The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
4.CINCIN BATU PERMATA...



Happy Reading.....!!!


*****


Sinar mentari mulai terbenam berganti terangnya rembulan ditengah gelapnya malam . SINTYA , dan yang lainnya masih sibuk memasak didapur menyiapkan jamuan makan malam.....


" Apa semuanya siap , sebentar lagi tamunya mau datang loh.....??? " ucap kakek tiba - tiba . Membuat mereka semua terkejut.....


" Iya pak sebentar lagi semuanya selesai , tinggal


dihidangkan dimeja.....!!! " balas HANA.....


" Kalo selesai , ayo siap" kita tunggu didepan saja.....!!! " sahutnya.....


Setelah selesai bersiap - siap mereka berkumpul di ruang tamu menunggu keluarga pak HARIS datang.....


" Assalam'mualaikum . " Suara itu menggema menyelah menghentikan obrolan . Dan akhirnya yang ditunggu" pun datang.....


" Wa'alaikumsalam . " Jawabnya serentak tak lupa menarik ujung bibir keatas tanda senyum menyambut kehadiran mereka.....


" Mari silahkan masuk.....!!! "


" Terima kasih pak/buk...."


" Loh BU HARIS kemana , kok gc ikut serta.....??? "


" Beliau kurang enak badan buk , jadi tidak bisa ikut hadir.....!!! " balas pak HARIS cepat.....


" Loh kenapa kamu nggak bilang mas kalo ibu sakit , jadi acaranya ditunda besok kan bisa.....??? " balas HANA yang khawatir.....


" Gak apa kok ibu cuma kecapean aja , cuma butuh istirahat nanti juga sembuh.....!!! " jawabnya cepat.....


Setelah semuanya duduk , mereka pun membahas tentang keputusan HANA.....


" Jadi apa keputusanmu nak HANA.....??? " tanya pak HARIS dengan lantang.....


" Apa kamu menerima putraku PRAS menjadi calon suamimu . " Imbuhnya.....


" Emmm..... saya menerima lamaran MAS PRAS , tapi saya belum siap jika langsung menikah sekarang.....!!! " ucap HANA lantang sampai membuat PRAS terbelalak.....


" Kenapa , apa kamu masih ragu padaku.....??? " ucap PRAS tanpa ekspresi.....


" Maaf , hanya saja saya belum siap menikah karena belum saling mengenal lebih dalam .


" Iya PRAS , jangan dulu terburu-buru . Mungkin kalian butuh waktu untuk saling mengenal , begitu kan maksudnya.....!!! " sahut pak HARIS mencairkan suasana yang mulai menegang.....


" Tapi aku punya satu permintaan , dan maaf jika ini terkesan memaksa.....!!! " ucapan PRAS membuat semua pasang mata menatapnya.....


" Apa.....??? " jawab HANA cepat.....


" Aku hanya ingin hubungan kita lebih resmi , sekaligus menunjukkan keseriusanku padamu HANA.....!!! " Imbuhnya.....


" Maksudnya.....??? bukankah aku sudah menerima lamaran ini , apa itu tidak cukup.....!!! " sahut HANA.....


" Aku hanya ingin mengikatmu dengan cincin pertunangan , bagaimana.....??? "


" Tapi PRAS , bahkan kalian belum menyiapkan cincinnya.....??? " ucap pak HARIS . Padahal cincin itu sudah disiapkan PRAS jauh - jauh hari sebelum melamar HANA.....


" Saya sudah menyiapkannya pak.....!!! " tersenyum lebar dan memasukkan tangannya dibalik saku jas . Mengambil sesuatu yang tersimpan didalamnya.....


Ya dikeluarkannya kotak merah dengan CINCIN BATU PERMATA yang ada didalamnya.....


" Wahhh . " Semua orang terkejut dengan apa yang dilakukan oleh PRAS.....😨😨😨


" Bagaimana bisa kamu tahu lamaranmu akan diterima PRAS.....??? " tanya pak HARIS pada putranya.....


" Karena saya yakin HANA adalah jodoh saya pak.....!!! " balasnya.....


" Wahhhhh.....OM PRAS teryata romantis juga . Bunda pasti bahagia bersama OM.....!!! " sahut SINTYA tersenyum.....


" Sudah , kapan ini tukar cincinnya kalo ngobrol terus.....!!! " balas pak HARIS menepuk pundak calon mantunya.....


HAHAHAHAHhhhh.....


Akhirnya HANA dan PRAS pun bertukar cincin , dan disambut riuh tepuk tangan sebagai akhir obrolan mereka.....


👏👏👏👏👏👏👏👏


" Ayo sekarang kita makan malam , Merayakan kebahagiaan kita.....!!! " ucap NENEK SALMA menggandeng tangan SINTYA menuju meja makan.....


" Ayo nek......!!! " jawabnya berdiri mengikuti langkah neneknya.....


Mereka pun makan malam dengan hikmat , menikmati makanan yang sudah tersedia.....


NEXT.....👇👇👇