The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
68.BERCINTA...



Happy Reading.....!!!


*****


Seperti biasa DAVID akan mengantarkan kekasihnya sepulang bekerja , namun ditengah jalan DAVID menghentikan motornya ditaman tempat biasa mereka bertemu . Membuat SINTYA mengerutkan kening sembari menegakkan tubuhnya yang tadi memeluk punggung DAVID kini menjauh dari tubuh kekar itu .


" Ada apa , kenapa kita kesini " ucap SINTYA , bingung dengan sikap lelakinya yang sedikit berbeda menurutnya .


Sedangkan DAVID sama sekali tak bersuara dan justru menarik tangan SINTYA , mengajak gadis itu untuk duduk disalah satu kursi taman yang sudah tersedia disana . " Duduklah , ada sesuatu yang ingin aku katakan . " Jawabnya , mendudukkan dirinya dan diikuti pula oleh sang kekasih .


Sepersekian detik suasana menjadi hening dengan pemikiran mereka masing - masing , DAVID yang bingung dengan kegundahan hatinya . Sedangkan SINTYA dibuat bingung oleh sikap kekasihnya yang sedikit berbeda hari ini .


" SINTYA , apa kamu benar - benar mencintaiku . " Ujar DAVID memecah keheningan diantara mereka .


" Maksudku , cinta butuh pembuktian bukan . Dan aku ingin kamu membuktikan cintamu padaku . " Imbuhnya.....


SINTYA yang tadinya bingung kini dibuat lebih bingung lagi dengan panggilan DAVID yang baru saja didengarnya , dimana lelaki itu biasa memanggilnya dengan kata sayang dan sekarang panggilan itu berubah dengan sebutan namanya saja .


Apalagi pertanyaan tentang pembuktian cinta yang semakin membuatnya bingung dengan sikap DAVID yang terkesan meragukan ketulusan cintanya . Bukankah yang selama ini mereka lakukan itu sudah menjadi bukti bahwa dirinya mencintai lelaki itu .


Lalu bukti apa lagi yang kekasihnya itu inginkan darinya . " Bukti apa yang kamu maksud HANNY , bukankah aku sudah membuktikannya saat awal kita pacaran . " Ujar SINTYA , dirinya ingat betul bahwa ia pernah membuktikan cintanya dengan mencium bibir lelaki itu lebih dulu .


" Ciuman bukanlah pembuktian SINTYA , itu hal yang wajar dilakukan semua pasangan kekasih . " Ucap DAVID , memberi tahu bahwa ciuman bukanlah bukti cinta yang diinginkannya . " Lalu , apa yang kamu inginkan dariku untuk sebuah bukti cinta itu . Akan aku lakukan jika memang aku bisa melakukannya . " Sahut SINTYA sungguh - sungguh .


" Jika kamu memang sangat mencintaiku , aku yakin kamu bisa melakukannya " ujar DAVID . " Aku hanya ingin bukti itu sekali saja , jika kamu mau dan setelah itu aku tidak akan meragukanmu lagi " imbuhnya.....


" Katakan dengan jelas , apa yang kamu inginkan . " Sahut SINTYA , menyuruh kekasihnya itu terus terang . " Aku ingin kita BERCINTA . Hanya itu yang aku ingin darimu sebagai pembuktian . " Ujar DAVID ragu - ragu dengan suara lirih namun masih bisa terdengar jelas diindra pendengaran SINTYA .


Pembuktian yang menurutnya terlalu berlebihan untuk sebuah kata cinta , meskipun pasangan itu saling mencintai .


" Apa kamu gila , status kita hanya pacar bukan suami istri . " Ujar SINTYA setelah sadar dari keterkejutannya , menolak keinginan DAVID untuk melakukan sexs . Hal yang selama ini dianggap tabu oleh semua orang . Namun justru sekarang terlontar dari mulut DAVID , kekasihnya sendiri .


" Kamu menolak , itu berarti kamu tidak benar - benar mencin____!!! " belum selesai kalimatnya terucap , lebih dulu tangan SINTYA membungkam mulutnya . " Jangan pernah mengatakan bahwa aku tidak mencintaimu . Justru aku menolak karena tidak ingin kita menyesali perbuatan yang akan merusak masa depan kita karena nafsu belaka . " Ujar SINTYA , mencoba menjelaskan hal terburuk yang mungkin akan menyisakan sesal jika sampai perbuatan bodoh itu tetap mereka lakukan .


" Jika itu yang menurut kamu benar , aku tidak bisa memaksa . Jadi lebih baik hubungan kita berakhir sampai disini . " Ucap DAVID sembari menghela nafasnya , mengatur emosi yang tengah menguasai dirinya . " Aku mau kita putus " imbuhnya , memperjelas maksud dari berakhirnya hubungan diantara mereka .


PLAKKK.....


Tamparan keras pun mendarat sempurna dipipi DAVID tanpa adanya hambatan dan perlawanan .


Meninggalkan rasa kebas dan juga tanda merah lima jari itu terlihat kontras dipipi mulusnya .


" Ada apa denganmu , mana DAVID yang kukenal . DAVID yang selalu melindungiku , menyayangiku , mencintaiku . Kenapa kamu berubah , kenapa.....??? " Ucap SINTYA , mengungkapkan rasa kesalnya karena emosi mendengar kata putus yang diucapkan kekasihnya . " Teganya kamu mengakhiri hubungan kita hanya karena aku menolak keinginanmu " imbuhnya.....


" Maaf , maafkan aku SINTYA " ujar DAVID penuh penyesalan .


" Kamu jahat , aku benci kamu DAVID . HIKS... HIKS..... " Melayangkan pukulan tangannya didada bidang kekasihnya bertubi - tubi . Meluapkan semua rasa hancur yang menyayat hatinya.....


Aku pun sama terlukanya denganmu , jika saja kamu tau alasanku melakukan ini .Tapi ini adalah jalan terbaik agar kamu tidak merasakan lebih sakit lagi nantinya . Maafkan aku sayang , maaf karena telah melukai perasaanmu.....


NEXT.....👇👇👇