Reincarnated To Another World With The Gacha System

Reincarnated To Another World With The Gacha System
Chapter 38 : Sekedar Gelud Biasa



Author POV/ 3rd Person Perspective


(Kali-kali)


___________________________________________


"Huh.... Diluar ada apa sih?" Charlotte bertanya kepada Rin.


"Nggak tau, kita kan baru bangun tadi." Jawab Rin.


"Masih pagi lho......" Setelah mengatakan itu, Charlotte berdiri dan keluar dari ruangannya.


Sementara itu diluar....


*Booom.....!


*Booom.....!


"Dia sudah agak berkembang..." Pikir Fujiwara.


"Kyle, entah mengapa aku merasa kalau kamu seperti menahan diri ketika memukul ku? Apa aku salah?" Fujiwara terlihat kebingungan.


Ngomong-ngomong mereka bertarung di tempat yang agak jauh dari tempat pemukiman Klan Rubah. Saking kerasnya Fujiwara dan Kyle beradu pukulan, suaranya sampai terdengar ke pemukiman Klan Rubah.


"Ya.... Gimana ya? Aku menggunakan sekitar 50 sampai 70% kekuatan One For All, karena Fujiwara juga tidak dalam mode ekor 9 nya." Pikir Kyle.


"Kamu nggak salah kok, kita berhenti sebentar." Kata Kyle.


Mereka berdua berhenti adu pukul.


"Kenapa kamu tidak mengeluarkan 100 persen kekuatan mu? Kebiasaan dah." Kata Fujiwara.


"Mungkin itu kebiasaan buruk ku.... Tapi ya.... Kalau kamu mau coba boleh-boleh saja." Kata Kyle.


"Baiklah, serang aku dengan kekuatan penuh mu, oh iya jangan Pake sihir serangan, ngebuff aja deh." Kata Fujiwara.


Disekitar Fujiwara terlihat ada aura biru menyebar keseluruh tubuhnya. Dia telah menggunakan skill penguatan fisiknya (Strengthening).


Sementara itu Kyle bersiap menggunakan OFA nya dengan kekuatan penuh, dia memusatkan OFA nya di kaki kiri dan tangan kanan.


"Aku datang!" Teriak Kyle.


Sekejap dia menghilang dari tempatnya berpijak dan dengan kecepatan tinggi dia melesat langsung kedepan lalu menghantam Fujiwara dengan Detroit Smash.


Fujiwara tidak sempat bereaksi sehingga dia terkena langsung serangannya Kyle.


Itu menyebabkan dia terpental, dan beberapa terluka lumayan parah.


.


.


.


Disaat yang sama ketika Charlotte, Rin, dan Haruka akan pergi kesumber suara keras yang ditimbulkan oleh Kyle.


"Wah hebat Tuan Putri hebat, bisa terbang sambil membawa kita berdua." Kata Rin.


"Sudah kubilang jangan panggil aku Tuan Putri ketika di luar istana." Setelah Charlotte berbicara begitu tiba-tiba tiupan angin berhembus kencang sehingga dia agak oleng.


Dari langit dia melihat tanah seperti meledak, dan ambles. Saking kerasnya ledakan yang dihasilkan pohon-pohon disekiar sumber ledakan itu terbang terbawa gelombang kejut.


Setelah melihat hal tadi Charlotte langsung mempercepat kecepatan terbangnya.


_____


Kembali ke Kyle.


Secara spontan Kyle langsung menolong Fujiwara.


"Kayaknya emang berlebihan deh." Pikir Kyle.


"Aku meremehkan kekuatan mu Kyle, hahaha.... Aku tidak sempat bereaks- Uhuk-uhuk..." Fujiwara terluka sangat parah.


"Maaf-maaf!!! Divine Cure!" Kyle jelas langsung menyembuhkan luka-lukanya.


"Tidak apa-apa kok, lagian aku sendiri yang terlalu meremehkan mu." Kata Fujiwara.


"Tapi tetap saja.... Tangan ku masih bergetar tau! Aku khawatir banget, aku..." Kata Kyle dengan wajah yang sedikit meneteskan air mata.


Fujiwara memeluk Kyle.


"Aku tidak akan meninggalkanmu itulah janjiku, oleh karena itu kamu juga jangan meninggalkan ku..." Bisik Fujiwara.


