Hopes In The Deadly Winter

Hopes In The Deadly Winter
Rasa Sakit



Semua ingatan itu menyakiti mereka, membuat mereka mengingat segala siksaan yang di berikan oleh Para Profesor kepada Mereka.


Terutama Prof. Dion, Andrius dan Swis.


Mereka adalah orang yang paling sering menyiksa anak-anak tersebut.


Dan Victoria...


Yang memberikan "Musim Salju" kepada victor adalah Prof. Julius. karena dia yang paling mengetahui "Musim Salju" itu.


dan itulah mengapa dia melakukan hal yang berbeda kepada Victoria.


Dia merawat Victoria seperti Putrinya sendiri, karena dia tau, antara anak-anak lain, Victoria lah yang memiliki kehancuran mental paling parah.


Dan setelah kematian Dion, ingatan akan orang tuanya datang kembali kepadanya.


Dia memiliki nama asli yaitu Latilla D'Arch, orang tuanya kaya dan bahkan memiliki sebuah perusahaan.


Warna Rambutnya dulu berwarna hitam, dia juga menjadi anak kesayangan dan wajahnya sangatlah cantik.


Namun penyerangan di Menara Eiffel merengut nyawa kedua orang tuanya, dan Victoria melihat langsung ayahnya yang di sobek2 oleh Monster tepat di depan matanya, dan Ibunya yang juga di makan hidup-hidup oleh monster itu.


Bahkan Racun yang di keluarkan monster itu juga melelehkan tangan kanannya.


Para "Awakener" datang dan membasmi monster itu, namun mereka sudah terlambat.


Tubuh Ibunya tidak tersisa lagi, ayahnya sudah tercabik-cabik tak karuan dan hanya meninggalkan jam tangan perak yang sudah rusak saja.


Victoria hanya bisa berteriak, menangisi kematian kedua orang tuanya itu.


Saat dia di bawa ke tempat penampungan, dia bertemu dengan Elizabeth.


Namun saat itu Elizabeth bukanlah bernama Elizabeth, melainkan Erina, dan dia adalah putri dari salah satu bangsawan belanda yang berhasil di selamatkan oleh Organisasi bernama The Guild.


Hubungan mereka saat itu tidak sedekat sekarang, mereka lebih diam, karena memang tidak ada anak-anak berumur 6 tahun yang bahagia setelah kehilangan orang tuanya.


Hanya ada kehampaan di mata mereka.


Setelah di adopsi oleh IMObius dan di bawa ke Sky Tower.


4-5 hari masih lah normal, tapi setelah seminggu berada di sana.


Neraka mereka pun di mulai.


Tubuh mereka di ikat di sebuah kasur, memberontak jadi sia-sia dan melelahkan, lalu mereka di suntikan sebuah serum berwarna putih.


Saat serum itu masuk ke tubuh mereka, mereka langsung merasakan rasa dingin, seperti berada di tengah-tengah badai salju tanpa berbusana.


Perlahan tubuh mereka mengalami kejang-kejang, menggigil kedinginan, berkeringat lalu tak lama keringat yang mereka keluarkan mulai membeku dan hampir membekukan mereka hidup-hidup.


Elizabeth langsung di selamatkan oleh Prof. Yela, sesaat Prof. Yela menyadari kalau Elizabeth tidak bisa menahan efek samping dari Musim Dingin itu.


Di sisi lain, Victoria berhasil selamat dengan kekuatan nya sendiri, Tubuhnya yang hampir di selimuti Es mulai melelehkan Es itu ntah bagaimana.


Dan kejadian ini membuat semua profesor terkejut, bahkan Prof. Julius juga tidak menduga apa yang baru saja dia lakukan, dan tidak menyangka hal itu akan berhasil.


Victoria menjadi satu-satunya subjek yang berhasil selamat dalam sekali.


Victoria lalu di berikan Nama "Victoria" Oleh Julius sebagai rasa kasih sayangnya.


Karena Seperti "Ratu Victoria", Victoria membawa harapan baru untuk anak-anak lain.


Walaupun begitu, untuk profesor lain hal tersebut belum lah cukup.


Prof. Dion menyarankan untuk memberikan lebih banyak "Badai Salju" lagi.


Dion lalu mencuci otak Elizabeth dan Victoria, namun dia menjadi rakus dengan ranting kesuksekan pada kasusnya Victoria.


Dan satu minggu sekali, Victoria di panggil ke lantai 6 untuk di "Periksa".


