ANGKALYSA

ANGKALYSA
AL5



"Bukan orangnya yang salah tapi cara berpersepsi kita ke orang lain yang salah"


...************************...


Allysa sudah berada di mall yang biasa ia kunjungi bersama keluarganya.Mall dengan nuansa modern dengan tiga lantai yang mana setiap lantainya punya karakteristik berbeda.


Lantai pertama adalah tempat stand makanan maupun minuman yang sangat beragam dan pastinya dari berbagai kota.


Lantai kedua berisi tempat fashion baik untuk wanita ataupun pria mau itu baju, celana, sepatu, tas dan masih banyak lagi.Mall ini memang sudah terkenal dengan kelengkapan fashionnya, makanya banyak orang yang berbelanja disini dan harganya juga tidak terlalu mahal masih standar lah.


Oo iya lantai tiganya adalah tempat yang paling disukai para remaja, mahasiswa, ataupun orang-orang yang membutuhkan hiburan.Di lantai ini banyak sekali permainan yang bisa dimainkan dan bisa ditukar dengan hadiah yang diinginkan tapiii harus sesuai sama tiket yang kalian dapat saat bermain.Tidak hanya itu, disini kalian bisa menikmati momen bersama orang yang kalian sayangi, yapp bioskop, tempat menonton bersama tapi mampu membuat sebuah hubungan menjadi lebih dekat.Hmmm, ada lagi yang ketinggalan, lantai ini juga tempat salah satu perbelanjaan bahan makanan, minuman yaa semacam itulah, bisa disebut supermarket yang berada di mall gitulah.Makanya ml ini sangat digemari dan dikunjungi para pecinta mall karena super super lengkap, nyaman, bagus, dan besar, salah satu peminat dari ribuan atau bahkan ratusan orang adalah Allysa.


Sekarang ini Allysa sedang menjelajahi mall kesukaannya itu dengan adiknya yang bernama Dina.Mereka bisa dibilang kembar tapi sebenarnya umur mereka berbeda 3 tahun.Adiknya itu mempunyai bola mata berwarna cokelat bening dengan kacamata minusnya yang membuat adiknya terlihat cantik seperti kakaknya.Ia juga punya lesung pipi sebelah kanan persis Allysa.Bedanya rambut adiknya lurus tidak seperti Allysa yang bawahnya sedikit ikal.Mereka pun saat memasuki mall, banyak tatapan yang melihat mereka, gimana engga coba, mereka memakai baju, sepatu, dan tas yang sama.Dres selutut berwarna hijau dengan motif kupu-kupu yang dipadukan sepatu putih tanpa tali dan tas slempang berwarna hitam


Mereka melihat di bagian pakaian karena mungkin ada baju yang akan cocok buat mama mereka.


"Bugg, aduhh maaf tante saya ga sengaja" Allysa meminta maaf sambil menunduk.


"Ehhh gapapa nak, nama kamu siapa?"tanya perempuan itu.


"Saya Allysa tante dan ini adik saya Dina"


"Ohhh, nama yang cantik"jawab perempuan itu sambil menepuk pundak Allysa dan Dina.


"Bu, mana belanjaannya biar angkasa yang bawain"


Agkasa yang melihat Allysa sangat terkejut begitu juga Allysa.Tanpa sepatah kata pun mereka hanya saling bertatap muka dengan wajah kebingungan.Ibu Angkasa yang melihat kelakuan anaknya hanya tertawa kecil.


"Kamu kesini mau apa nak?"tanya ibunya Angkasa


"Mau beli hadiah ulang tahun buat mama tante"


"Yaudah bareng tante aja nanti tante bantuin nyari"


"Kamu sekolah dimana Allysa?" tanya ibu Angkasa dengan basa basi menghentikan keheningan yang tercipta dari 3 menit yang lalu.


"Sekolah di SMAN 8 te"jawab Allysa sedikit merendahkan suaranya karena takut disana masih ada Angkasa


"Ehh bukannya itu sekolah kamu ya sa"


"Iya bu, seangkatan sama Angkasa"


"Lhoo kok kamu ga perkenalkan ke ibu sa?"tanya ibunya


"Males bu"


"Dasar anak siapa si, biasanya kalau diajak ke mall merengek minta ini minta itu, sekarang malah diem aja, ternyata karena kamu malu sama temen kamu"sambil cekikikan.


"Iiibuuu,Angkasa kan.."


Angkasa belum selesai berbicara, namun makanan mereka datang dengan diantar karyawan robot di kedai ini.Kedai ini memang unik, bukan hanya nama tapi juga karyawan pengantar makanannya adalah robot, dimana lagi coba yang punya kedai seaeatethic itu.Tapi beruntunglah Angkasa tidak usah menjawab lagi pertanyaan ibunya ntar malah Allysa kegeeran karena Angkasa.


Dengan segera mereka menghabiskan makanannya terutama Angkasa dan Allysa karena kecanggungan itu membuat mereka hanya sesekali saling menatap dan ketika mata mereka saling bertemu mereka langsung mengalihkan pandangan.Emang dasar dua sejoli ini saling malu malu kucing padahal kalau ketemu disekolah, ribut terus dan ga ada yang mau saling ngalah seperti kartun yang sering ditayangkan di televisi, yahh apalagi kalau bukan tom and jerry.Kalau dipikir pikir sii tom and jerry itu saling melengkapi, misal tom ga ada pasti jerry akan selalu merasa kesepian tanpa teman, walaupun selalu berantem tapi namanya pertemanan kan beda-beda begitu juga dengan tom dan jerry kan.Kalau sekarang dibalik, jerry yang ga ada, tom juga pasti akan merasakn yang sama dengan jerry dan pastinya serial kartun ini ga akan ada juga untuk menghibur para penonton setianya, betulkan.


...*********************...


Sudah abaiakan saja perdebatan tom dan jerry, sekarang Allysa dan Dina sudah pulang kerumah begitu juga ibunya Angkasa dan Angkasa, cuma entah mereka sudah sampai atau belum yang terpenting Allysa dan adiknya harus segera memberikan kado yang dipilihnya, ehh lebih tepatnya pilihan ibu Angkasa untuk diberikan ke mamanya mereka.


Sebenarnya bukan surprise juga karena mamanya sudah tau pasti dua anak kesayangannya membelikan sang ibu hadiah untuk ulang tahunnya tapi tetap saja mamanya meleleh hingga tetesan air yang keluar dari matanya sudah membasuhi pipi sang ibu.Mamanya sangat menyukai hadiah yang dibelikan Allysa dan adeknya walaupun sebenarnya itu pilihan ibunya Angkasa cuma karena lagi males bahas Angkasa niat untuk memberitahu mamanya kalau hadiahnya bukan pilihannya ia urungkan entar malah mamanya nanya yang macem-macem, kan Allysa males jawabnya.


"Makasih yaa kesayangannya mama"sambil tersenyum bahagia


"Iya ma, masama"jawab Allysa dan Dina bersamaan yang disusul dengan sang papa entah tiba-tiba membuat mereka bertiga terkejut tapi tetap melanjutkan dekapan pelukan hangatnya keluarga.