The Devil's Queen

The Devil's Queen
Chapter 28 - Salah Paham



------------------------Author Massage1-----------------------


Hi all~ auhor kembali loh mana red karpetnya!! wkwk


Alhamdulillah, kesehatan author mulai membaik.. jadi bisa up seperti biasanya!!


Oke Happy Reading!!


---------------------------‐--‐-----------------------------------‐-------------


Ruangan Jesslyn


Terlihat leon yang berjalan mondar-mandir, sambil memijit kepalanya yang sakit karena memikirkan banyak hal.


"Aku harus mencari tahu serpihan ingatan ini, tapi bagaimana dengan gadis itu?. Jesslyn dia tidak bisa kutinggal sendirian, kalaupun aku mendatanginya sekarang, yang ada aku jadi samsak tinjunya." pikir leon mendengus kesal.


"Ah tidak tahu, yang penting aku harus menemuinya sekarang juga." ucap leon menyakinkan diri.


Sementara itu jesslyn..


"Hai nona, selamat datang kembali" panggil ramah seorang pegawai wanita yang tampak tak asing bagi jesslyn.


"Ya" sahut jesslyn.


"Nona anda datang kemari ingin membeli obat lagi?" tanya pegawai wanita itu.


"Kali ini aku tak berniat membeli apapun, cuman mau melihat-lihat saja" balas jesslyn.


"Baik, kalau megitu mari saya bantu memperkenalkan beberapa tanaman obat." ucap wanita itu dengan ramah yang dianggukki oleh jesslyn.


Lalu pegawai itu memperkenalkan diri terlebih dahulu sebelum mengantar jesslyn melihat-lihat.


"Nona jesslyn mari ikuti saya sekarang" ucap pegawai wanita bernama yuna, sambil ngajak jesslyn untuk beranjak dari situ. Lalu ia mulai mengenalkan beberapa tanaman obat dan kegunaan obat tersebut.


Penjelasan demi penjelasan ia paparkan untuk jesslyn ketahui termasuk ramuan dan pil langka yang pernah hadir di dunia.


"Ramuan dan pil yang luar biasa, dan kegunaan yang sangat hebat" ucap jesslyn.


"Itu sudah pasti nona. Tapi, hal-hal ssperti itu sudah lama lenyap dari dunia ini, sampai terjadi peperangan antara iblis dan manusia menyebabkan hampir semua peninggalan leluhur kita menghilang dan sebagian wilayah kita hancur. Sampai sekarang pun jejak peninggalan leluhur belum ditemukan." ucap yuna menjelaskan.


"Ada kejadian seperti itu ya..." ucap jesslyn.


"Tentu saja! sejarah peperangan bangsa manusia dan iblis terkenal dalam sejarah sampai sekarangpun!!bahkan sejarah yang mengatakan sewaktu bangsa manusia dan iblis berperang di saat itu terjadi banyak pertumpahan darah, mayat manusia maupun iblis berserakan dimana-mana. Bahkan sejarah mengatakan raja iblis yang memimpin pada masa itu sangat kejam dan beringas!!. bangsa manusia di jadikan tumbal untuk kemendekaan mereka!" ucap yuna terhanyut dalam penjelasannya.


"Tapi untunglah bangsa iblis sudah lama lenyap semenjak lord iblis tewas. Jika tidak, aku tak bisa membayangkan kalau hidup di masa yang begitu menakutkan!!" timpal yuna lagi sambil gemetar hebat.


"ternyata kejadian seperti ini pernah terjadi" ucap jesslyn.


"Memang pernah nona, tapi itu sudah lama sekali, apakah anda tidak pernah mendengar ini sebelumnya nona?" ucap yuna membuat jesslyn tersentak.


"Ah ya, sedikit cuman tidak begitu tertarik" balas jesslyn gugup dibenaknya.