Suntikan kedua lalu di lalu di berikan, Efek samping yang Victoria rasakan terasa 2x lipat lebih sakit dari yang pertama kali walaupun dia juga tidak mengingatnya lagi.


Sekali lagi Efek sampingnya berhasil dia taklukan, dan kali ini Hawa panas mulai dia rasakan.


dan hal itu terus berulang ulang.


Setelah beberapa minggu suntikan ke tiga dan ke empat di berikan, yang mana setiap kali di suntik, rasa sakitnya tambah berlipat begitu juga kekuatan yang di hasilkan Victoria.


Dari Hawa Panas, naik ke api, dari ke Api kekuatannya mulai membakar segala sesuatu tanpa memanggil api lagi.


Hingga pada akhirnya, Atasan SK setuju untuk mempraktekan "Senjata" ini di dunia luar, karena setelah beberapa tahun belakangan hal itu tidak mereka lakukan.


Victoria lalu di bawa ke dunia luar, dan di lemparkan ke sarang monster sendirian.


Dirinya yang ketakutan menjadi hilang kendali. saat tangan kanannya di cakar, seketika itu serpihan ingatan dari kematian Orang tuanya muncul, membuat kepalanya sangat kesakitan dan dia menangis histeris.


Karena memang di sana terdapat jenis monster kalajengking yang sama dengan mosnter yang membunuh kedua orang tuanya.


Monster-monster itu secara rakus mau memakannya, Mereka dengan berbondongan mendekati Victoria.


Julius yang saat itu memantau Victoria dari helikopter dari atas bersama Yela, langsung melompat dengan cepat ke bawah tanpa aba-aba.


Walaupun dia juga tau, kalau dia sendiri tidak bisa sampai ke posisi anak itu dengan tepat waktu.


Karena 5 detik lagi monster2 itu siap menghabisi Victoria.


Seketika itu pula victoria kehilangan kesadaran dan bertepatan dengan kebangkitan kekuatannya, yang mana membuat sekitarannya terkabar lalu malahap monster2 itu sampai tak tersisa.


Ledakan itu juga mengeluarkan hawa panas sampai menyerang mereka yang berada di atas.


Beruntungnya, Julius bisa melindungi dirinya dengan kekuatan nya sendiri.


Setelah sampai di bawah, dia langsung bergegas mendekati Victoria dan memeluk anak yang pingsan itu.


Dan di balik asap panas yang mengelilingi mereka, Julius sempat melihat sebuah fenomena yang indah.


Api yang di keluarkan Victoria ternyata bisa mengambil bentuk dari mahluk hidup yang di bakarnya.


Namun hanya Kupu-kupu merah-biru saja yang mengelilingi sekitaran mereka.


Dan dari sini lah, Victoria mulai menyadari rencana Julius dan menemukan kenyataan kelam antara Sky Tower dengan Pemerintah.


****


Setelah dari kejadian itu, Julius pun di pekerjakan dari rumahnya.


Sebelum Julius pergi, Julius sempat mengajar Victoria cara untuk mengendalikan kekuatannya, dan berkat bantuan Julius ikatannya dengan Manipulasi Dion pun terputus total.


Sambil menjalankan rencananya dengan Prof. Julius, Victoria secara berulang-ulang terus berakting dan menahan rasa sakit yang dia rasakan.


Ntah itu rasa sakit dari siksaan IMObius ataupun rasa sakit saat melihat anak-anak lain secara satu persatu di buang, di jual atau bahkan di siksa, apalagi mereka masih berada dalam Manipulasi Prof. Dion dan IMObius.


Selama bebarapa tahun itu, Julius sering berkomunikasi dengan Victoria melalui kupu-kupunya.


Dari situ mereka secara perlahan mulai memasukan Amber lalu Million ke dalam Sky Tower tanpa ada yang menyadarinya.


Dan seminggu sebelum rencananya di jalankan.


Victoria mendapatkan fakta kalau kunjungan pemerintah kali ini adalah untuk melakukan gencatan senjata, mereka berniat untuk merebut Serum "Musim Salju" dan menghapus jejak penelitian di tempat ini.


Tentu hal itu membahayakan Nyawanya, nyawa teman-temannya dan nyawa profesor tencintanya.


Itulah sebabnya, dia merubah rencananya, dan memasukan Ajax maupun sahabatnya Elizabeth ke dalam Meja Caturnya.