam dalam reuni mereka.


"Aku tidak sendiri menjemputmu..."


Mata Nolla pun berkaca-kaca melihat Gadis yang di tunjuk Ajax.


"Elizabeth...??"


Seketika Amber pun terkejut.


"Wah Jahat, Aku aja gak tau!?" Teriak Amber.


*Krrrriiiing!


Amber lun menunjukan lonceng kecil yang sama seperti miliknya Nolla, namun rantai dari lonceng itu di lilit pita berwarna Putih.


"Kamu...Amber??"


"Iya Dong, Nolla sepertinya ingatannya masih ilang deh", Ejek Amber sambil menongka Snipenya ke bahu.


Anggota White Knight yang ada di sana lalu mempertanyakan identitas Amber dan Ajax.


"Nona Akari... Sebenarnya siapa Mereka?", Tanya Vermilion yang terlihat sesekali menoleh ke arah Ajax.


Karena dia merasa pernah melihat Ajax di suatu tempat.


Menyadari banyak yang melihatnya, dia pun melepas genggamannya dari tangan Ajax.


"Ehem! Mereka adalah Teman dekat saya kalian tenang saja..", Jelas Nolla sambil berjalan mendekati bawahanya.


Amber pun tersenyum melihat sifat Nolla yang masih belum berubah.


"Kamu baik-baik saja kan?", Tanya Amber kepada Nolla.


"Hum Untuk selama ini", Jelasnya dengan senyum tipis.


Nolla lalu teringat akan sesuatu...


"Oh iya, Ajax apa maksudmu dengan aku yang pertama?"


Ajax lalu menoleh ke atas dan melihat Helikopter berita yang daritadi merekam kejadian di sekitar sana.


"Akan tidak nyaman membicarakannya di sini", Jelas Ajax dengan canggung.


Nolla pun mengerti dengan apa yang Ajax maksudkan, dia lalu memerintahkan bawahannya untim bersiap-siap dan kembali ke markas White Knight.


"Baiklah, Semua! Kuta kembali dalam 15 menit lagi, Bersiaplah!"


Karena tugas mereka di tempat ini selesai lebih awal berkat Amber.


Di sisi lain...


Beberapa kubu terkejut setelah melihat apa yang di beritakan, Mereka tidak menyangka bahwa White Knight memiliki senjata rahasia seperti itu.


Namun ada beberapa orang yang mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, dan siapa itu dua senjata "Tersembunyi" nya White Knight.


Dan ada yang terkagum dengan kehebatan 2 Orang Misterius itu...