
Happy Reading.....!!!
*****
Setelah selesai sarapan pagi dibumbui canda tawa dan suasana romantis sepiring berdua yang baru mereka rasakan untuk pertama kalinya , apalagi itu terjadi dengan orang yang mereka cintai.....
" Aku akan cerita semuanya , kenapa kamu pingsan.....??? Apa yang terjadi sama kamu.....??? Dan alasan aku bawa kamu kesini.....??? " Ujarnya meraih tangan SINTYA untuk digenggamnya erat . Memberinya rasa nyaman , menyalurkan kekuatan melalui genggaman tangannya .
" Jawabnya hanya satu , secangkir coklat panas.....!!! " kata DAVID dengan jelas dan penuh tekanan disetiap kalimatnya.....
Kalimat terakhir yang diucapkan DAVID itu sontak membuat tubuhnya menegang seolah darahnya berhenti .
" MAS DIDIK " kata pertama yang mampu ia ucapkan . Satu - satunya nama yang terbersit jelas dalam ingatannya . Dengan mata nanar ia tatap mata DAVID untuk mencari kebenaran akan ucapnya . DAVID yang tau arti tatapan mata sendu itu pun mengangguk , membenarkan apa yang diucapkan SINTYA.....
FLASH BACK ON.....
Mendengar DIDIK yang akan mengajak SINTYA keluar , DAVID yang berbeda tak jauh dari mereka pun bangkit dari duduknya untuk keluar lebih dulu dari ruang bioskop dan bersembunyi dibalik tembok besar disanmping pintu keluar . Samar - samar ia dengar perdebatan kecil mereka , lalu dengan hati - hati mengikutinya dari belakang . Namun ditengah perjalanan dia kehilangan jejak motor DIDIK dan itu membuatnya semakin gelisah.....
Dengan cepat ia mengambil benda pipih miliknya dari saku celana , mencoba untuk menghubungi nomor ponsel SINTYA , namun hingga berkali - kali jawabnya tetap sama ponselnya tidak aktif . Rasa takut dan emosi pun beradu menjadi satu dalam hatinya , hingga dia sadar dan mengotak atik ponselnya kembali untuk menelfon seseorang yang mungkin bisa membantunya.....
Sambungan telfon terhubung.....
📱DAVID : Hallo.....!!! SEKAR apa kau tahu alamat rumah DIDIK.....??? ujarnya dengan nada panik .
📱SEKAR : Hallo.....??? kenapa kau tanya rumahnya.....??? ada apa , apa dia berulah lagi.....??? tanyanya karena merasa kepo .
📱DAVID : kirim alamatnya sekarang , cepat.....??? SINTYA , dalam bahaya sekarang SEKAR.....!!! imbuhnya lagi .
📱SEKAR : Baiklah , akan kukirim sekarang alamatnya.....!!! ujarnya tanpa banyak bertanya , karena dia mengerti arah pembicaraan DAVID .
Sambungan telfon terputus.....
Tak lama kemudian ponselnya bergetar saat pesan yang dikirim SEKAR masuk . Beberapa menit kemudian sampailah dirumah DIDIK yang nampak sepi . DAVID pun turun dan berpesan pada driver untuk menunggunya .
Dengan terburu - buru ia melangkah , didapatinya cangkir dengan sisa coklat didalamnya . Ia juga menemukan tas wanita tergeletak dilantai yang dipastikan itu milik SINTYA . Emosinya seketika naik dan tangannya terkepal erat , menerobos masuk tanpa permisi dan dengan keras didobrak nya pintu kamar utama itu dengan sekali tendangan .
DUBRRAKKKKK.....
Saat pintu terbuka dilihatnya DIDIK tengah menindih tubuh SINTYA yang tergeletak tak sadarkan diri diatas ranjang .
" Brengsek.....??? " BUG... BUG... BUG.....
Pukulan bertubi - tubi pun melayang dimuka DIDIK yang masih terkejut .
" ******** , *******.....??? apa yang loe kasih sama dia hah.....??? BRENGSEK.....!!! " ucapnya sembari terus melayangkan pukulan.....
" OBAT PERANGSANG.....??? " jawab DIDIK cepat disela - sela merasakan pukulan dari DAVID.....
" Loe mau ngelecehin dia , dasar brengsek.....??? " sahut DAVID dan begitu akan melayangkan pukulan dia mendengar SINTYA meracau . Dengan cepat menghampirinya dan mengangkat tubuh mungil itu membawanya pergi kerumah , karena tidak mungkin mengantarkan SINTYA pulang dengan keadaannya yang kacau .
FLASH BACK OFF.....
" Itulah cerita sebenarnya.....!!! ".....
NEXT.....👇👇👇