
Happy Reading.....!!!
*****
Mendengar ucapan DAVID yang mengakui bahwa dirinya adalah milik lelaki itu . Membuat hati SINTYA seketika berdegup lebih kencang , merasa bahwa dirinya adalah milik DAVID yang paling berharga .
Bagaimana cara lelaki itu menjaganya , mencintainya dan membahagiakan dirinya hingga seperti itu . " Suka , bahkan sangat menyukainya . " Ujar SINTYA dengan mengulas senyum bahagia yang terpancar jelas diraut wajah cantiknya , dan itu tak luput dari pandangan DAVID .
Dan detik kemudian mereka saling menyematkan kedua cincin cauple itu dijari manis pasangannya , layaknya sepasang kekasih yang tengah melakukan PROSESI PERTUNANGAN .
" Sangat cantik " gumam DAVID setelah berhasil melingkarkan cincin dengan ukiran juliet itu dijari manis sang pujaan hati . Membuat SINTYA terharu dengan mata berkaca-kaca karena saking bahagianya .
" HANNY , aku mencintaimu . " Ucapan yang mampu ia gambarkan mewakili perasaannya , sekaligus pengganti rasa terima kasihnya .
" Aku tahu " mengelus lembut punggung SINTYA setelah menarik gadis itu kedalam pelukannya .
" Sampai kapan aku harus menunggu cincin romeo itu melingkar dijariku . " Bisik DAVID tepat ditelinga SINTYA .
Membuat suasana yang tadinya romantis berubah menjadi canda tawa karena ucapan DAVID .
Tanpa menjawab dan menunggu lama , SINTYA pun mengambil cincin itu dari tempatnya . Menyematkan benda bentuk ring itu dijari manis DAVID , lelaki yang paling dicintai dan disayanginya . " Aku pun sangat mencintaimu , SINTYA MAHARANI . " Ujar DAVID setelah cincin itu melingkar dijarinya .
Mereka pun akhirnya terhanyut dalam suasana romantis , hingga membuat mereka lupa akan waktu yang semakin lama semakin cepat berlalu . Sampai akhirnya mereka tersadar karena bunyi lonceng jam dinding yang menusuk gendang telinga .
TING... TING... TINGGG.....
Dan setelah itu DAVID mengantarkan SINTYA pulang kembali . Menjadi tukang ojek yang siap siaga untuk gadis kecilnya , ralat gadis kecil yang beberapa menit telah berubah menjadi seorang remaja .
Sesampainya disana , DAVID membantu kekasihnya itu masuk dalam kamarnya melalu jendela . Karena tidak mungkin SINTYA masuk lewat pintu depan dan membuat gaduh ditengah malam .
Dengan cepat DAVID mengangkat tubuh mungil SINTYA agar segera masuk dan beristirahat sebelum ketahuan oleh kakek neneknya . " Good night , sayang.....!!! " ucap DAVID setelah berhasil mengangkat tubuh kekasihnya masuk . Meminta agar kekasihnya itu segera menutup jendela dan tidur secepatnya .
CUP.....
Satu kecupan mesra pun mendarat sempurna dipipi DAVID , membuat lelaki itu terkejut dan tersenyum memegangi bekas kecupan dari SINTYA kekasihnya .
" Good night , HANNY.....!!! " sahut SINTYA , menutup jendela dan gorden kamarnya .
Tak ingin membuat kekasihnya itu terus menungguinya , SINTYA pun berinisiatif untuk mematikan lampu kamarnya . Karena ia yakin DAVID tidak akan pulang sebelum memastikan dirinya benar - benar tidur .
Karena lelaki yang menjadi kekasihnya itu selalu mengutamakan dirinya diatas apapun , termasuk kepentingannya sendiri .
Terima kasih karena kamu telah hadir , memberi warna baru dihidupku yang sebelumnya terasa kosong tanpa adanya cinta dan kasih sayang.....
Setelah memastikan lampu kamar SINTYA padam , DAVID pun meninggalkan tempat itu untuk segera kembali kerumahnya .
NEXT.....👇👇👇