
Happy Reading.....!!!
*****
Setelah beberapa menit akhirnya SINTYA sampai dirumah yang sangat membuatnya nyaman selama ini . Rumah DAVID , rumah lelaki yang selama ini menjadi kekasihnya . Namun anehnya rumah itu nampak sepi dan gelap , seperti rumah kosong tak berpenghuni .
" MAS DAVID , sayang.....??? " ucap SINTYA , mengetuk pintu rumah berulang - ulang . Berharap lelaki itu keluar dan membukakan pintu untuknya . Karena tak mendapat jawaban , SINTYA mengulang kembali ucapanya . Memanggil nama DAVID berkali - kali namun hasilnya tetap sama , kekasihnya itu tak muncul bahkan panggilannya saja tak mendapat balasan sama sekali .
Dan hal itu sukses membuat hati SINTYA dilanda kecemasan , cemas karena khawatir dengan keadaan DAVID . Apalagi saat berbicara ditelfon tadi yang mengatakan bahwa lelaki itu membutuhkan bantuan secepatnya . Dan sekarang ia dikejutkan dengan kondisi rumah kekasihnya yang gelap gulita .
Sebenarnya kamu dimana sih , jangan bikin aku takut dan khawatir donk . Kamu kemana sih SAYANG , kenapa nggak nunggu aku datang . Batin SINTYA , bingung dengan keadaan yang sebenarnya terjadi .
" Telfon... ya kenapa nggak kepikiran dari tadi sih . " Gumamnya lirih , mengambil ponsel pintar miliknya yang berada dalam saku celana yang dikenakannya . Mengotak - atik benda pipih itu , mencari nomor DAVID yang sengaja ia save dengan nama My Hanny , panggilan sayang darinya .
Setelah menemukannya SINTYA menekan tombol hijau guna menghubungi ponsel DAVID , berharap bisa menemukan lelaki itu melalui ponselnya . Namun kembali lagi ia dikejutkan dengan bunyi dering ponsel yang berasal dari dalam rumah . " Bunyi itu.....!!! " dengan ragu SINTYA melangkah , menghela nafas panjang sebelum akhirnya masuk kedalam rumah yang sangat gelap itu seorang diri . " Tidak dikunci , itu tandanya dia didalam bukan . MAS DAVID , kamu dimana... ini aku SINTYA . MAS.....??? " imbuhnya.....
Karena merasa ketakutan , SINTYA pun kembali menghubungi ponsel DAVID . Namun yang terdengar hanya suara deringnya yang semakin jelas terdengar saat dirinya semakin masuk lebih dalam , entah suara itu muncul dari arah mana .
CRING... CRING... CRINGGG.....
" MAS DAVID , jangan bercanda donk . Kalau sampai hitungan ketiga kamu nggak keluar , aku tinggal pulang . Satu... dua... tiga..., aku beneran pulang . " Merasa dirinya dipermainkan , akhirnya SINTYA pun benar - benar melangkahkan kakinya untuk keluar . Namun langkahnya terhenti saat mendengar suara pintu yang tertutup dengan kencang , membuat SINTYA menjingkat kaget .
BRRANGGG.....
Mengetahui pintu rumah itu tertutup dan terkunci dari luar , SINTYA yang tadinya panik pun semakin merasa ketakutan . " Buka... buka pintunya . Siapapun tolong buka pintunya , aku takut . " Ujar SINTYA sembari terus memukul pintu itu agar terbuka .
HIKS... HIKS... HIKSSSSS.....
Akhirnya SINTYA pun menangis karena ketakutan , menjatuhkan tubuhnya . Meraung histeris dibalik pintu , menyembunyikan wajahnya dari kegelapan .
Namun tangisan SINTYA terhenti saat telinganya mendengar suara merdu dari lelaki yang sedari tadi membuatnya cemas itu masuk dalam Indra pendengarannya , apalagi kemunculan DAVID itu dengan cahaya kecil didepan wajahnya .
🎶 Happy bertdays to you.....
Happy bertdays to you.....
Happy bertdays... Happy bertdays.....
Happy bertdays... SAYANGGG.....
" Selamat ulang tahun , SAYANG " ujar DAVID , menyamakan posisi tubuhnya . Duduk didepan gadis yang masih sedikit ketakutan itu karena KEJUTAN darinya.
" MAS DAVID... kamu____!!! " SINTYA pun tak sanggup lagi untuk berkata - kata , bahkan suaranya pun enggan keluar . Membuatnya menangis kembali karena tak mampu mengungkapkan perasaan bahagianya , kebahagiaan yang baru pertama ia rasakan seumur hidupnya , dan itu ia dapatkan dari DAVID . Kekasihnya......
NEXT.....👇👇👇