"Benar juga cerita membuat tubuh bergidik seperti ini, siapa yang mau mendengarnya. Lagian seluruh penjuru dunia pun tahu akan sejarah kelam ini. kecuali nona bukan berasal dari dunia ini baru masuk akal." ucap yuna mengangguk-anggukkan kepalanya membuat jesslyn semakin gugup dibenaknya.


"Ah ya mungkin seperti itu, dan aku sudah puas melihat-lihat jadi sudah waktunya aku kembali" ucap jesslyn.


"Baik, sampai jumpa lagi nona jesslyn hati-hati di jalan" balas yuna yang dianggukki oleh jesslyn.


Lalu, jesslyn dengan buru-buru keluar dari pavliun obat dengan perasaan gugup.


"Aku tidak tahu kalau pernah ada kejadian seperti itu, bangsa iblis..." pikir jesslyn yang tenggelam dalam pikirannya sampai tak menyadari telah menabrak seseorang.


/brukk.


/brukk.


"Aw! sial apa ini aku menabrak seseorang lagi? ah apa ini?" pikir jesslyn merem sambil menggerakkan tangannya dan meraba-raba.


"Gadis apa yang kau sentuh?" suara serak seorang pemuda membuat jesslyn tersentak dan segera membuka matanya, lalu mendapati kejadian yang ambigu dimana dia tengah menindih seorang pemuda tampan dengan posisi canggung, ditambah lagi ia barusan menyentuh dada bidang pemuda di hadapannya. Juga bisikan dari orang-orang membuat jesslyn tersadarkan.


Dengan syok jesslyn segera bangkit, dan menjauh dari pemuda itu dengan pipi yang merona merah menyala karena malu.


"Ma-maf aku tidak sengaja" ucap jesslyn sambil menahan malunya membuat pemuda yang dihadapannya mendengar itu tersenyum penuh arti dibenaknya.


"Tidak masalah kalau itu dirimu" gumam pelan pemuda tampan itu.


"H-hah!??"


"Apa maksudnya?" pikir jesslyn.


"Ah tidak! maaf aku juga salah tidak memerhatikan, apa kau tidak apa-apa?" ucap pemuda tampan itu.


"Aku tak apa, kalau membahas itu bukankah kau yang seharusnya terluka? aku menindihmu tadi" balas jesslyn dengan mata menelusuri lebam atau luka pada tubuh pemuda dihadapannya.


"Kalau megitu lihatlah sendiri" ucap pemuda tampan itu sambil mendekat kearah jesslyn dan berbisik.


"Aku tak apa bukan?" bisikan pemuda itu terdengar seksi di telinga jesslyn, sukses membuat jesslyn salah tingkah dan ingin menjauh. Namun, ia di tahan dan tidak berhasil lepas dari genggaman pemuda tampan itu. Jesslyn dengan perasaan kesal dan malu karena diperlakukan seperti itu berniat melenyapkan pemuda tampan dihadapannnya ini menggunakan jurus pamungkasnya, badai topan. Tapi niatnya terhenti begitu mendengar suara yang sangat dikenalnya.


"Lepaskan dia!!" bentak leon dengan tatapan sinis.


"Siapa kau?" tanya pemuda itu melirik sinis.


"Kau tak perlu tahu, lepaskan dia sebelum kau ku-" ucap leon sambil mengeluarkan aura mencekam.


"Haha, maaf nona aku cuman bercanda dengannu" ucap pemuda tampan itu sambil mengecup punggung tangan jesslyn, lalu melirik leon sinis, sampai akhirnya ia berjalan menjauh dan menghilang dikerumunan orang-orang.


"Leon.." panggil jesslyn lirih yang tak digubris oleh leon.


"Leon!!" bentak jesslyn kesal, karena tak mau leon salah paham tapi tetap tak digubris oleh leon.


Bersambung~



/ilustrasi Pemuda Misterius



/Ilustrasi Putra Mahkota Gu


Bersambung~


----------Author Massage-----------


Seperti biasa jangan lupa di---


-LIKE(gratis)


-COMENT(Berikan pendapatmu)


-VOTE(harus dong)


Dukung terus karya author oke see you all~