Reincarnated To Another World With The Gacha System

Reincarnated To Another World With The Gacha System
Chapter 09 : Kakek Legend



Aku bangun waktu subuh, agar bisa latihan fisik ringan dulu, iya ringan kok.


[Master, Semangat Tinggal 20 Pohon lagi!!]


“Sasageyo!!” Teriak ku di tengah hutan subuh-subuh


.


.


.


“Kyle, dari kemarin kamu selalu terlihat lelah, jangan paksakan diri mu nak.” Kata Ayahku sambil memakan sarapannya.


“Apalagi, kemarin waktu pulang, kamu terlihat agak aneh.” Kata Ibuku juga.


“Aku sehat, tidak apa-apa kok oh iya, setelah ini aku pergi sebentar.” Kata Ku.


“Aku ingat kamu mengatakan itu kemarin pagi lalu pulang sore-sore, mau kemana?” Tanya Ayah ku


“Mau latihan, kemarin aku cuma berburu monster, makanya waktu pulang aku agak kotor.” Jawabku.


“Meskipun kamu kuat, tapi hati-hati kemarin ayah dengar ada kelompok Death knight berkeliaran di utara.” Kata Ayah ku.


“Death Knight nya dah terbang kok, tenang saja.” Kata ku dalam hati.


Sementara aku memangguk pada ayah ku, ibuku menatapku dengan aneh.


“Ngomong-ngomong sudah besar nanti kamu ingin jadi apa Kyle?” Tanya ibu.


“Entahlah, mungkin aku ingin berpetualang, dan menjadi pemburu monster.” Jawab ku.


“Eh....” Keduanya terdiam dengan jawabanku.


[Master, umumnya anak-anak di dunia ini ingin menjadi ksatria, atau pahlawan, jarang ada yang ingin berpetualang di dunia ini, apalagi melakukan pekerjaan berbahaya seperti memburu monster]


“Jadi jawaban ku tidak normal ya?” Pikir Ku


[80% tidak normal]


“Karena jarang ada yang ingin menjadi Pemburu Monster, jadi jumlah para pemburu sedikit dong?” Tanya ku pada sistem.


(Tulisan yang miring itu, tandanya ia bicara dalam hati, sekedar info)


[Nggak juga, justru para Pemburu Monster itu jumlahnya lumayan banyak, dikarenakan agak sulit masuk Akademi Ksatria, jadi orang yang gagal ujian masuk biasanya menjadi pemburu monster]


"Oh gitu."


.


.


.


Aku sudah selesai dengan sarapan ku dan sudah berada di gerbang Utara. Aku mengambil ancang-ancang, dan berlari.


“Yosh, lompat!” Kata ku.


Aku melompat menggunakan 25% kekuatan asliku, yah itu setara lompatan All Might sih. Jadi harus nya tidak akan menyakiti tubuhku.


*Booom


Aku melesat menjauh dari desa itu dengan sangat cepat, beberapa saat kemudian aku memusatkan One For All ku di daerah kaki, dan melakukan pendaratan dengan sempurna.


Lalu aku mengulangi hal yang sama, dan sampailah aku di hutan gundul kemarin. Disana aku melihat kakak penyembuh yang sedang berdiri kepanasan karena aku agak lama datangnya.


“Maaf lama.” Kata ku.


“Hah.... Kukira kamu tidak akan datang, ayo." Ajaknya.


“Oke.”


.


.


.


Aku sampai di sebuah tempat yang disana ada 5 rumah kecil, dan aku melihat seorang kakek-kakek yang tengah mengajarkan skill pedang.


“Aku telah membawanya Guru!” Kata Kakak Penyembuh.


“Halo kek, aku Kyle.” Kata ku


“Haha, kamu memang agak kuat, nama ku Louise, Rekan pahlawan ke 4, aku bisa hidup lama karena suatu ramuan.” Kata kakek itu.


“Pahlawan ke 4 ya? Kira-kira berapa tahun tuh kek?” Tanya ku.


“989 tahun, umur ku hanya tinggal 3 bulan lagi, ngomong-ngomong ikut aku, sementara yang lainnya tunggu di luar.” Kakek itu mengajakku ke dalam rumahnya.


“Jadi nak, kamu orang yang bereinkarnasi ya?” Kata Kakek itu.


[Nani!?]


“Kenapa bisa tau?” Kata Ku.


“Kekuatan mu itu, tidak ada di dunia ini, 989 tahun aku hidup belum pernah liat kekuatan atau skill seperti itu, juga kamu mirip dengan nya.” Kata Kakek itu.


“Dengannya?” aku kebingungan dengan apa yang di katakan kakek itu.


“Hoho, itu rahasia, juga tujuanku membawa mu kemari untuk memberikan mu ini, dan skill ku yang dipercayakan oleh pahlawan ke 4.” Kata Kakek itu.


Dia memberikan ku sebuah kotak, tidak itu pedang yang luar nya full berwarna hitam.


“Ngomong-ngomong pedang apa ini?” Tanyaku.


“Pedang itu disebut Black Reaper, tidak sembarang orang bisa menggunakannya, bahkan aku saja tidak bisa menggunakan pedang itu.” Kata nya.


Aku mencoba menyentuh pedang itu, dan energi sihir didalam tubuh ku bereaksi.


“A-apa ini!?” Aku agak kaget.


             [Memindai 1~100% selesai]


                  Black Reaper Sword


Tingkat: ???


Pedang Yang di wariskan sejak jaman pahlawan ke 2, pedang ini sangat kuat, kekuatan penuhnya bahkan bisa membelah bintang.


Skill:


-One Scratch(Pasif On)


-Auto Repair(Pasif)


-Divine Slash(Aktif)


Pemilik Sebelumnya : Reiji Ichiro, Fadli Firmansyah.


Pemilik Sekarang: Ayato Kyle.


[M-m-master SELAMAT!!!!]


Sistem berteriak sangat keras, sehingga aku agak kaget. Aku berusaha mengabaikannya dan mencoba melepaskan pedang itu dari sarungnya. Aku mencabutnya secara perlahan-lahan. Bilah pedang itu tidak berwarna hitam, tetapi putih mengkilat, bahkan aku bisa ngaca.


“Sudah kuduga, yah... Aku sudah tau dari awal, kalau kamu akan datang ke dunia ini.” Kata kakek itu.


“Jangan-jangan!?” Aku tiba-tiba terpikirkan sesuatu.


“Benar, ayo main batu gunting kertas.” Kata Kakek itu.


“Mana mungkin bisa menang kan...” Kata ku.


Bagi yang nggak ngerti, kakek itu bisa melihat masa depan.


“Haha, sekarang kemari, aku ingin memberikan beberapa skill padamu.” Kata Kakek itu.


Aku menghampiri kakek itu, dan kakek itu memegang kepala ku.


“Skill Transfer, Clairvoyance, Shadow Movement, Wind Step, Perfect Dodge, Strengthening, Alchemist.”


Kepalaku terasa meledak dan aku jatuh pingsan.


------------------


Bersambung


------------------