The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
44.PEDOFILIA....



Happy Reading.....!!!


*****


Sebenarnya DIMAS tau apa arti ucapan temannya itu . Dan apa yang akan terjadi jika wanita sudah berada diatas ranjang . Namun saat mendengar ucapan frotal itu membuatnya tercengang dengan rahang yang tebuka dan mata melotot seakan ingin keluar dari kelopaknya .


Apalagi yang akan dilakukannya itu menurutnya terlalu berlebihan dan terlalu kejam , apalagi mengorbankan gadis polos yang masih dibawah umur (SINTYA) , dan itu hanya untuk balas dendam pada orang yang tidak ada hubungan darah . Itu menurut DIMAS terlalu berlebihan .


" DIMAS.....!!! " panggilannya saat melihat reaksi memalukan yang ditunjukkan DIMAS . Padahal mereka tipe orang yang sama jika mengenai wanita . " Loe bukan pria yang bodoh kan , yang nggak tau maksud ucapan gue . Kita sama men jadi loe nggak usah kaget gitu " imbuhnya sembari menepuk pundak DIMAS agar kembali sadar dari keterkejutannya .


Dimas yang merasa pundaknya ditepuk pun tersadar dan berali meraih cangkir kopi didepannya , menyesapnya sedikit .


" Gue tau maksud loe dan gue bukan orang bodoh . Tapi gue bukan PEDOFILIA , yang suka memperkosa gadis dibawah umur seperti SINTYA . " Ucapnya setelah kopi yang ia minum meluncur ditenggorokan . " Kita sama jadi loe nggak usah munafik didepan gue " sarkas pria itu yang tak terima disebut predator gadis dibawah umur .


__________________________________________


PEDOFILIA adalah kelainan psikoseksual, di mana orang dewasa atau remaja memiliki preferensi seksual terhadap anak-anak praremaja. Gangguan ini juga dianggap sebagai parafilia, yang adalah sekelompok gangguan yang didefinisikan sebagai aktivitas seksual yang abnormal.


__________________________________________


" Berapa yang akan gue dapet sebagai bayaran jika gue berhasil membawanya keatas ranjang reot loe itu " imbuhnya .


" Jika rencana kita ini berhasil , kita nikmati gadis cantik itu bersama . Jika loe nggak munafik seperti sekarang , dan gue kasih loe 10 jt sebagai imbalan . " Ucapnya dengan senyum tipis dibibirnya . " Dan menurut gue penawaran ini cukup fantastis bukan . Gimana , loe setuju.....!!! " imbuhnya kembali meyakinkan pathner barunya .


" Ok... gue terima kerja sama ini . Beri gue waktu tiga bulan dan gue pastikan loe akan dapat apa yang loe mau " ucap DIMAS sembari tersenyum tipis . Dan dibalas senyum pula oleh pria didepannya itu . " Ok...gue tunggu hasil kerja kerasnya loe " sahut pria itu sembari mengulurkan tangannya untuk berjabat sebagai tanda bukti kerja sama dan mengakhiri pertemuan mereka .


Mereka pun keluar dari cafe tersebut , DIMAS kembali pulang kerumahnya . Sedangkan pria itu melanjutkan perjalanannya menuju kesebuah club malam yang tak jauh dari tempat sebelumnya , bersenang - senang menikmati malam panjangnya dengan minuman beralkohol dan para wanita yang siap menemaninya malam ini .


Rumah DIMAS.....


DIMAS yang baru sampai pun langsung masuk kedalam kamarnya , melemparkan tubuhnya diatas ranjang tempat paling ternyaman . Menggunakan lengan kirinya sebagai bantalan , mengedarkan pandangannya menatap langit - langit kamar .


Mengingat kembali keputusan yang diambilnya tanpa pikir panjang , apalagi yang akan dilakukannya nanti akan berdampak negatif bagi SINTYA . Gadis polos yang perlahan mungkin akan ia rusak masa depannya , hanya karena keegoisan dirinya . Dan menjadikan gadis tak berdosa itu sebagai alat balas dendamnya pada DAVID , musuh dalam selimut yang selama ini ia benci .


" Maafkan aku SINTYA , maaf karena menyeretmu dalam masa laluku.....!!! ".....


NEXT.....👇👇👇