The Devil's Queen

The Devil's Queen
Chapter 18 - Perjalanan Pulang



Matahari mulai naik jesslyn, dan leon mulai melakukan perjalanan pulang dari Hutan Keramat. Sebelum mereka meninggalkan hutan itu, tak lupa mereka membawa semua tanaman-tanaman langka, dan beberapa benih-benih obat bersama mereka.


semuanya berlalu tanpa ada masalah. Kecuali lalat-lalat yang mengganggu diperjalanan tapi semuanya dibereskan oleh leon dengan jesslyn. Hubungan mereka sendiri menjadi semakin dekat, awalnya yang hubungan mereka cuman sekedar kontrak beast, menjadi patner, dan kemudian menjadi seperti sekarang yang tampak seperti suami istri yang saling menjaga. Tapi anehnya mereka tak menyadarinya padahal sudah ada perasaan yang ganjil dihati mereka.


Perjalanan mereka berlangsung lancar sampai keluar dari Hutan Keramat, dan kawasan sekitar hutan bagian barat itu. Lalu sekarang mereka tengah melakukan perjalanan kembali menuju Kota Peiyang, Kerajaan Qi Jin.


"Oh ya leon aku lupa menanyakan ini kau bilang kau tidak bisa berubah menjadi manusia karena kekuatanmu melemah?" tanya jesslyn penasaran.


"Kupikir megitu mungkin karena kemarin saat kau pingsan aku tanpa sadar me-" ucap batin leon yang langsung berhenti.


"me apa?" tanya jesslyn.


"Itu se-semacam menolongmu?" balas batin leon.


"Benarkah?" tanya jesslyn menyelidik membuat leon terpaku malu dibenaknya.Karena yang sebenarnya terjadi adalah leon menangkapnya,membawanya, membaringkannya di dekapannya, dan memeluknya erat. Juga menghangatkan tubuhnya menggunakan auranya, dan lagi sempat tertidur sambil memeluknya.


"Begitukah maaf kalau merepotkanmu" ucap jesslyn malu.


"Tidak masalah" balas batin leon cepat.


"Jika aku mengatakan yang sebenarnya apa dia akan langsung membunuhku?" pikir leon berkeringat dingin.


Mereka pun melanjutkan perjalanannya Namun, ditengah perjalanan menuju kota yang sudah dekat jesslyn, dan leon mendapati sekelompok perampok sedang berkumpul sambil minum. Sementara jesslyn yang melihat itu tersenyum licik dibenaknya.


"Leon tunggu aku disini, aku mau menyapa mereka dulu" ucap jesslyn yang dituruti oleh leon yang tadi sempat melarangnya.


"Jangan berbuat yang aneh-aneh, kau tahu kita harus segera kembali sebelum gelap" balas batin leon.


"Aku mengerti leon, dan ini jagakan pedangku sebentar"ucap jesslyn dan pergi meninggalkan leon menuju para perampok.


"Apa lagi yang ingin dilakukan gadis ini" pikir leon bertanya-tanya.


Jesslyn secara perlahan berjalan menghampiri para perampok itu dengan sengaja.


"Om-om yang disana berikan semua persediaan kalian padaku sekarang juga" ucap jesslyn datar yang langsung saja ditertawakan oleh semua perampok yang ada disana.


"Hei hei seorang gadis kecil memerintah kita bagaimana ini?",


"Dia pikir dia siapa haha",


"Gadis cantik mari main bersama kita" ,


"Betul kita akan memperlakukanmu dengan lembut",


"Hahaha",


/Ejek semua perampok yang ada disana


Sementara jesslyn yang ditertawai tersenyum menyeringai sambil mengeluarkan pedang anginnya. Karena ia tidak mau mengotori pedang barunya yang sengaja ia titipkan tadi.


"Padahal ingin aku secara baik-baik memintanya tapi kalian yang memaksaku" ucap jesslyn menodongkan pedangnya dengan raut wajah datar.


"Dia pengguna kekuatan roh!!" teriak salah satu perampok sukses membuat gaduh parah perampok lainnya.


Didunia ini ada beberapa manusia yang dianugerahi kekuatan batin dari lahir. Mereka disebut pengguna kekuatan roh, dan jesslyn sendiri salah satu dari mereka tapi yang dimiliki jesslyn sedikit berbeda karena ia mempunyai bakat bawaan dari kehidupannya yang lalu yang membuat roh sejati tubuh jesslyn menjadi terbangun sebagai yang terkuat yaitu Feng yang berarti angin.


Lanjut...


"Serang!!" seru pemimpin kelompok perampok tersebut.


Langsung saja mereka berkumpul, dan menyerang jesslym serentak secara bersamaan, dan jesslyn dengan lihai menghindari semua serangan mereka. Seolah sedang menari membuat beberapa dari mereka terpesona akan gerakan jesslyn. Tapi jesslyn tak menyia-nyiakan itu dan langsung melancarkan serangan pedang angin yang telah berevolusi. Yaitu menggandakan pedang anginnya sebanyak 100 buah pedang, dan melayangkan semuanya bertubi-tubi menuju kawanan para perampok. Menyebabkan mereka semua terjatuh, dan mati seketika akibat serangan brutal itu serangan ini sendiri jesslyn namakan "Tusukan mawar berduri".


"Lemah sekali" gumam jesslyn.


"Mati semua? kau sadis sekali jesslyn" ucap batin leon.


"Ini bukan apa-apa nanti akan ada yang lebih parah dari ini. Tentunya belum terhitung sampai aku mendapatkan pembunuh ibuku, dan membuat keluarga kotor itu mendapat balasannya!!" ucap jesslyn dingin dengan amarah dibenaknya.


"Apapun tujuanmu itu aku akan selalu melindungimu" balas batin leon dengan diberi respon senyuman tulus oleh jesslyn.


Bersambung~


----------Author Massage-----------


Seperti biasa jangan lupa di---


-LIKE(gratis)


-COMENT(Berikan pendapatmu)


-VOTE(harus dong)


Dukung terus karya author oke see you all~