The Only Love

The Only Love
status



Bahkan inilah awal yang sesungguhnya.


Langsung aja cuss,,


Dari masuk jam pelajaran pertama senyum yang ada di bibir Rafka tidak pernah pudar, pria itu seakan akan habis mendapatkan lottre, bagaimana tidak tadi dia berangkat sekolah berdua dengan sang PACAR siapa lagi kalo bukan Farensca sepertinya dia sudah menobatkan kalau seorang Rafka telah jatuh pada pesona Farensca biarkan lah di bilang lebay yang penting hatinya sedang berbunga bunga


Bahkan anggota Altarik menatap horor pada Rafka yang sedari tadi hanya senyum senyum sendiri, mereka di suruh berkumpul di rooftop hanya untuk melihat kegilaan ketuanya bahkan Rafka dari tadi tidak beranjak walaupun bel sekolah sudah berbunyi sejak sejam yang lalu gila memang


" Gue rasa dia kesambet " ujar Vito yang memerhatikan gerak gerik Rafka


" Iya anjer serem dari tadi senyum senyum sendiri " sahut Saga


" Apa jangan jangan kerasukan arwah penunggu sekolah lagi " lanjut Mario tak mau kalah sedangkan yang di omongi tidak memperdulikannya


" Bismillahirrahmanirrahim SAHA IEU TEH SAHA " pekik Saga sambil memegang ubun ubun Rafka, tetapi tetap tidak ada balasan dari pria itu malah Rafka masih sibuk dengan halusinasinya


" Kan bener kata gua kesurupan " seru Mario yang langsung mengambil air yang dia beli dari kantin dan di berikan kepada saga


" Cepet Mbah sembur setanya " dengan tangan yang masih memegang ubun ubun Rafka, saga langsung mengambil alih air mineral itu dan membukanya


" Tolong yang lain bantu membaca ayat kursi " pinta saga pada anggota Altarik yang tak lain adalah Devon, Vito, Ervan dan Mario


" Anj* belum apa apa aing ngakak " tawa ervan yang sudah memegangi perutnya


Dengan segala yang ada saga langsung membacakan ayat ayat kursi kedalam air tersebut dan meminumnya kemudian menyemburkannya ke arah wajah tampan Rafka


Byur


Setan


Rafka terkejut setelah mendapatkan semburan maut dari saga pria itu langsung melejit berdiri dari duduknya


" Setan ngomong setan " sahut Saga dengan wajah tanpa dosa belum tahu saja Rafka sudah menahan kesal dan bersiap untuk mencekik leher saga


" Alhamdulillah sepertinya setanya baper dengan semburan Mbah saga " ucap Mario yang langsung di hadiahi gelak tawa dari yang lainnya tapi tidak dengan Rafka


" Siapa yang kesurupan bangsat! " Tanya Rafka ngegas anjink banget emang punya temen modelan begini


" Lo lah, dari tadi senyum senyum sendiri " jawab saga tak kalah sewot


" Anjeng gue senyum lagi bayangin Farensca " kesal Rafka yang langsung meninggalkan teman temannya yang sedang memasang wajah terkejut


Tersedak berudu aing


Sejak kapan malam dan pagi menyatu


Ngedukun di mana dia


Begitulah ocehan ocehan tak berfaedah mereka saat mendengar kata kata legen yang keluar dari mulut Rafka, jika di tanya teman temannya tahu dia jadian dengan Farensca? Jawabannya tidak tahu, biarkan nanti saja dia membuat pengumuman di mading sekolah


Rafka-pria itu berjalan gontai memasuki kelasnya yang memungkinkan jam kosong, tangannya dia masukkan kedalam saku celana abu abunya, dan mulutnya tidak berhenti bersiul sepanjang koridor kelas, pria itu mendudukkan dirinya di samping tubuh gadis yang sedang sibuk dengan materi pembelajaran nya saat ini,


" Ren " panggil Rafka, kepalanya dia senderkan di bahu Farensca sambil sesekali melihat buku apa yang ia baca


" Hmm "


Merasa di kacangi Rafka melaksanakan aksinya dengan menidurkan dirinya di bangku gadis itu dengan kepala yang berbantalkan paha Farensca, perlakuan Rafka tak luput dari penglihatan satu kelasnya yang menatap mereka takjub jarang jarang mereka melihat Rafka dan Farensca bisa akur seperti ini


" Wangi " gumam Rafka saat dia meraih rambut Farensca yang tergerai dan menghirup aroma sampo gadis itu


