
Happy Reading.....!!!
*****
Setelah puas berkeliling melihat setiap detail sudut rumah , PRAS menarik tangan HANA menuju sofa disudut ruangan.....
Kami bercanda gurau membuka obrolan , sesekali saling mengejek satu sama lain.....
Mengisi kesunyian dengan canda tawa ditengah luasnya hutan.....
" Bagaimana kamu suka...??? " ucap PRAS menatap HANA....
" Hemmm.....!!! " sahut HANA menganggukan kepalanya.....
" Kok gitu doang jawabnya.....??? " Sahut PRAS.....
" Suka mas.....!!! " jawab HANA menggenggam tangan PRAS mengulas senyum tipis.....
" Kamu tau gak alasanku mengajakmu kesini.....??? " ujarnya mengelus pipi HANA lembut.....
Astaga apa yang dia tanyakan ??? Bagaimana aku tau alasannya , memangnya aku PERAMAL . Bahkan tempatnya saja aku baru lihat ??? dasar aneh.....!!! gumamku dalam hati.....
" Nggak tau.....!!! kan kamu belum cerita mas.....??? " timpalnya bingung.....
" Maaf aku lupa....!!! " menggaruk tengkuk lehernya karena malu.....
" Emmm , kamu wanita pertama yang aku ajak kemari.....!!! " Imbuhnya . " Kamu tau kenapa??? ".....
Baru ingin buka mulut , belum sempat kata HANA terucap . PRAS kembali mengucapkan kata yang membuat menegang seketika.....
" KARENA KAMU CALON ISTRIKU "
DEG.....
Kata" itu seketika membuat Jantungnya berdebar tak karuan , membuat tubuh HANA menegang . Membuat pipi HANA merona , karena terlena buaiannya.....
Kata" itu membuatnya semakin tak bisa mengatur deru nafas hingga HANA tertunduk malu karenanya.....
PRAS mengangkat kedua lengannya menyentuh bahu HANA . Menarik HANA menghadapnya , menyentuh dagu mendongakkan kepalanya mempertemukan matanya memandang lekat - lekat.....
Kemudian mendekatkan wajahnya kearah HANA dan mengecup bibir itu kilas.....
EMMUACH .....Satu kecupan PRAS berikan dibibir mungilnya....
Ya awalnya hanya kecupan , lama" berubah jadi *******-******* lembut.....
HANA pun tak kuasa menolaknya , karena entah kenapa hatinya sedikit menginginkan hal yang sama . Hingga tanpa sadar HANA memejamkan kedua matanya.....!!! Karena merasa tak ada penolakan dari HANA . PRAS kembali menyatukan bibir mereka . Memberi ******* -******* lembut , menghisap bibir atas / bawah bergantian . Menggigit bibir bawah HANA pelan , memberinya rangsangan agar membuka mulut . Hingga membuat HANA sedikit melenguh.....
Saat HANA membuka mulut , PRAS langsung melesakkan lidahnya menerobos masuk , menyapu isi mulut HANA dengan lidahnya , membelit lidah dengan rakusnya , reflek HANA mendorong tubuh PRAS karena terkejut.....
Namun belum sempat HANA bergerak , tangan PRAS meraih tengkuk leher HANA , menekan dan memperdalam ciumannya ******* bibirnya tanpa henti.....
EMMM... EMMM... EMMM .....
Hanya suara lenguhan yang terdengar , menggema memenuhi sudut ruangan.....
Hingga beberapa detik kemudian HANA terpaksa menepuk dada PRAS karena merasa kehabisan oksigen.....
Dia pun melepaskan ciumannya , menyatukan dahinya pada dahi HANA , mereka pun saling meraup oksigen menormalkan kembali deru nafas yang terengah-engah akibat CIUMAN PANAS yang baru saja terjadi.....
HAH... HAH... HAHH.....
" Apa kau ingin membunuhku mas . " Ujar HANA disela nafas yang masih terengah HAHH.....
" Maaf " jawabnya.....
" Kau sudah membuatku gila , aku tak menyangka jika bibirmu semanis itu hingga membuatku lepas kendali....." ujar PRAS .
" Iissshhhh . Kamu membuatku malu mas ".....
" Kenapa harus malu . Kita sudah bertunangan bukan.....!!! " timpalnya.....
" Lagi pula itu hukuman untukmu.....!!! " Imbuhnya.....
" Memang apa salahku , rasanya aku tidak berbuat salah.....??? " jawab HANA kesal.....
" Ya hukuman karena sudah membuatku khawatir didepan pintu . Karena teriakanmu aku jadi bingung , tapi ternyata kamu hanya mengerjaiku ".....
" Ohhh.....!!! yang tadi , tapi aku beneran sakit tau mas ".....
" Siapa suruh kamu mencubit tanganmu sendiri.....??? " balasnya.....
" Ya udah aku minta maaf karena sudah bikin kamu khawatir.....!!! " balas HANA mengulas senyum tipis.....
" KISS ME , baru aku maafin.....!!! " ujar PRAS mengetuk bibirnya dengan satu jari.....
" Apa , tadikan udah.....!!! " selah HANA cepat.....
" Tapi.....!!! "🤔🤔🤔
CUP... CUP... CUP.....
NEXT.....👇👇👇