
"Dek mana yang sakit." tanya Dion lalu memeluk Ecca yang didudukan Askala dekat Dion.
"Hati Ecca yang sakit kaaak."
"Menangislah, kakak tak tau apa yang Ecca lihat." ucap Dion.
"Kita tunggu Keke dan yang lainnya datang kita selesaikan hari ini juga." jawab Dion.
Setelah makan siang sembari menunggu para sahabat datang Dion mengutarakan rencana yang sudah dia atur bersama Rendy.
Menurut Rendy Roh Rudi akan terus mengincar Ecca, karena dia menginginkan Jiwa Ecca agar bisa bangkit dari kematiannya.
Sementara itu didalam kendi roh Rudi seolah merasakan sakit karena dia berusaha memaksa untuk keluar. Dia terus berteriak kesakitan dan meminta pertolongan, namun tak digubris oleh Dion.
"Kau bahkan akan merasakan rasa sakit lagi setelah ini." gumam Dion.
Setelah semua berkumpul dan bersiap mendengarkan cerita Ecca.
"Dulu waktu eyang Hasto masih hidup, buyut om Rudi memendam perasaan namun eyang lebih memilih eyang putri, buyut om Rudi bahkan memfitnah eyang putri yang merebut eyang darinya. Lalu saat mami terlahir eyang sebagai kakek pun sudah membekali mami agar tak berurusan dengan keluarga Lastri Budiman. Namun ternyata tak disadari eyang ternyata om Rudi yang masih keturunan Lastri menyukai mami yang pada saat itu mami akan menikah dengan papi. Eyang baru menyadari saat papi sering mengalami kecelakaan sebelum pernikahannya dengan mami. Akhirnya Eyang pun meminta kakek untuk memajukan pernikahan mami sama papi, kakek pun melakukan perintah eyang. Lastri yang menyadari rencananya gagal untuk menghancurkan keluarga eyang murka tak lama setelah mami papi menikah.. Hemmmmb." ucapan Ecca terpotong.
"Lastri membayar orang untuk merancang pembunuhan pada kakek dan nenek, dan dari situlah eyang tahu jika se-rangkaian kejadian dari mulai kepergian eyang putri sampai kakek dan nenek merupakan ulah Lastri."
"Kakek tetap bersabar agar bisa mendampingi mami dan papi. Lalu tanpa diketahui Lastri Rudi telah berinisiatif untuk menikahi adik papi tante Riska, dia sudah berencana untuk menyakiti tante agar papi pun juga merasakannya karena Rudi merasa papi sudah merebut mami darinya. Lastri tak bisa mengendalikan Rudi, karena terlaalu sering melawannya. Haahhh, Rudi mengirimnya ke panti jompo dan membuatnya mati perlahan disana."
"Hikkkss..hikss jahat banget sih." ucap Fierly yang sudah tersedu melihat Ecca bercerita dengan berlinang air mata.
"Eyang menjauhkan mami dan papi ke kota kecil setelah kakak lahir, agar terjauh dari Rudi. Karena Eyang mendapat visual jika setelah aku terlahir Eyang Hasto akan pergi menyusul eyang putri. Papi tak tahu berita keluarganya seperti apa yang jelas tante Riska mengabarkan jika Aset papi akan aman diurus oleh kepercayaan papi, bahkan saat itu papi nggak tahu jika tante menikah dengan Rudi. Saat aku berumur 5 tahun papi mendengar berita jika tante Riska meninggal karena kecelakaan, dan visual yang aku dapat dari membuka masa lalu anak tante Riska seumuran dengan ku." Ecca masih terus berlinang air mata Dion masih setia mendengar cerita adiknya.
"Hikkk.hhikks.." terdengar tangisan dari para gadis.
"6 tahun Rudi menghilang setelah meninggalnya tante, papi kembali mengurus perusahaan yang ditinggalkan oleh tante. Menyadari kemunculan papi dan mami Rudi sudah mengatur serangkaian rencana. Awalnya dia ingin papi saja yang pergi ternyata saat itu mami memilih ikut papi, Rudi kesal bahkan dia membuat seolah mami papi meninggal dalam kecelakaan pesawat."