Farensca menundukkan kepalanya pas sekali berpapasan dengan wajah Rafka yang berada di bawahnya, seolah refleks dia memegang dadanya yang bergedup kencang saat dekat dengan Rafka seperti ini


" Deg degan ya kamu " tanyanya sambil menaik turunkan alisnya, tunggu sejak kapan pria itu menggati logat bicaranya menggunakan aku kamu


" Ih gelay " jawab Farensca memfokuskan kembali dirinya pada buku yang ia baca


" Kenapa suka banget baca tentang tata surya sih, padahal kan kita IPS " tanya Rafka, sebenarnya sudah sejak lama ia ingin menanyakan ini pada Farensca karena dia sering sekali melihat gadis itu membaca buku tentang tata surya


" Do not speak LO-GUE, but AKU-KAMU " pinta Rafka dengan penuh penekanan


" I'm not used to it AKU-KAMU "


" Harus terbiasa ren, kalo kita punya anak kan jadi bisa mengajarkan yang baik " ujar Rafka membuat Farensca melotot, terlalu jauh sekali pemikiran bapak ini!


Selang beberapa detik anggota Altarik datang dengan hebohnya karena mereka tadi di tinggal Rafka maka mereka memutuskan untuk ke kantin dulu mengisi kekosongan perut mereka


" Anjerr enak pisan " seru Mario memasuki kelas dengan mengusap perutnya yang terasa kenyang


Mereka semua memberhentikan langkahnya saat melihat ke arah meja Farensca dimana di sana ada bos mereka yang sedang bermanja manja dengan queen of julid seantero sekolah


" Rafka " panggil Vito, Rafka yang di panggil pun hanya mendongakkan kepalanya kemudian kembali lagi tertidur


" Wah ieu ada udang di balik batu kayanya " ucap saga


" Seperti mencium aroma aroma tidak beres di sini " sambung Mario yang ikut duduk di meja dekat dengan Lula


Ervan juga menatap Amanda dengan tanya yang hanya di balas gedikan bahu dari gadis itu bertanda tidak tahu


" Mereka kenapa " tanya Devon dengan datar pada Kayana yang berada di seberangnya


" Hah " bingung Kayana pasalnya pria itu bertanya tapi tidak melihat ke arah yang di tanya dia kan jadi bingung apalagi kalo udah berhadapan dengan Devon bawaannya pening


Pria itu berdecak melihat kebodohan kayana " itu si Rafka " ulangnya membuat Kayana menggelengkan kepalanya, dia juga tidak tahu mengapa Rafka bersikap seperti itu pada Farensca, karena Farensca tidak menceritakan apa apa padanya


Rafka yang jengah bangun dari tidurannya kemudian menatap sahabatnya satu persatu pria itu berdehem untuk mengurangi atmosfer bertanya tanya yang ada dalam kelasnya


" Ehm ehm, pengumuman jadi gue sama Farensca resmi PACARAN " seru Rafka membuat semua orang terbengong bengong, sedangkan Farensca sudah melotot bisa bisanya Rafka mengumumkan hal seperti itu


Serius


Anjer gak nyangka


Harus sampe lambe turah ini mah


Air dan minyak akhirnya bisa bersatu


Gue gak percaya sih sumpah


Begitulah bisikan bisikan dari teman kelas kelasnya bahkan sudah ada yang merekam kejadian ini dan akan di masukan ke lambe turah sekolah pasti besok akan viral


" Bos lo gak lagi ngigo kan " tanya saga tak percaya


" Apa gue yang mimpi " sambung Mario yang juga sama kagetnya


" Akhirnya kemakan omongan sendiri " sahut Vito


" Beneran yang mereka pacaran " tanya ervan pada Manda


" Gak tahu sumpah aku juga baru tahu berita hot ini " jawab Amanda


Kayana dan Lula menatap intens ke arah Farensca seolah meminta penjelasan pada gadis itu, Farensca menjawabnya dengan isyarat tangannya bahwa dia akan menjelaskannya nanti


" Serius lah anjer, JADI MULAI SAAT INI FARENSCA SAH MENJADI MILIKNYA RAFKA XAVIER SMITH " seru Rafka dengan lantang tanpa ada beban sedikit pun


" Gak papah lah yang penting ada pajaknya kan? " Tanya Mario yang di angguki oleh sahabatnya yang lain


" Pajaknya gue transfer langsung ke rekening kalian " jawab Rafka lagi lagi membuat Farensca melongo


" Anjer gede ini mah pajaknya " seru Mario girang


" Bisa buat jalan jalan ama Lula " lanjutnya yang langsung mendapat jitakan dari Lula