The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
6.RUMAH POHON...



Happy Reading.....!!!


*****


Setelah menempuh perjalanan jauh , sampailah mereka disebuah kebun karet , yang amat luas dan rindang.....


" Sebenarnya kita mau kemana.....??? " tanya HANA melihat sekeliling hutan yang nampak sepi.....


" Kamu tidak akan macem" kan sama aku.....!!! " imbuhnya , dan masih saja tak mendapat sahutan dari PRAS.....


" Mas . " Teriak HANA dan menarik tangannya yang melingkar di perut PRAS.....


" Iya aku mendengarnya HANA SAYANG.....??? kenapa.....??? " sahutnya.....


" Sebenarnya kamu ajak aku kemana sih.....??? mengapa sepi sekali.....!!! " melihat kanan - kiri jalan.....


" Justru karena itu aku mengajakmu kemari.....!!!


sekarang hari libur jadi tak ada kegiatan apapun disini....!!! " sahut PRAS.....


" Tapi aku takut.....??? " ucap HANA mengeratkan pelukannya yang sempat terlepas....


" Takut.....??? tenanglah sayang aku tidak akan macem-macem.....!!! " sahutnya mengelus punggung tangan HANA yang melingkar diperutnya.....


" Aku mau menunjukkan sesuatu padamu.....!!! "


" Apa....??? " sahutnya.....


" Rahasia . " Kelakarnya mengulas tawaπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


" Iihhhh . Kamu nyebelin tau gak.....!!! " sahut HANA mencubit perut lelakinya.....


" Auwww . Sakit sayang.....??? "pekiknya mengusap bekas cubitan yang terasa sakit.....


HAHA... HAHA... HAHA.....


Mereka pun tertawa menyusuri jalan setapak ditengah hutan yang nampak indah , menikmati hembusan angin yang menerpa wajah.....


8 MENIT KEMUDIAN.....



" Sudah sampai.....!!! " ucapnya menghentikan laju motornya.....


" Wahhh . " Teriak HANA menutup bibirnya karena kagum.....


" Apa RUMAH POHON ini milikmu mas.....??? " tanyanya tanpa menoleh kebelakang.....


" Bukan . " Jawabnya cepat . seketika itu membuat langkah HANA terhenti dan menoleh kebelakang.....


" Lalu ini rumah siapa.....??? kenapa kamu mengajaku kesini mas.....??? ayo pergi sebelum yang punya datang.....!!! " ucap HANA menarik tangan PRAS melangkah pergi.....


TAP... TAP... TAP.....


Baru tiga langkah , PRAS kembali menarik tangannya hingga HANA pun melesat cepat menabrak tubuh kekarnya.....


Mereka pun tak sengaja berpelukan . Seketika wajah HANA memerah karena malu , buru - buru mengalihkan pandangannya menjauhi tatapannya karena gugup.....


" Maaf . " Mendorong sedikit dada PRAS , semakin kuat HANA menekannya justru PRAS semakin mengeratkan pelukannya , mengunci HANA dalam dekapannya.....


DAG... DIG... DUG..... Jantungku berdetak kencang merasakan sentuhan tanganmu mas..... Ucap HANA lirih dalam hati.....


wajahnya terus mendekat , mengikis jarak diantara mereka..... tanpa sadar HANA pun terhanyut oleh suasana hingga matanya mulai terpejam merasakan deru nafas tak beraturan menerpa wajahnya . Memiringkan wajahnya , puncuk hidungnya menyentuh hidung HANA , hingga HANA mengeratkan cengkeramannya dikemeja milik PRAS . Karena sadar akan kegugupan yang membuat tubuh HANA gemetar , PRAS mengeratkan pelukannya memberiku rasa nyaman.....


Saat hampir bibirnya mendarat dibibir HANA , tiba - tiba ada suara yang mengejutkan.....


Hingga mereka pun terpaksa saling melepaskan pelukan karena terkejut.....


" Permisi.....??? " ucapnya .


" Maaf . Jika kedatangan saya mengganggu.....!!! " Imbuhnya.


" Tak apa PAK UDIN . " Sahut PRAS cepat menghampirinya.....


Mengambil sesuatu yang diinginkannya.....


" Bapak itu siapa mas.....??? " tanya HANA setelah melihat kepergiannya.....


" Oh , dia yang merawat tempat ini . " Jawabnya.....


" Apa yang diberikannya padamu tadi.....??? "


" Kunci " jawabnya mengangkat dan menggoyangkannya didepan HANA.....


" Sudah . Ayo masuk , dari tadi ngobrol terus kapan masuknya.....??? "


" Tapi , tadi kamu bilang ini bukan rumah kamu . "


" Memang bukan sayang . " Sahutnya cepat..... menggandeng tangan HANA menuju tangga untuk naik.....


" Ayo naik . " ucap PRAS .....


" Tapi , katakan dulu ini rumah siapa mas.....??? " tanya HANA ingin tahu setelah menaiki anak tangga.....


" Rumah kita .....!!! "


DEG.....


"Rumah Kita.....??? " gumamnya dalam hati.....


Masih tak percaya akan kata-kata yang diucapkan PRAS . HANA mencubit punggung tangannya..... seketika membuatnya meringis merasakan panas bekas cubitannya sendiri.....


" Auwwww.....!!! " jeritnya.....


" Kenapa.....??? " tanyanya khawatir.....


" Mana yang sakit.....??? " imbuhnya.....


NEXT.....πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