
Happy Reading.....!!!
*****
Dan disinilah sepasang kekasih baru itu tengah memadu kasih , ditengah gelapnya ruangan bersama ratusan pasang mata penonton menyaksikan drama romantis dibioskop untuk mengawali KENCAN PERTAMA mereka.....
CUP....
Seketika wajah SINTYA pucat , tubuhnya pun menegang karena terkejut mendapat kecupan mesra dipipi kirinya . Bukan kecupan yang membuatnya terkejut , lebih tepatnya keberadaannya sekarang bukanlah tempat yang lazim untuk bermesraan . Untungnya mereka duduk dikursi pojok paling atas dan hanya ada beberapa orang saja disebelah mereka .
" Mas , kau sangat mesum " ucap SINTYA setengah berbisik . Sedangkan DAVID terkekeh melihat ekspresi wajah SINTYA saat menatapnya , seolah ingin memakannya hidup - hidup . " Bagaimana jika ada yang melihat " ucapnya lagi .
" Jika mereka melihat biarkan saja , anggap saja kita hanya berdua " sahut DAVID sembari menyusupkan anak rambut ditelinga SINTYA yang menutupi wajah cantiknya . " Tetap saja ini tempat umum , Mas.....??? " sahut SINTYA , memberi tahu bahwa mereka berada ditempat yang tak semestinya untuk bermesraan .
Bagaimana bisa tahan , filmnya kelewat romantis.....!!! batin DAVID .
" Maaf , aku terbawah suasana film . Jangan marah , OK.....!!! " ujar DAVID meyakinkan gadisnya . " Gak marah kok , hanya malu saja . Takut ada yang lihat.....!!! " sahut SINTYA memberi peringatan agar DAVID tak menciumnya lagi ditempat umum , karena itu sangat memalukan baginya .
Tak berapa lama mereka pun keluar dari bioskop karena filmnya berakhir . Mereka pun turun kelantai dua untuk menjelajahi berbagai macam permainan di time zone dan mengakhirinya dengan menaiki sebuah wahana yang cukup menegangkan untuk mereka , ralat hanya menegangkan bagi SINTYA karena ini pertama kalinya menaiki mini roller coaster . Wahana yang menurutnya sangat menakutkan .
AAAAA... WOOO... AAAAA.....
" Sayang , kamu gak apa - apa kan.....??? " tanya DAVID dengan wajah cemas setelah mereka baru saja turun dari wahana kerena melihat wajah SINTYA yang ketakutan , bahkan tubuh SINTYA pun masih gemetar saking takutnya .
DAVID menggandeng tangan SINTYA untuk masuk kedalam salah satu stand yang menjual makanan cepat saji dan mencari tempat duduk yang nyaman untuk mereka .
Tak berapa lama makanan yang dipesannya pun datang , mereka pun makan dengan santai sambil sesekali saling suap hingga makanan itu habis tak tersisa.....
" Gimana , suka nggak makanan tadi.....??? " tanya DAVID setelah mereka meninggalkan tempat makan itu . " Lumayan " sahut SINTYA singkat . Bukan tidak suka dengan makanan itu hanya saja dia baru makan yang seperti itu , menurut lidahnya rasanya sangat aneh .
" Masakan rumahan lebih enak " imbuhnya . " Ternyata selera makan kita sama , aku juga pencinta masakan rumahan " sahut DAVID .
" Bagaimana kalau kapan - kapan kita masak , pasti seru.....!!! " ujar DAVID menyuarakan keinginannya . " Boleh , memang MAS DAVID bisa masak.....??? " sahut SINTYA sedikit mengejek .
" Tentu , asal sama kamu masaknya.....!!! " sahutnya menggoda . Padahal jangankan masak , menyalakan kompor saja dia takut .
" Emmm... gimana kalau kita masaknya besok.....!!! " sahut SINTYA antusias dengan wajah berseri - seri membayangkan bagaimana romantisme mereka saat didapur .
" OK.....!!! gimana kalau sekarang kita belanja bahan buat masak besok.....!!! " sahut DAVID tak kalah antusias dengan rencana mereka . Dan mereka pun turun lagi kelantai paling bawah.....
NEXT.....👇👇👇