
Tapi karena tingkat penasarannya yang tinggi akan kota, ia perlahan keluar dari bayang-bayang dan berjalan di tengah kota yang sedang ramai penduduk ini, padahal sudah mau tengah malam tapi di kota masih terlihat ramai.
Seperti sebelum-sebelumnya karena penampilannya yang memukau, membuatnya menjadi pusat perhatian orang-orang. Dengan rambut yang terurai dan pakaian yang aneh, namun terkesan mewah menampilkan corak-corak disekitar pinggang dan sedikit ketat memperlihat lekuk tubuhnya yang indah tentu saja akan membangkitkan gairah para kaum adam.
Karena dirinya yang menjadi pusat perhatian membuatnya tidak nyaman, dan mencari rumah makan untuk sekedar mencoba makanan di jaman kuno dan mendapati sebuah rumah makan dengan papan nama "Rumah Makan Hawai ".
Karena penasaran dengan rumah makan yang terlihat mewah itu, jesslyn memasukinya untuk memastikan apakah di dalamnya sesuai namanya dan begitu masuk jesslyn sedikit tertegun dengan ruangan yang luas, meja makan yang terpampang rapih disekeliling ruangan dengan orang-orang berpenampilan mewah mengisi setiap meja.
Tak lama setelah itu jesslyn di hampiri seorang pelayan.
"Selamat datang di rumah makan kami nona" sapa seorang pelayan yang dibalas angukkan oleh jesslyn.
"Baik nona mari saya antarkan ke tempat anda" ajak pelayan itu yang dibalas anggukkan oleh jesslyn, dan begitu sampai jesslyn menempati meja makan di lantai 3 membuatnya sempat bingung tapi karena beberapa alasan jesslyn memahami maksud pelayan itu.
Sedikit penjelasan...
"Rumah Makan Hawai" terbagi menjadi 3 lantai yaitu Lantai 1 atau tempat yang di lihatnya di pintu masuk adalah tempat untuk para penduduk atau pengusaha kaya yang tidak memiliki keduduka tinggi selain token pengenal bisnis mereka. Lantai 2 adalah tempat untuk para master belah diri, alchemist, dan orang-orang hebat lainnya. dan Lantai 3 yang di tempatkan oleh jesslyn adalah tempat untuk para keluarga kerajaan dan bangsawan dari berbagai penjuru.
"Melihat sekelilng ruangan disini, sedikit sepi dari 2 lantai di bawah dan aura orang-orang disini terlihat anggun dan berwibawa, apa kah ini adalah ruangan khusus untuk tamu ternama?" pikir jesslyn memerhatikan sekeliling.
"Nona ini menu anda silahkan di lihat" ucap seorang pelayan sambil memberikan menu dengan sopan, dan jesslyn yang melihat itu langsung mengambilnya.
Begitu melihat menunya jesslyn menaikkan alisnya karena menu yang di lihatnya ini tampak sangat asing baginya, sehingga ia meminta pelayan yang merekomendasikan untuknya.
Setelah mendengar permintaan jesslyn pelayan itu menyarankan beberapa menu, jesslyn mengangguk dan pelayan itu meminta jesslyn menunggu sebentar dan perlahan pergi untuk menyiapkan menu yang di pesan oleh jesslyn.
Sambil menunggu pesanannya jesslyn berpikir sejenak untuk mengatur rencana dibenaknya. Namun, konsentrasi jesslyn terpecah begitu ia dihampiri seorang pria dengan atribut perang atau dikenal dengan sebutan pengawal.
"Nona yang disana Putra Mahkota Gu mengundang anda untuk duduk bersamanya silahkan ikut bersamaku" ucap pengawal itu sambil menunjukkan token ksatria.
"Putra mahkota katanya? apakah bajing*n yang bernama gu itu" pikir jesslyn dibenaknya.
"Pergilah" ucap jesslyn dingin sambil melirik sinis kepada pengawal dihadapannya.
"Maaf nona anda harus menerima ajakan Putra Mahkota Gu, bila tidak" ucap pengawal dihadapannya.
"bila tidak apa, kau mencoba mengancamku?" ucap jesslyn sambil melirik pemuda dengan atribut kerajaan berjalan angkuh kearahnya.
"Menurutlah ikut bersamaku nanti aku akan memberimu hadiah" ucap Putra Mahkota Gu sambil mengulurkan tangan dibahu jesslyn yang langsung saja ditepis secara kasar oleh jesslyn.
"Jangan menyentuhku, pergi!" bentak jesslyn dingin sambil menahan amarah dibenaknya membuat mata dari seisi ruangan di lantai 3 tertuju padanya.
"Hei lihat itu lagi-lagi putra mahkota gu merayu seorang gadis".
"Ckck padahal sebentar lagi dia akan menggelar pernikahan tapi masih sempat-sempatnya merayu gadis lain".
"Hei dia ditolak!! haha".
"Rasakan itu pria hidung belang".
"Tampan tapi menjijikan".
"Tidak tahu malu".
/Cibiran semua orang yang ada disana
Putra Mahkota Gu yang mendengar itu merasa kesal dan geram dibenaknya, lalu memilih pergi dari sana dengan menahan malu bersama pengawalnya.
"Gadis sialan lihat saja nanti aku akan mendapatkanmu, lalu menikmati tubuhmu, dan menghabisimu saat itu juga." ucap Putra Mahkota Gu tersenyum licik sambil membayangkan tubuh jesslyn dengan cabul.
Bersambung~
----------Author Massage-----------
Seperti biasa jangan lupa di---
-LIKE(gratis)
-COMENT(Berikan pendapatmu)
-VOTE(harus dong)
Dukung terus karya author oke see you all~