The Secret Of First Love

The Secret Of First Love
45.JATUH CINTA...



Happy Reading.....!!!


*****


Tak terasa waktu begitu cepat berlalu , hubungan asmara SINTYA dan DAVID sudah berjalan tiga bulan . Hubungan yang semakin dekat dengan berbagai keromantisan yang selalu dilakukan DAVID .


Apalagi dengan sikap manis yang selalu DAVID berikan pada SINTYA , hingga membuat gadis itu sangat nyaman saat berada bersamanya .


Dua bulan kemudian.....


Begitu pula dengan kedekatan SINTYA dan DIMAS sebagai sahabat . Ya , persahabatan yang ia jadikan topeng untuk menutupi niat buruknya , ini adalah cara DIMAS untuk mendekati SINTYA . Namun ia tak menyangka bahwa caranya itu kian lama kian membuat hatinya terpaut jauh , rasa bersalah yang selalu terngiang dibenaknya kini berubah haluan jadi rasa kagum dalam hatinya .


SINTYA , gadis polos yang selama ini aku remehkan nyatanya mampu membuat jantungku berdegup kembali . Degup jantung yang sama seperti apa yang dulu aku rasakan saat bersama MARISSA . Apa aku JATUH CINTA padanya.....???batin DIMAS yang bingung menjabarkan isi hatinya.....


Jantung yang lama mati kini berdebar kembali , bahkan debaran jantungnya lebih kencang saat berada didekat SINTYA , dan itu sukses membuatnya semakin frustasi . Apalagi saat temannya itu menghubunginya , mengingatkannya dan selalu bertanya perkembangan rencana mereka . Seperti beberapa menit yang lalu saat temannya menghubunginya dan itu sungguh sangat mengganggu . Bahkan rasanya seperti menyiksa baginya .


" Apa yang harus kulakukan sekarang , mana mungkin aku tega melemparkan gadis yang kucintai keatas ranjang pria brengsek seperti dia . " Geramnya meruntuki kebodohannya sendiri karena sudah menerima tawaran konyol itu .


" Aagghhh... " geramnya frustasi , bingung dengan dirinya sekarang . Karena merasakan kepalanya sedikit pening , DIMAS pun masuk dalam kamar mandinya , berendam air hangat agar rasa pusing itu hilang dan enyah dari kepalanya .


Setelah selesai mengenakan pakaian lengkapnya , DIMAS berjalan mendekati meja kecil samping ranjangnya . Mendudukkan bokongnya dibibir ranjang lalu membuka laci paling bawah dan mengeluarkan sesuatu benda kenangan dimasa lalunya yang telah ia simpan bertahun - tahun lamanya .



Sebuah kotak merah yang berisi kalung berinisial namanya dan nama kekasihnya , kalung yang sengaja dipesan khusus untuk melambangkan cintanya pada gadis pujaan hatinya dulu , sekaligus gadis yang menghancurkan hatinya berkeping - keping tak tersisa .


Benda berharga yang ia berikan sebagai hadiah saat merayakan hari anniversery pertamanya , namun MARISSA mengembalikan padanya saat hubungan asmaranya berakhir dan sekarang benda itu tak berharga lagi karena hanya mengingatkan kelukaan untuknya . Luka atas penghianatan MARISSA yang menduakan cintanya dengan sahabat sendiri .


DAVID , akan kurebut SINTYA darimu.....!!! seperti yang kau lakukan dulu padaku.....!!! merebut MARISSA dariku.....!!! gumam DIMAS dalam hatinya.....


Meremas benda dalam genggaman tangannya erat setelah itu memasukkannya dalam kotak merah itu , lalu menyimpannya kembali pada tempatnya semula.....


Setelah itu membaringkan tubuhnya , masuk kedalam selimut dan memejamkan matanya . Karena malam semakin larut dan angin juga mulai masuk mengisi ruangan itu . Hingga membuat tubuhnya sedikit menggigil kedinginan karena hawa sejuk yang menusuk kulitnya hingga ketulang.....


Hingga beberapa menit kemudian DIMAS terlelap dengan senyum tipis yang terukir tanpa sadar dibibirnya , entah mimpi indah apa yang membuatnya tersenyum dalam tidurnya.....


NEXT.....👇👇👇