
Happy Reading.....!!!
*****
Setelah memastikan kekasihnya itu tertidur pulas , DAVID memindahkan kepala SINTYA dengan penuh kehati - hatian agar tak membuat siempuhnya terganggu dengan pergerakannya .
Meninggalkan gadisnya sebentar untuk mengambil barang yang ia butuhkan dikamar pribadinya , setelah mendapatkan barang yang ia inginkan DAVID pun kembali menghampiri SINTYA dan langsung membuka selimut yang dibawanya , menutupi setengah tubuh kekasihnya itu agar tak merasa kedinginan . Lalu ikut berbaring dibelakang SINTYA dan masuk dalam satu selimut yang sama . Memeluk tubuh ringkih kekasihnya itu dengan posesif , seakan takut SINTYA - nya akan pergi lagi darinya .
Dan akhirnya mereka terlelap dalam mimpi indahnya dengan posisi yang begitu intim . Saling memeluk , saling menghangatkan tubuh satu sama lain . Dan adegan romantis itu terjadi hingga pagi menjelang , apalagi pancaran cahaya matahari yang menyilaukan membuat adegan romantis itu harus berakhir dan memaksa agar sepasang kekasih itu untuk bangun dan membuka matanya .
" Good morning , CUP....." kata pertama yang DAVID ucapkan setelah matanya mulai terbuka .
" Good morning , CUP....." sahut SINTYA tersenyum dan mengulang kembali kalimat yang DAVID ucapkan sebagai balasan . " Mandilah , biar aku yang menyiapkan sarapan pagi ini . Kali ini aku akan membuat SESUATU YANG SPESIAL , sebagai tanda terima kasih atas semua yang kamu lakukan untukku kemarin . " Imbuhnya mengulas senyum tipis dibibirnya .
" Baiklah , rasanya sudah lama aku tidak makan masakan kamu yang lezat itu . Jangan lama - lama masaknya . " Ujar DAVID sembari melangkah menuju kamarnya untuk melakukan ritual paginya . Mandi , setelah itu bersiap untuk menikmati hasil masakan kekasihnya yang memang selalu lezat dan terasa cocok dengan lidahnya . Apalagi SINTYA bilang bahwa masakan kali ini dibuat spesial untuknya .
Tak lama masakan yang SINTYA buat pun jadi dan siap dihidangkan dimeja makan , sembari menunggu DAVID yang tengah sibuk dengan ritual paginya . SINTYA pun kembali kedapur guna menghilangkan sisa - sisa dari kegiatan pagi yang membuat berantakan itu . Membersihkan dapur itu agar terlihat bersih dan rapi .
" Wahhh , sepertinya makanan ini sangat nikmat . " Ujar DAVID saat aroma dari masakan kekasihnya itu menusuk ruang hidungnya . Apalagi saat melihat bentuk makanan itu , rasanya ia sudah tak sabar untuk segera menikmati dan menghabiskannya .
Tanpa aba - aba DAVID memeluk SINTYA dari belakang , melingkarkan kedua tangan besar itu diperut kekasihnya .
CUPPP.....
Melayangkan sebuah kecupan mesra ditengkuk putih nan mulus SINTYA yang terekspos sempurna . " Jangan pernah pergi lagi dariku , aku merasa gila saat mendengar kabar hilangnya dirimu . " Ujar DAVID tulus dari hati yang paling dalam . " Mulai sekarang kita akan bersama , kemanapun , dimanapun dan kapanpun . MENGERTI.....??? " imbuhnya .
Sedangkan SINTYA yang mendapat perhatian dari kekasihnya itu tak bisa menahan rasa harunya , hingga bulir bening dari matanya itu tak bisa lagi untuk ia bendung . Bahagia , kata itulah yang mampu ia gambarkan mewakili perasaannya saat ini .
Dengan gerakan memutar SINTYA mengubah posisinya , menghadap serta mengalungkan kedua tangannya pada leher leleki tampan yang telah membuat hatinya meleleh . Meleleh karena ucapan DAVID yang menurutnya sebuah perintah namun sangat mesra saat masuk indra pendengarannya . " Aku janji tak akan pernah pergi darimu " sahut SINTYA .
" Dan aku berjanji tak akan pernah membiarkan siapapun mencurimu lagi dariku " timpal DAVID .
" Promise.....??? " ucap SINTYA sembari menunjukkan jari kelingkingnya .
" Promise.....!!! " sahut DAVID tersenyum dan mengaitkan jari kelingking mereka .
NEXT.....👇👇👇