
Happy Reading.....!!!
*****
Karena merasa bosan menunggu SINTYA yang tak kunjung kembali , akhirnya DAVID pun merebahkan tubuhnya untuk menghilangkan sedikit pusing dikepalanya . Karena merasa sedikit nyaman dia pun terlelap.....
30 menit kemudian.....
Setelah cukup lama berkutat didapur , SINTYA pun kembali keruang tamu dengan nampan berisi semangkuk bubur ayam , segelas air putih dan obat pereda rasa sakit yang ia bawah untuk DAVID . Namun saat baru sampai ia melihat sitampan itu tengah nyenyak dalam tidurnya.....
" MAS DAVID , nih aku udah buatin bubur ay.....!!! " kalimatnya tersenggal begitu melihat DAVID yang terlelap disofanya.....
Dengan senyum yang mengembang sempurna ia pun meletakkan nampan itu dimeja , lalu duduk dilantai menghadap tepat didepan wajah DAVID yang tengah terpejam.....
Karena larut dalam suasana SINTYA pun tanpa sadar mengangkat tangannya , mengelus lembut pipi DAVID . Menikmati MAHA KARYA TUHAN yang begitu terlihat sempurna baginya.....
Sungguh tampan , walaupun banyak goresan luka . Sedikit pun tak mengurangi keindahan diwajahnya . Sempurnah.....!!! batin SINTYA , seolah tersihir oleh paras tampan DAVID.....
DAVID yang merasa terganggu dengan sentuhan lembut SINTYA akhirnya membuka matanya , menyentuh kepalanya yang masih berdenyut sembari tersenyum tipis kearah SINTYA.....
" Masih pusing ya.....??? " tanya SINTYA , membantu DAVID bangun untuk duduk . " Emmm " gumam DAVID .
" Makan dulu ya , terus minum obatnya.....??? " ujarnya meraih mangkuk bubur ayam spesial buatannya . " Kamu lama karena bikin ini buat aku.....??? " tanya DAVID , menatap mata SINTYA lekat - lekat penuh haru.....
" Hemmm.....!!! " gumam SINTYA . " Kamu kan mau minum obat , jadi harus makan dulu biar perutnya gak kosong . " Imbuhnya.....
DAVID yang mendapat perhatian khusus itu pun tersenyum senang , bahkan jika boleh milih dia rela terus sakit agar bisa sedekat ini dengan kekasihnya.....
Terima kasih sayang . Kalo tahu akhirnya begini lebih baik aku sakit terus . Konyol.....!!! 😳😳😳
" Mau aku suapin gak.....??? " tanya SINTYA sembari mengusap pipi DAVID . " Boleh , ehh...mau maksudnya . " Seru DAVID cepat , bagaimana bisa ia menolak tawaran yang menggiurkan itu .
" Buka mulutnya , aakkk.....!!! " ucapnya sembari meniup - niup sesendok bubur yang masih nampak panas . Dan detik itu juga DAVID membuka mulutnya lebar - lebar hingga lupa pada sudut bibirnya yang terluka hingga ringisan pelan pun lolos.....
Auwww... Sssttttt.....
" Pelan - pelan donk MAS.....!!! " ujar SINTYA sembari mengarahkan suapan pertama . Sedikit demi sedikit , suap demi suap akhirnya semangkuk bubur itu lenyap tak tersisa . Entah karena lapar atau memang enak , hingga DAVID dengan lahap memakannya.....
" Masakan aku gimana , enak gak.....??? " tanyanya , setelah meletakkan mangkuk itu kembali kenampan , mengambil air dan obat lalu menyodorkannya pada DAVID .
" Enak , pake banget.....!!! " sahut DAVID sembari menaruh gelas bekas minumnya . " Kamu pintar masak , serius makanan buatan kamu enak . " Imbuhnya.....
SINTYA yang mendapat pujian dari DAVID itu sontak membuatnya tersenyum kegirangan .
" Sedikit , kan tiap pagi aku bantu nenek masak . Jadi tau cara bikinnya.....!!! " jawabnya.....
" Kalo gitu aku pulang ya.....!!! takut tetangga kamu mikir aneh - aneh . Kan kita cuma berdua , lama pula.....!!! " sambung DAVID merasa tidak nyaman , takut mendapat gunjingan dari tetangga SINTYA.....
" Beneran udah enakkan , bisa bawah motor.....??? " tanya SINTYA karena ragu , mengingat tadi DAVID mengeluh pusing.....
" Kuat donk , kan udah minum obat.....!!! " jawabnya . " Aku pulang , ASSALAM'MUALAIKUM.....??? " pamit DAVID.....
" WA'ALAIKUMSALAM , hati - hati.....!!! ".....
👋👋👋👋👋👋👋👋👋👋
NEXT.....👇👇👇