Flashback On
"Rudi hentikan, jangan sakiti suamiku." ucap Alena mami Ecca yang melihat papi Ecca terus dihajar oleh orang suruhan Rudi.
"Handi harus mati, karena sudah merebutmu dariku."
"Bang-shat istri-ku tak akan pernah memilih manu-sia gila sepertimu." sahut Handi meskipun dengan kondisi luka parah.
"Hahahhah, rupanya masih kurang cepat lenyapkan dia sekarang juga." teriak Rudi, lalu pesuruhnya meminumkan sebuah cairan pada Handi.
"Tidak jangaaannn, papi." teriak Alena yang melihat mulut Handi sudah berbusa.
"Ratapi kematian suamimu setelah itu kau akan bahagia menikah dengan ku." ucap Rudi lalu meninggalkan ruangan Alena.
"Kakek tolong jaga anak- anak, aku akan menurunkan semua takdirku pada Ecca." ucap Alena yang melihat kedatangan Hasto lalu meraih botol yang diminumkan pada Handi suaminya.
"Ecca, Dion maafin papi mami gak bisa menemanimu hingga dewasa." ucap Alena lalu meminum racun dan menghembuskan nafas terakhir diatas tubuh suaminya.
Flashback Off
"Mami dan Papi kaaaakk Hikkkkssss. Psikopat itu menghancurkan keluarga kita Huhuhuhhhh." akhirnya pecah sudah tangis Ecca, Dion pun merasakan kepedihan yang sama dengan hancurnya keluarga hanya karena butanya perasaan dan dendam.
"Ini kenapa banyak bawang bombay sihh huhuhuhhhh." celetuk Revin yang ikut menangis.
Revan yang mendengar ocehan adiknya sontak menggeprak kepalanya.
"Suka gak tau sikon sihh, lagi sedih gini juga masih lawak." bisik Revan.
"Huhuuhuhhh, sakit bang jadi tambah sedih nihh." sahut Revin.
Keke yang tadinya menangis tersedu terkekeh melihat kelakuan si kembar.
"Aaaaku mauuu kakak berikan dia pelajaran dulu." kata Ecca yang terus mengoceh, Dion tak menjawab biar lah dia mendengar ocehan adiknya itu.
Tak lama mungkin karena lelah menangis Ecca tertidur, namun masih bisa dilihat lelehan air matanya yang terus keluar. Direbahkan tubuh Ecca disofa, Dion berfikir keras bagaimana caranya agar membuat Rudi tersakiti sebelum dia lenyapkan dari muka bumi.
"Nin kakak harus gimana." tanya Dion, dia masih syok dengan semua cerita Ecca.
"Jadi saat tadi gak sadar Ecca melakukan perjalanan kak." tanya Askala.
"Belum tahu juga, antara Ecca yang maksa atau Ecca yang tertarik kesana." jawab Dion.
"Yang narik siapa kak." potong Revin, membuat semua arah mata memandangnya.
"Hemmmb, sepertinya mami. Gue juga gak dapet visualnya." jawab Dion.
"Ke, loe gak niat kepo gitu." celetuk Nindy, karena biasanya yang bisa melihat hanya Keke.
"Ihhhh Keke gak siap lihat yang berdarah darah dulu Nin, Keke gak sekuat Ecca." sahut Keke.
"Ahhh iyaa kemarin habis lihat pembantaian para iblis." ucap Nindy.
Dion yang mendengarnya pun mengelus pucuk kepala Ecca, menghapus jejak air mata. Entah apa saja yang dilihat oleh Ecca, pasti hatinya terasa sakit melihat kematian papi mami. Pun dengan Askala dia memandang Ecca dalam diam, sudah banyak derita yang dijalaninya.
Hai Guys Jang lupa likeπ love β€οΈ gift π vote π« dan komentnya β¨οΈ yahhh... Caranya gimana tinggal dipencet aja logo trus tinggal pilih mau gift apa aja boleh.. Votenya tiap hari Senin yahh.. ditunggu yah guys Mamaciii.. luvvvv πππ.