
Aku sekarang berumur 10 tahun, dan juga ketika rate up gacha kemarin, aku gagal mendapatkan apa yang ku inginkan. Yap aku menginginkan mata sad boy, sharingan.
Tapi aku mendapatkan skill, yang lumayan bagus yaitu Raikiri. Bila kalian ingat itu adalah skill milik Kakashi, dan skill itu termasuk kelas A.
Di umur 10 tahun aku membuka fitur Level, jadi status ku bisa naik walaupun gak latihan fisik, mantap kan. Dan sekarang aku tentunya sedang menaikan levelku.
“Manchester Smash!!” Aku melakukan gerakan memutar kedepan dan menghantam Kobold dengan kaki ku.
[Smash kok pake kaki?]
Sekarang aku sudah bisa mengendalikan kekuatan One For All ku, walaupun tidak stabil, tapi lumayan lah.
Melihat temannya mati, Kobold yang lain mulai mengepungku dari segala arah.
Ada sekitar 12 Kobold disana yang siap menusukkan tombak batu itu kepada ku.
"Serang yang mana dulu ya?" Aku masih bingung, sementara itu Kobold-kobold yang lain mulai mendekati ku secara perlahan.
[Serang saja pakai 100% kekuatan mu, biar wipe out, atau habisi saja satu-persatu]
“Benar juga.” Kekuatan pukulanku setara dengan All Might, jadi seharusnya tidak masalah.
Aku segera melesat kedepan.
“Smash!!”
*Duar mwk
Seperti biasa dampak yang ditimbulkan lumayan besar, setelah itu aku berbalik ke belakang dan memukul sisa-sisa Kobold itu.
[Selamat anda naik level!]
“Sistem Status.” Kata ku
[Status]
Nama:Kyle (Ayato Kyle)
Umur: 10 Tahun 2 Bulan 24 Hari
Level: 4
STR:25 VIT:43
DEF:24 MP:1300
AGI:32
Skill :
-One For All (S)
-Sage Mode Katak (S)
-Kage Bunshin (A)
-Lighning Release C - A
-Cooking (B)
-Taijutsu (B+)
-Quick Slash (C+)
-Sword Mastery (A)
1/∞
Julukan: Reinkarnator
System Point: 3295
[Inventory]
[Gacha]
[Quest]
Kalian pasti bingung kenapa skill yang asalnya kelas B bisa menjadi A, itu disebabkan penguasaan ku terhadap skill itu sudah bintang lima.
Kata sistem mana bisa ditingkatkan dengan naik level atau digunakan secara terus-menerus sampai habis, nah aku menggunakan cara kedua untuk menambah mana ku, yaitu dengan menggunakannya sampai habis.
Latihannya gampang cukup pake Kage bunshin sampai mana abis dan pingsan. Aku melakukan nya berkali-kali.
Penguasaan skill ketika sudah mencapai bintang empat akan ditampilkan + pada layar status, kecuali untuk kelas S.
Untuk One For All ku, penguasaan ku baru bintang empat efeknya, aku bisa mengendalikan kekuatan namun tidak stabil.
Misalnya, aku ingin menggunakan One For All dengan kekuatan 5% tapi karena tidak stabil, kekuatan yang ku keluarkan bisa sampai 10%, bahkan kalau aku kurang fokus, aku bisa secara tidak sengaja mengeluarkan 100% kekuatan One For All.
“Huh..... 2 jam leveling, baru naik satu level, dan kenapa status VIT ku tinggi?” Aku lumayan bingung.
[Kalau kamu hanya membunuh Goblin, Orc, atau monster kecil lainnya ya lambat naiknya lah, buru tuh Death Knight, Orc King, atau Punisher lah sekalian]
“BTW Punisher apaan?” Tanya ku
[Punisher adalah pembunuh terkuat di bangsa iblis, mereka ada 9 orang, kalau bertemu mereka kabur aja deh]
“Tadi disuruh lawan, dah lah lanjut leveling!”
Aku melanjutkan kegiatan yang berfaedah ini sampai lima jam.
“Ai-chan kita dimana?” Tanyaku kepada sistem.
[Intinya kamu sangat jauh dari rumah, 7 jam kalau jalan kaki, ngomong-ngomong sudah jam 15:58]
“Tenang saja kalau soal waktu, seka-” Omongan ku terpotong karena tiba-tiba ada seorang menebaskan pedangnya kepada ku.
Matanya memancarkan cahaya berwarna biru, membawa pedang besar, dan memiliki armor hitam legam beserta perisai sedang di tangannya.
[Master itu death knight!]
“Yosh, Ikuzo!!!” Teriak ku dengan semangat.
[Malah Ikuzo, CEPAT LARI!!]
Aku perlahan mulai menjauh dari Death Knight itu.
“Sip.” Gumam ku.
Aku mengambil ancang-ancang, dan melesat dengan cepat ke belakang Death Knight itu.
“Smash!!”
*Booom
[Mantap!! Tapi sayangnya Death Knight tidak mungkin kalah semudah itu]
“Aku tau, karena tadi aku hanya memukul perisai nya saja.” Kata ku.
[Untuk mengalahkan Death Knight kamu harus menghancurkan inti di dadanya, tapi armor itu sangat keras tapi aku yakin kamu bisa menembusnya]
“Kalau bisa kenapa tadi nyuruh lari?” Tanya ku.
[Aku tidak ingin kamu terluka, titik dua v ]
“Serah.”
Setelah itu tiba-tiba ada pedang yang di lemparkan kepada ku.
“AN****!!!”
Aku berhasil menghindari serangan itu, dan death knight itu berpindah tempat, ketempat pedangnya itu menancap.
Aku segera melesat lagi kedepan Death knight itu, dan langsung mengepalkan tangan ku.
“Detroit Smash!!!” Aku melakukan pukulan kebawah, dan death knight itu menahannya dengan pedangnya, namun pedang Death knight itu patah, sehingga pukulan ku langsung mengenai kepalanya.
Tanpa membuang kesempatan, aku langsung memukul dada death knight itu sampai hancur dengan anggota tubuh yang lainnya.
“Bukan ancaman yang serius ternyata.”
[Bukan gitu, satu Death knight memang tidak sebanding dengan mu, tapi biasanya Death knight datang bergerombol jadi-]
“Wah, aku dikepung.” Keluh ku.
---------
Bersambung
---------
Oh iya, Tulisan miring \= Ngomong dalam hati
Huh... Ane agak males nge fix nya, jadi mungkin agak aneh