
Kota Peiyang, Kerajaan Qi Jin
Situasi kota peiyang saat ini tengah heboh akan amanat dari Panglima perang guan untuk mencari keberadaan cucunya yakni jesslyn.
Saat ini seluruh warga tengah di kumpulkan untuk memberitakan akan perintah pencarian yang di perintahkan langsung oleh Panglima perang guan.
"Hei kau sudah dengan kabar mengenai nona muda pertama keluarga jendral?" ucap salah satu pria diantara kerumunan.
"Tentu saja aku tahu, kabarnya nona muda itu setelah bangkit dari kematiannya, berubah menjadi kepribadian yang beda. Lalu baru-baru ini ia diusir dari keluarganya sendiri" sahut pria di sampingnya.
"Benar bukankah itu sangat tragis? aku jadi merasa iba padanya" potong seorang wanita yang ikut bergabung.
"Heh untuk apa merasa iba padanya, ia pantas mendapatkan itu. Sampah tidak berguna" sambar salah satu pelayan yang datang bersama irene yang tengah memasang senyuman palsunya.
"Dia datang, iblis bermuka dua" ketiganya sambil menatap tak suka lalu berlalu meninggalkan irene dan pelayannya.
"Brengs*k apa-apaan mereka itu!? beraninya!" pikir irene kesal namun tetap menjaga senyum palsunya.
Lalu irene pergi keluar dari perkumpulan untuk menemui Panglima perang guan yang tengah sibuk memerintah bawahan-bawahannya.
"Kek!! aku rindu padamu!!" teriakkan irene dengan manja sukses membuat semua perhatian mengarah padanya.Namun, Panglima perang guan sekalipun tak menggubrisnya melainkan sibuk mencari jejak jesslyn.
"Ck pria tua ini, aku tak percaya tak bisa memenangkan hatinya" pikir irene kemudian tersenyum licik, ia langsung memeluk Panglima perang guan dari belakang sambil menangis terisak-isak.
"Huaa kakek!! apa yang terjadi pada kakakku, to-tolong cepat selamatkan dia, aku tak mau dia kenapa-kenapa hiks" ucapan irene sukses mendapat perhatian hampir semua orang mengasihinya juga ada yang menyadari kebusukkannya.
"Kasihan, walau mereka tak pernah akur tapi bagaimanapun tetap keluarga" ucap salah satu orang di perkumpulan.
"Benar, pasti berat rasanya jika kehilangan seorang kakak baginya yang belum mengerti akan pahitnya kehidupan" salah satu orang lainnya membenarkannya.
"Huh dimana sih dia!! dewiku sampai rela menangis terisak-isak demi sampah sepertinya" ucap salah satu pria diantara perkumpulan.
"Haha aku malah senang jika ia benar-benar lenyap, keberadaannya membawa aib keluarganya" ucap salah satu pria diantara perkumpulan.
Dan masih banyak pendapat lainnya dari orang-orang sukses membuat Irene tersenyum penuh arti di benaknya.
"Haha mudah sekali menipu orang-orang bodoh ini" pikir irene tersenyun licik dibenaknya. Tapi dengan kasar Panglima perang melepaskan pelukannya dan hanya menjawabnya sepatah kata.
"Tua bangka ini, sebenarnya apa bagusnya wanita bodoh itu. Bahkan aku tidak diliriknya sama sekali aku tak percaya ini" pikir irene kesal.
"Kek!! aku ini juga cucumu bagaimana bisa kau tidak menghiraukanku" ucap irene dengan mata sayu kearah Panglima perang guan, sekali lagi ia mencuri perhatian namun itu tak berlangsung lama.
"Cucuku hanya satu, selain itu aku tak memanggap siapa pun sebagai cucuku. Juga seorang anak yang lahir dari rahim pelacur tak tahu berterima kasih, tak mungkin bisa menjadi cucuku" balas Panglima perang guan sambil menatap tak suka kearah irene.
"Hei kau dengar? pelacur katanya" ucap salah satu orang diantara kerumunan.
"Memang benar ibunya hamil dengan kakak iparnya sendiri, kudengar sebelum itu terjadi memang ibunya sempat merayu pria di rumah bordil" ucap salah satu orang membenarkan.
"Itu sih menjijikan, ibu anak memang tak tahu malu" ucap orang lainnya membenarkan.
Cibiran demi cibiran membuat irene semakin kesal, tapi juga membuatnya malu karena dikatai anak seorang pelacur.
"Jangan menggangguku, aku sedang sibuk mencari cucuku" timpal Panglima perang guan lagi.
"huhu kek, cepat temukan kakakku. Aku cemas dia sudah mati dibunuh penjahat" ucap irene sedih.
"Ck dasar bodoh. Jal*ng itu sudah diburu oleh pembunuh bayaran tingkat menengah, sudah pasti dia mati ditangan mereka. Kecuali dia beruntung, tapi sampah tetap sampah, keberuntungan tak akan bersamanya setiap saat" pikir irene tersenyun penuh arti dibenaknya.
"Kek ada apa ini?" ucap seorang gadis muda sukses membuat seluruh perhatian mengarah kepadanya.
Bersambung~
----------Author Massage-----------
Seperti biasa jangan lupa di---
-LIKE(gratis)
-COMENT(Berikan pendapatmu)
-VOTE(harus dong)
Dukung terus karya author oke see you all~