The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
21.PRASANGKA BURUK...



Happy Reading.....!!!


*****


Selesai dengan ritualnya ditoilet , DAVID yang hendak menarik tuas pintu tiba - tiba ia urungkan karena mendengar suara kegaduhan ditoilet sebelahnya.....


Samar - samar ia dengarkan pembicaraan yang mungkin sangat rahasia itu hingga memilih tempat yang tak lazim untuk sekedar berkomunikasi . Lama kelamaan ia mulai merasa mengenal pemilik suara itu.....


Ya , itu suara DIDIK.....!!! dan siapa yang telfon sama dia.....??? gumamnya sembari lebih mendekatkan telinganya kedinding.....


📱 DIDIK : Gimana , obat yang gue mau ada gak.....??? yang biasa gue pesen.....??? ucapnya . Cewek ini beda bro , dia masih fresh . Jadi gue butuh obat itu buat taklukkin dia . Jelasnya mengenai niat membeli obat itu.....


📱.............…?????


Sedangkan tepat ditoilet sebelah DAVID masih setia menempel pada dinding.


Cewek.....??? dan apa maksudnya dengan obat itu.....!!! gerutunya sendiri , merasa bingung dengan percakapan DIDIK dengan seseorang yang entahlah ia juga tak tau.....


📱 DIDIK : Gue mau pakai barang itu sekarang . Apalagii sekarang dia makin cantik , gue udah gak tahan buat nikmatin tubuhnya . Keluhnya sembari membayangkan lekuk tubuh SINTYA dalam otak mesumnya.....


📱 ................?????


Sebenarnya siapa cewek yang DIDIK maksud.....??? Jangan - jangan cewek itu SINTYA.....???


Belum selesai gerutuan dalam hatinya tiba - tiba terdengar suara pintu terbuka . Dan dengan cepat pula ia membuka pintu dan keluar untuk melihat siapa orang yang tengah ia curigai , dan benar saja lelaki itu memang DIDIK .


Dan benar saja saat dari kejauhan yang ia lihat DIDIK sedang bercengkrama dengan SINTYA , entah apa yang mereka bicarakan dan itu membuatnya semakin resah , Apalagi melihat mereka tersenyum ramah satu sama lain yang sukses membuatnya semakin bingung dan takut . Takut jika SINTYA masuk keperangkap lelaki ******** satu itu.....


Akhirnya waktu yang ditunggu - tunggu pun tiba . Pukul 16.00 wib menandakan berakhirnya seluruh aktivitas didalam kantor . Seluruh karyawan bergegas meninggalkan tempatnya masing - masing.....


" Sudah selesai , ayo pulang bareng " ucap DAVID menawarkan diri. " Emmm !!! maaf MAS , aku pulangnya dianterin MAS DIDIK . " Jelasnya menolak ajakan DAVID . " MAS DAVID duluan aja , aku nunggu MAS DIDIK dateng . " Imbuhnya.....


Sedangkan DAVID merasa dadanya sesak , entah karena penolakan SINTYA atau khawatir karena yang mengantarkannya adalah DIDIK . Kini hatinya mulai gelisah , ya gelisah mengingat percakapan rahasia itu dan ditambah lagi dengan acara mengantarkan SINTYA pulang.


Bagaimana jika dia melakukan sesuatu padanya.....??? Bagaimana jika dia serius dengan ucapannya.....??? Dan bagaimana jika dia mau macem - macem.....??? Ahhhh... brengsek.....


Umpatnya dalam hati sembari mengepalkan kedua tangannya.....


" Hai , kalian masih disini rupanya " ucap DIDIK dengan senyum smirk yang sengaja dibuat - buat. Sedangkan DAVID menatap tajam kearah DIDIK , seolah ingin menghujamkan pukulan bertubi - tubi.....


" Kamu belum selesai , mau kubantu . Udah sore nie ntar kemaleman " tanya DIDIK karena melihat SINTYA yang masih beberes . " Udah kok MAS " sahut SINTYA cepat . Berbeda dengan DAVID dengan rahang yang tekatup rapat menahan emosi sekaligus sesak melihat wanitanya tersenyum ramah pada pria lain .


" AYO.....!!! Mas DAVID kami duluan ya , udah sore.....??? " ujar SINTYA saat menatap wajah DAVID.....


" Kali ini keberuntungan berpihak padaku kawan " ucap DIDIK tepat ditelinga DAVID.....


NEXT.....👇👇👇