Reincarnated To Another World With The Gacha System

Reincarnated To Another World With The Gacha System
Chapter 13 : Klan Rubah



Author POV


------------


Kyle mendarat di tempat yang tidak dia ketahui, ia mulai merasakan hawa keberadaan seseorang di sekitarnya, ia belum menonaktifkan senjutsunya jadi dia bisa merasakan niat buruk.


Tiba-tiba ada sesosok makhluk yang menyerang Kyle.


Kyle berhasil menghindari serangannya, dan dia berencana menyerang balik, namun yang menyerang dia tidak hanya satu orang saja.


"5 orang ya? Sial sekali." Pikir Kyle


Kyle mengamati wujud orang yang menyerangnya, dan dia melihat telinga rubah. Kelima manusia rubah itu mengelilingi Kyle.


“Manusia sialan! Beraninya menghancurkan gerbang yang sudah ku perbaiki!!” Semua manusia rubah di sana menyerang Kyle.


Namun Kyle tidak tinggal diam, dia mengepalkan tangannya dan bersiap membuka jalan untuk kabur.


“Texas Smash!!” Teriak Kyle.


Pukulan itu menghempaskan salah satu rubah yang ada di depan Kyle, pada saat ia ingin melesat untuk kabur, Kyle merasakan ada bahaya yang mendekat, gak pake lama ia langsung menggunakan Clairvoyance dan memperkirakan apa yang akan terjadi kedepannya.


"Sial!!" Kyle berteriak di dalam hatinya.


Ia segera memusatkan kekuatan one for all di tangan kirinya, lalu berbalik kebelakang.


“Detroit Smash!!” Ia menahan serangan seorang manusia rubah yang tiba-tiba melesat dari kejauhan.


“Argh!! Sial!!” Kekuatan pukulan Kyle tidak cukup kuat untuk menahan pukulan manusia rubah itu.


Hasilnya, ia terpental kebelakang dan tangan kirinya hancur.


(Bukan putus tapi hancur, tulang-tulang nya remuk)


"Sistem Help!!" Kyle menyuruh sistem untuk segera memulihkan dirinya.


[Sistem Error.]


Setelah itu Kyle pasrah dengan apa yang akan terjadi kepada dirinya. Dia memejamkan matanya dan berharap, gacha nya tidak ampas.


“Hei, harus kita apakan bocah ini?” Kata Manusia rubah 1


“Hmm..... Dia terlihat familiar....” Kata Seseorang yang tiba-tiba muncul disana.


“Ah... Hormat kepada ketua.” Kata semua manusia rubah yang ada disana.


“Ngomong-ngomong, apakah ketua pernah melihat anak ini?” Tanya Salah satu manusia rubah.


“Belum, tapi dia mirip seperti Pahlawan ke-3, meski aku belum pernah bertemu langsung dengannya.” Kata Seseorang yang di panggil ketua.


Kyle POV


-----------


Aku mendengar beberapa orang sedang berbicara di sekitar ku, namun aku mengabaikan mereka dan tetap menutup mata, sambil menahan sakit.


"Andai aku bisa pake pedang Black Reaper ku, rata sudah kalian semua." Pikir ku.


Tiba-tiba seseorang yang di panggil ketua itu, menepuk-nepuk pipi ku.


“Hey, kamu gak pingsan kan? Bangun.” Kata Ketua itu.


“Eh, iya.” Aku membuka mataku, dan melihat manusia setengah rubah, jumlah mereka bertambah menjadi 13 orang.


Aku pun menuruti perkataan ketua itu, dan melihat sekeliling ku. Disana hanya ada manusia rubah betina saja, dan mereka menatapku dengan tatapan yang menyakitkan.


“Jadi berapa umur mu?” Tanya ketua itu.


“13 tahun.” Jawab ku.


“Hmm.... anak-anak rupanya jadi, kenapa kamu bisa ada disini?” Ketua itu bertanya kembali.


“Aku memburu Chimera dan nyasar kesini, lihat disana ada mayatnya kan?” Jawab ku.


“Hmm... Untuk sementara ikut aku.” Kata Ketua itu.


Aku mengikuti ketua itu, dan ia membawaku ke sebuah tempat yang mirip seperti rumah orang-orang Jepang jaman dulu. Sekarang masih musim dingin sih, meski saljunya sedikit Yah.... Sekarang tanggal 21 Februari sih.


(Sebelumya author lupa jelasin)


Ngomong-ngomong, nama hari, dan bulan sama dengan di bumi.


“Jadi apakah kamu reinkarnasi dari pahlawan ke-3?” Tanya ketua itu.


“Bukan, ngomong-ngomong umur mu berapa sih kok bisa tahu wajah pahlawan ke-3?” Tanya ku.


Wanita yang dipanggil ketua itu terlihat kesal, tapi dia menjawab ku, “Umurku 1189 tahun, aku menerima ingatan dari pemimpin ras sebelumnya jadi aku tau persis bentuk wajah si pahlawan itu, ngomong-ngomong tidak sopan menanyakan tentang umur pada seorang wanita.” Jawab ketua itu.


“Oh... maaf, Jadi yang menghancurkan lengan ku itu anak mu ya?” Kata ku.


“Bukan, itu calon pemimpin selanjutnya, ngomong-ngomong sini biar ku sembuhkan tangan mu.” Kata Ketua itu.


Aku pun mendekati ketua itu, lalu tangan ketua itu menyentuh ku, “Divine Cure.” kata ketua itu.


Lingkaran sihir emas muncul di tangannya, lalu dengan sekejap tangan ku sembuh total.


“Wah... Hebat.” Kata ku.


“Hebat kan, ngomong-ngomong kita belum memperkenalkan diri, namaku Fujiwara Yukio.” Kata ketua itu.


“Namaku Kyle, Nek.” Kata ku.


“Aku masih terlihat muda kan? Jangan memanggilku nenek!” Kata Fujiwara.


“Umur mu lebih tua dari ibunya nenekku tau, jadi aku agak aneh kalau memanggil mu kakak.” Kata ku


“Panggil saja kakak atau apapun itu, asal jangan nenek!” Fujiwara terlihat kesal.


“Ngomong-ngomong, aku sudah boleh pulang?” Kata Ku.


“Hmm.... Bertarunglah dengan ku, kalau kamu bisa memukul ku, akan ku berikan sebagian kekuatan ku.” Kata Fujiwara.


“Menahan pukulan penerus mu saja aku sudah kewalahan, bagaimana kalau aku melawan mu?” Kata ku.


“Kamu hanya perlu menyentuh ku, kalau masih menolak aku akan memaksa mu.” Kata Fujiwara.


“Iya-iya.” Kata ku dengan nada kesal.


"Sistem, cepatlah kembali." Pikir ku.


---------


Bersambung


---------