
Rha Woon baru saja mengantarkan Kaila sampai depan pintu gerbang rumahnya, dan untuk pertama kalinya Kaila mengalami kejadian yang sangat mendebarkan hati dan menantang. Kaila bergegas masuk ke dalam rumah, ia sudah menyiapkan alasan seandainya salah satu anggota keluarganya bertanya mengapa ia pulang terlambat.
Sesampainya di dalam rumah, Kaila melihat anggota keluarganya sudah menunggu kedatangannya. Hal yang pertama Kaila lakukan adalah meminta maaf, namun Khai tidak terima dengan sikap adiknya.
"Tiga jm ku menunggumu di sekolah, aku tanyakan kesemua temanmu tidak ada yang tahu, kau malah pergi besama temn lelakimu," protes Khai.
"Berikan adikmu kesempatan untuk bicra," timpl Daniel.
"Tapi kak..." ucap Khai kesal
"Maafkan aku kak..aku tidak ada maksud untuk membuat kakak khwatir," jelas Kaila.
'Katakan, kemana kau pergi bersama temanmu itu," sela Genzo menatap ke arah Kaila.
Kailaa terdiam sejenak, kalau dia mengatakan semuanya pada keluarganya sudah di pastikan mereka akan melarangnya untuk sekolah lagi. Kaila berfikir untuk tidak mengatakan apaapun pada mereka.
"Tadi, aku...'
"Pacaran, sudah pasti!" seru khai.
Kaila terkejut bukan karena pernyataan Khai, tapi sebaliknya tuduhan khai menjadi satu satunya alasan kaila untuk menyembunyikan kejadian sebenarnya.
"Iya!" sahut kaila tersenyum lebar, dan tanpa rasa malu mengakui kalau dia bolos sekolah karena pacaran dengan Rha Woon.
Daniel dan Genzo saling pandang sesaat lalu mereka tertawa bersama membuat Kaila bingung.
"Rupanya putri ayah sudah besar, tapi tidak seharusnya kau mengorbankan sekolahmu demi pacaran dengan kekasihmu, bukankah ada waktu luang yang bisa di pergunakan??" jelas Genzo panjang lebar.
"Maafkan aku ayah...aku tidaak an mengulanginya lagi..." ucap Kaila berkali kali membungkukkan badan sebagai tanda permintaan maaf.
"Ya sudah, sekarang kau bersihkan badanmu. kita makan bersama,'' kata Genzo.
Kaila menganggukkan kepalanya, lalu bergegas meninggalkan mereka menuju kamar pribadinya di ikuti khai dari belakang. Saat Kaila hendak menutup pintu kamar, khai mendorongnya hingga kembali terbuka.
'Kakak!" bentak kaila menatap horor ke arah khai.
"Aku sudah menyelamatkanmu tadi, sekarang kau ceritakan semuanya padaku,' kata Khai.
'Menyelamatkanku, pa maksudmu?" tanya Kaila bingung.
Kaila terdiam sejenak dan berfikir, detik berikutnya dia menarik tangn kHai masuk ke dalm kamar lalu menutup pintu. Kaila membawa khai duduk di sofa lalu menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.
Khai terdiam mendengarkan semua keterangan Kaila sampai pertemuannya dengan Kenzi, ia menatap wajah Kaila dengan raut wajah khawatir.
"Ada apa kak?" tanya kaila bingung.
"Ka sudah melakukan hal yang berbahaya, tidak hanya membahayakan nyawamu tapi bisa melibatkan keluargamu,' jelas Khai.
"Maksud kakak?" tanya Kaila masih belum mengerti.
Khai berajak dari sofa lalu duduk di kursi belajar kaila dan menyalakan layar monitor, di ikuti kaila.
'Apa itu kak?" tanya Kaila mempeerhatikann layar monitor membuka sebuah situs berbahaya yang berisi berbagai macam informasi ilegal.
"Pemilik kelab itu, menurut catatan sejarah yg di sembunyikan bernama Alexa. Salah satu ketua utaa gengster Yakuza yang selama ini di takuti," jelas Khai.
"Tunggu kak!"seru Kaila menunjuk ke salah satu foto Alexa.
"Wanita ini, yang tadi meyeret seorang wanita yang sudah tidak berdaya," kata Kaila.
khai menoleh ke arah Kaila dan menatap wajahnya cukup lama. Kaila semakin bingung membalas tatapan Khai.
"Apakah dia melihatmu?" tanya Khai.
Kaila menggelengkan kepalanya, ia menjelaskan kalau yang melihatnya anak buah Alexa.
"Aku harus mengatakannya pada ayah,' Khai bangkit dari kursi hendak menemui Genzo, namun sang adik mencegahnya dengan berbagai alasan dan ia ingin menyelamatkan temannya yang bernama Sachi.
Khai terdiam sesaat, ia melihat kesungguhan adiknya untuk menyelamatkan temannya. Setelah ia pikirkan akhirnya Khai menyetujui keinginan kaila dan menawarkan diri untuk membantunya.
"Kakak, aku sayang kamu!" ucap Kaila sambil memeluk Khai.
Khai menganggukkan kepalanya dan tersenyum, namun dalm hatinya ada kekhawatiran yang belum bisa ia jelaskan.
Khai mengetahui satu hal, Alexa memiliki hubungan yang baik dengan salah satu sindikat mafia berbahaya yang menghalalkan segala tindak kejahatan, sama sekali tidak ada yang terlarang dan mereka berbasis di California, anggota pendirinya adalah sekelompok pengungsi dari El Salvador. Geng ini beranggotakan sekitar 70.000, di mana mereka seperti binatang buas yang tanpa ampun dan siap membunuh siapa pun, tak terkecuali wanita dan anak-anak.