AZZALEA MICHELLE DANUARTA

AZZALEA MICHELLE DANUARTA
acara pernikahan



dengan di rias modern azza menjelma menjadi princess untuk hari ini, dengan balutan gaun indah yang modern tapi tak lepas dengan sisi tradisional nya azza keluar menuju tempat akad yang akan dengan di temani Alma dan cece


"grogi banget ce" keluh azza


"tenang beb, dulu gue juga begitu" kata cece


"gue juga malah ikutan gugup,yang kawin siapa yang gugup nya siapa" kata Alma membuat mereka terkekeh


semua orang menatap takjub saat melihat azza keluar dengan riasan yang indah


bahkan Miftah pun sampai tak berkedip memandang nya


"ekhem mau di mulai tidak" kata papi Gerald menyadarkan menantu nya yang sedari tadi menatap nya tak berkedip


Miftah hanya tersenyum dengan kikuk, apalagi sekarang gugup melanda nya berbeda dengan tadi belum ada azza


"tangan mempelai saling berjabat tangan sama wali nikah" kata penghulu yang langsung dilakukan oleh mereka


"siap pak, jangan tegang" kata penghulu kepada mereka dengan di jawaban anggukan kepala oleh mereka


"ananda Miftah Al Farezi saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri saya yang bernama Azzalea Michelle Danuarta dengan mas kawin saham sebesar 50% dan uang sebesar 500 juta di bayar kontan" kata papi Gerald lantang


"saya terima nikah dan kawin nya Azzalea Michelle Danuarta untuk saya dengan mas kawin tersebut di bayar kontan" jawab Miftah tegas dengan sekali tarikan nafas


belum juga di tanya sah apa enggak nya, anggota geng galaksi yang ikut hadir langsung bersorak


"sahhhhh" ucap mereka serempak


dan di lanjut kan dengan sorak sorak bahagia


tak ada kata lagi bagi penghulu, dan hanya tersenyum dengan tingkah mereka


di lanjutkan doa dengan khidmat dan pemasangan cincin bagi pengantin


"kamu sangat cantik hari ini" bisik Miftah di telinga azza saat azza tengah menyalimi ya


"gak usah lama lama bos, bikin iri aja" kata salah satu anggota galaksi membuat Miftah yang mencium kening azza lama pun harus melepaskan nya


"pengen banget gue usir mereka " kata Miftah dalam hati karena mengganggu momen romantis nya


"bagi pengantin silahkan menaiki tempat pelaminan" kata MC membuat azza dan Miftah langsung berjalan menuju pelaminan di ikuti dengan para Bridesmaids dari teman azza dan anggota galaksi


banyak tamu yang hadir selain dari kolega papi nya azza juga ada dari kolega Miftah dan papanya dan tentu saja ada teman teman nya mama Wina


sedari tadi mama Wina terus berseru memuji menantu nya yang cantik


"menantu saya itu" seru mama Wina kepada teman sosialitanya


"pinter banget jeng nyari nya" kata salah satu teman nya


"masih cantikan anak saya" kata si ibu yang julid


"udah cantik, kaya, anak tunggal lagi jeng" kata si ibu yang matre


sementara teman teman sembari mereka menunggu para tamu selesai mereka menjelajahi makanan terlebih dahulu


"wah harus di coba satu satu ini mah" kata cece


"perut udah buncit aja Lo masih doyan makan ce" celetuk Mikhail


"itu isi nya bayi Mikail, bukan lemak" kata Adit menjitak Mikail


"kamu mau yang mana? aku ambil" kata Roni bertanya sembari mengelus perut perut cece


"beda ya kalo udah nikah dan mau punya anak, yang garang aja jadi soft banget Deket pawang nya" kata salah satu anggota salah satu anggota geng galaksi


"makan nya nikah, Lo bakal tau rasanya gimana di butuhkan seseorang terlebih kodrat seorang lelaki itu melindungi bukan di lindungi" kata Adit dengan nada sombong nya


"nikah by accident aja bangga" celetuk temennya lirih tapi di dengar oleh Adit karena posisinya sedang ada di sisi Adit


"Lo ngomong apa?" kata Adit garang


"eh engga dit" bantah nya


emang semua orang tau nya Adit yang melakukan nya dan yang tau hanya inti geng galaksi dan teman wanita nya


"untung bini gue gak dengar" bisik Adit membuat nya menunduk meminta maaf


"tamu nya sebentar lagi tuh" kata Alma menyadarkan mereka


"gue touch up dulu" kata cece dan di ikuti oleh para cewe


"ribet yah kalo jadi cewe" keluh Mikhail


"gak sih, kita juga kan harus keliatan cantik, biar mata pasangan kita terus terjaga" kata Alma menyindir kenan


"maaf sayang, bukan karena mereka cantik, tapi aku harus waspada takut nya ada orang luar yang menyusup" kata kenan menjelaskan setelah sadar wanita nya tengah cemburu


"apalagi kenan sekarang menjadi ketua galaksi, semakin sibuk tuh" kata Adit yang di angguki oleh alma


"semoga kamu tetap bisa membagi membagi waktu untuk aku yang" kata Alma terdengar sedih


"tenang sayang, Miftah akan selalu berusaha membantu kita hanya saja sebagai ketua dia lengserkan karena dia akan sudah menjadi kepala keluarga" jelas kenan


"udah ayok ke depan mereka" kata Sam menyadarkan mereka yang kini tengah menggandeng calon istrinya membuat Mikhail yang melihat nya terasa sesak


"sabar bro" kata Adit yang langsung menggandeng Sarah


"mereka gandengan, Lo ikut kita aja lah biar gak keliatan jones" kata salah satu geng galaksi kasian melihat muka Mikhail


sampai di depan mempelai mereka menyalami satu per satu pengantin yang kini tengah berbahagia


Rayan yang baru datang entah dari mana, tapi dia ijin terlebih dahulu kepada bos nya karena ada kepentingan yang mendesak di keluarga nya


"hello guys, gue belum ketinggalan kan" kata Rayan yan menyerobot masuk ke depan pengantin


"aduh bos sorry baru datang, ini kado buat kalian" kata Rayan sembari menyerahkan kado nya


"thank Ray, gimana masalah Lo?" tanya Miftah


"okeh, gue juga belum istirahat langsung ke sini" kata Rayan jujur


"hey yuk foto foto" kata cece yang semangat


mereka pun berfoto dari yang kalem dan sampai ke pose kocak, dari lengkap dan hanya anggota inti dan di lanjut dengan teman azza


"sekarang giliran lempar bunga, kalian yang mau ikut mending siap siap turun gih" kata azza


"yang udah berbini diam ya, atau mau ikutan lagi? lumayan kalo dapat bisa nikah dua kali" gurau Rayan tapi langsung di tentang cece


"enggak ya, kamu di sini sayang" kata cece takut


"emang siapa yang mau ikutan coba, tuh si Adit kali" kata Roni malah melemparkan kepada Adit


"ya enggak lah, gila aja Lo" kata Adit yang takut akan tatapan Sarah


"oke siap siap ya, sekarang akan di lanjutkan dengan pelemparan bunga" kata MC membuat yang masih lajang langsung turun ke bawah panggung


"satu... dua... tiga..." seru MC membuat azza dan Miftah melemparkan bunga nya ke belakang


brugh..


"hah gue yang dapat?" kata seseorang