The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
63.VIRUS MESUM...



Happy Reading.....!!!


*****


Setelah memastikan lelakinya terlelap dalam mimpi , SEKAR pun meraih tas kerjanya dan mengaitkan tas itu dibahu kanannya . " Selamat malam , aku mencintaimu . " Mengecup mesra pipi DIDIK , lelaki yang kini tengah tertidur pulas itu .


CUP.....


Setelah melihat kepergian kekasihnya , DIDIK yang sebenarnya berpura - pura tidur itu pun membuka matanya kembali . Mengusap pipinnya yang masih terasa basah bekas kecupan mesra dari gadis yang selama ini sangat dibencinya , namun justru sekarang gadis itulah yang memberinya harapan dan cinta baru untuknya . Membuatnya kembali merasakan bagaimana rasanya dicintai , disayangi dan diinginkan .


Satu - satunya hal yang dirindukannya selama lima tahun setelah kepergian MARISSA , kekasih yang telah meninggalkan dan mencampakkannya demi pria lain . " Bersabarlah , tunggu sampai aku benar - benar mencintaimu . " Gumamnya , tersenyum manis merasai debar jantungnya yang datang dengan tiba - tiba , entah sejak kapan perasaan itu muncul ia pun bingung .


" Dan melamarmu saat waktunya tiba , menjadikan kamu wanitaku seutuhnya . " Ujar DIDIK berjanji pada dirinya sendiri , meyakinkan bahwa SEKAR adalah wanita yang sengaja dikirim oleh sang pencipta untuk menemaninya , membimbingnya untuk jadi orang yang lebih baik lagi . Mengawali lembaran hidup yang baru sebagai pasangan kekasih .


~


~


~


Dilain tempat.....


SINTYA dan DAVID berhenti disebuah taman kota yang sangat indah , mengisi waktu weekend mereka dengan jalan - jalan romantis menikmati keindahan malam dengan cahaya bulan sabit dan kilauan ribuan bintang .


Ya , setelah pulang dari rumah sakit mereka tidak langsung kembali karena DAVID mengajaknya untuk kencan . " Apa kau menyukainya " ujarnya , bertanya pada SINTYA yang berada digendongnya .


EMMUACH.....


" Aku selalu menyukai apapun yang kau lakukan untukku " sahut SINTYA , mengecup mesra pipi DAVID .



" Sekarang kamu benar - benar berubah " ucap DAVID , terkejut dengan aksi gadisnya yang menciumnya tiba - tiba . " Maksudnya " sahutnya bingung dengan ucapan DAVID yang mengatakan bahwa dirinya telah berubah . Padahal ia tak merasakan perubahan apapun pada dirinya sendiri .


" Kamu sekarang sudah berani mencuri cium dariku , ditempat umum lagi " ucapan yang membuat wajah gadis cantik digendongnya itu merona karena malu . " Aku begini juga karena kamu , kamu sering mencuri cium dariku . Jadi aku ikut tertular sifat mesumnya kamu . " Ujar SINTYA , menyalahkan DAVID atas kebodohannya sendiri yang telah berani mencium DAVID didepan banyak orang .


" Kok jadi aku yang salah , yang cium aku siapa " ucap DAVID yang tak mau disalahkan . " Ya salah kamu lah , yang punya VIRUS MESUM kan kamu . " sahut SINTYA tak mau kalah .


Dan begitu seterusnya sampai suara barito dari pengunjung lain mengejutkan mereka dari belakang . Membuat DAVID terpaksa menurunkan SINTYA dari punggungnya .


" Woy... kalau berantem jangan disini , berisik tau nggak . " Ujarnya , melangkah menghampiri DAVID dan SINTYA yang tengah asyik beradu mulut hingga membuat pengunjung lain jengkel melihatnya . " DIMAS , ngapain disini . Ini siapa... cewek loe.....??? " sahut DAVID , sembari melihat penampilan wanita yang berada dalam rengkuhan DIMAS .


Wanita cantik namun terlihat seperti ****** karena baju kurung bahan yang memperlihatkan setengah dari buah dadanya , hingga membuat dirinya menelan salivanya sendiri .


" Hanya teman kencan , kenalin ini sahabat gue dan yang ini pacarnya . " Sahut DIMAS , memperkenalkan pasangan kekasih itu pada teman kencannya .


Mereka pun saling berjabat tangan , memperkenalkan dirinya masing - masing . " Ngapain loe kesini , ini bukan tempat untuk_____??? " ujar DAVID , namun tak melanjutkan kalimatnya karena sadar bahwa masih ada SINTYA diantara mereka .


" Ya mau kencan lah . Emang kalian doank yang bisa kencan . " Sahut DIMAS , mengerti maksud dari DAVID yang tak melanjutkan kalimatnya .


Kedua lelaki itu sadar bahwa SINTYA belum cukup umur untuk mendengarkan obrolan orang dewasa yang mengarah pada hal yang berbau sexs .


" Kalau gitu , gimana kalau kita double date.....??? " Ujar SINTYA dengan mengulas senyum tipis . Namun dengan cepat ucapannya itu mendapat penolakan dari kedua lelaki itu . " Tidak.....!!! " sahut DAVID dan DIMAS bersamaan hingga membuat teman kencan yang bersamanya itu tertawa terbahak - bahak .


" Kenapa , kalau kencannya rame - rame pasti lebih seru . " Ujar SINTYA , mengatakan yang ia ketahui tentang double date dari temannya yang mengatakan bahwa kencan rame - rame itu lebih menyenangkan . Namun justru sekarang ia ditertawakan , padahal tak ada kata yang lucu menurutnya .


HAHA... HAHAHHHH.....


" Memangnya ada yang lucu , ngeselin banget sih . " Ujar SINTYA , merajuk dengan bibir yang mengerucut . Membuat DAVID merasa ingin mencium bibir merah itu karena saking gemasnya .


" Bukan gitu sayang , cara kencan kita berbeda . Jadi kita nggak bisa double date dengan mereka , ok . " Sahut DAVID , memberi pengertian pada kekasihnya . Bahwa kencan orang dewasa berbeda dengan kencan gadis belia , seperti yang dilakukannya dengan DAVID sekarang .


Karena tak ingin mendengar pertanyaan rumit lainnya , DAVID pun mengakhiri obrolan mereka . Mengajak SINTYA untuk pulang , karena memang sudah waktunya mengantarkan gadis kecilnya itu kerumahnya . " Udah malem nih , gue anter SINTYA pulang dulu . Dan selamat bersenang - senang . " Ucap DAVID sembari menepuk bahu DIMAS .


" Ok , hati - hati dijalan . " Sahut DIMAS dengan senyum simpul yang mengembang sempurna dibibirnya . Dan mereka pun berpisah dengan melanjutkan tujuannya masing - masing .


DAVID yang mengantarkan kekasihnya pulang , sedangkan DIMAS melanjutkan kencannya dihotel terdekat . Tempat yang sangat privasi untuk melakukan apa yang menjadi hobinya , bersenang - senang dengan wanita yang menjadi teman kencannya semalaman .


NEXT.....👇👇👇