The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
38.PIALA BERGILIR...



Happy Reading.....!!!


*****


Setelah semua bahan makanan yang mereka butuhkan komplit , mereka pun kembali menuju kasir untuk pembayaran . Setelah selesai mereka pun pulang dengan menggunakan kuda besi milik DAVID .


Ditengah perjalanan mereka berhenti sebentar didepan kantor tempat kerja mereka untuk mengambil motor SINTYA yang tak sengaja tertinggal saat insiden beberapa hari yang lalu . Insiden yang membuat mereka diskors karena perkelahian DAVID dan DIDIK .


" Tunggu sebentar ya MAS , aku ambil motor dulu " ucap SINTYA setelah turun dari motor dan mendapat anggukan dari DAVID . Meninggalkan DAVID diluar untuk mengambil motornya diparkiran kantor . Tak lama SINTYA keluar dengan menaiki motor bebeknya dan maju hingga tepat didepan motor DAVID . " Kita langsung pulang aja ya MAS , udah sore nggak enak sama kakek nenek dirumah " ucap SINTYA karena terlalu lama keluar rumah , takut membuat khawatir kakek neneknya .


Mereka pun melanjutkan perjalanan dengan menggunakan motornya masing - masing dengan DAVID yang berada tepat dibelakang SINTYA untuk memastikan gadisnya itu sampai rumah tanpa hambatan sedikit pun . Karena sejak terjadinya insiden itu DIDIK terus mengancamnya . Dan sungguh itu membuatnya merasa khawatir apabila SINTYA ada diluar rumah , takut dengan ancaman DIDIK yang akan menyakiti SINTYA untuk membalas dendam padanya . Apalagi mengingat DIDIK yang pernah berani melecehkan SINTYA , mengingat itu semua membuat DAVID waspada agar tidak kecolongan lagi seperti kemarin .


FLASH BACK ON.....


Setelah mengantar SINTYA pulang dan baru sampai dihalaman rumahnya malam itu , DAVID dikejutkan dengan suara getar ponselnya dan tertera nama DIDIK dilayar ponsel android itu.....


Drettt.....


Drettt.....


Drettt.....


Panggilan tersambung....


📱DAVID : Hallo... untuk apa kau menghubungiku.....???


📱DIDIK : Tentu saja untuk mengucapkan selamat pada rivalku atas kemenangannya .


📱DAVID : Tak usah banyak basa - basi , aku sudah menang darimu . Jadi jangan mendekati SINTYA , tepati janjimu dan jangan ganggu dia .


📱DAVID : Kau pantas mendapatkannya brengsek , tidak ada wanita yang akan diam saja jika ada orang yang berniat melecehkannya .


📱DIDIK : Melecehkan...hahaha . Bahkan sebelum aku menyentuhnya kau sudah merebutnya dariku . Bahkan yang aku lihat hari ini kau yang melecehkannya . Bagaimana rasanya menjamahnya seharian .


📱DAVID : Bagaimana kau tau.....??? jangan bilang kau____??? Brengsek . Berani kau sentuh kekasihku , akan kuhabisi kau ******** .


📱DIDIK : Wow... cukup cepat kau bergerak . Apa kau tidak ingin berbagi kesenangan pada kawanmu ini . Mungkin lebih nikmat rasanya bercinta dengan kekasih teman sendiri bukan . Lebih menantang hahaha.....


📱DAVID : Diam , jaga bicaramu brengsek . Gadisku bukan PIALA BERGILIR seperti kekasihmu itu. Jangan samakan SINTYA dengan kekasih yang meninggalkanmu dulu .


📱DIDIK : Hahaha... rupanya kau tahu tentangku . Bagiku wanita itu sama , mereka murahan jika menyangkut masalah uang .


📱DAVID : Sayangnya tidak dengan kekasihku . Dia terlalu berharga , dia tak sebanding dengan mantanmu yang murahan itu .


📱DIDIK : BRENGSEKK... Tut...Tut... Tutt.....


Panggilan terputus.....


FLASH BACK OFF.....


Mengingat kembali ucapan DIDIK kala itu sungguh membuatnya resah , perasaannya kacau . Ketakutan kembali menguasai pikirannya hingga membuatnya semakin frustasi.....


Setelah sampai dihalaman rumah SINTYA , DAVID pun memutar arah motornya untuk melanjutkan perjalanan pulang . Begitu sampai ia pun memasukkan semua bahan belanjanya dalam lemari pendingin . Setelah itu masuk kekamarnya untuk mandi , membersihkan tubuhnya yang berkeringat.....


NEXT.....👇👇👇