"Aku juga tidak akan meninggalkanmu, namun aku perlu menjadi kuat untuk bisa terus berada di samping mu... Dengan kekuatan ku yang sekarang kita tidak bisa bertahan apabila terjadi perang besar lagi." Kata Kyle.


"Kamu benar, jujur aku takut ketika mendengar kamu ingin pergi ke dungeon tingkat tinggi." Kata Fujiwara.


"Aku paham, tapi untuk sekarang itulah cara tercepat untuk menaikan level ku, aku paham resikonya, namun kamu harus percaya kepada kekuatan ku, kamu tau.... Sebenarnya aku masih memiliki rahasia yang bahkan orang tua ku sendiri tidak mengetahui hal ini." Kata ku.


"Ap-" Perkataan Fujiwara terpotong.


"Ketua!!!" Haruka dan yang lainnya datang.


"Haruka? Kenapa kamu bisa tau kita ada disini?" Tanya Fujiwara.


"Kalian berdua.... Abis latihan?" Tanya Haruka.


"Iya, suaranya berisik ya?" Tanya Kyle.


"Jelas, kita semua terbangun karena mendengar dentuman keras." Kata Charlotte.


"Hmm.... Apa kita agak berlebihan?" Tanya Kyle kepada Fujiwara.


"Entahlah, daripada berlebihan, aku merasa kalau kita terlalu dekat dengan rumah ku deh." Kata Fujiwara.


"Entar, dampak latihan kalian merusak lingkungan lho." Kata Charlotte.


"Maaf, nanti ku perbaiki." Kyle bisa menumbuhkan pohon dan tanaman dengan Wood Release (Mokuton)


"Ngomong-ngomong, ini sih.... KDRT." Kata Charlotte.


"Bapak kau raja!" Kata Kyle.


"Emang, hehehe...." Dia tertawa kecil.


"Ngomong-ngomong Kyle" Sambung Charlotte.


"Apa?" Kata Kyle.


"Aku mau mencoba bertarung dengan mu." Kata Charlotte.


"Wih, Kang Magic nantang Aing, Kuy lah." Kata Kyle.


"Nanti malam ku ceritakan." Kata Kyle.


Charlotte menjauh dengan cepat menggunakan Sihir Anginnya. Jarak antara Kyle dan Charlotte sekitar 300 Meter.


"Fujiwara, dan yang lainnya nonton saja dulu." Kata Kyle.


"Iya. Rin, Haruka ayo menjauh." Kata Fujiwara.


"Aku tidak membawa katana ku, tapi ya sudahlah, aku akan menggunakan GoB dan Rinnegan saja." Pikir Kyle.


"Siap!!!" Teriak Charlotte.


Kyle bersiap menyerap sihir yang Charlotte lontarkan.


"Siap!!!" Setelah Kyle mengatakan itu, tiba-tiba 5 tembakan mana langsung melesat ke arah Kyle.


"Wanjeng." Kyle menyerap Tembakan Mana yang mengarah kepadanya.


Setelah itu tanah bergetar dan munculah, dua Golem berarmor yang terbuat dari tanah. Tanah yang sudah menjadi Golem terlihat agak padat.


Kyle menggunakan Gate of Babylon nya dan menembakan 10 pedang dan tombak kepada kedua Golem yang Charlotte buat.


*Booom.....!!


"Aliran mana pada kedua Golem lenyap, sip dah hancur." Pikir Kyle.


Dari kepulan asap bekas ledakan dari senjata yang ada di Gate Of Babylon, tiba-tiba ada tembakan laser berwarna merah gelap keluar dari kepulan asap tadi.


Karena Sharingan, Kyle sudah tau kalau akan ada serangan dari Charlotte, jadi Kyle langsung sigap menyerap sihir yang dilontarkannya.


"Anjer sihir apaan tuh?" Pikir Kyle.


Kyle bingung, karena sihir yang dipakai Charlotte benar-benar belum pernah dia lihat.


"Hmm.... Aku bisa menggunakan Amenotejikara untuk mendekati Si Hozuki, pertama-tama aku harus bertukar tempat dengan Senjata yang ditembakkan oleh GoB, dan menghantamnya dengan OFA." Pikir Kyle.


Kyle menembakan Dua buah pedang ke arah Charlotte, lalu mengepalkan tangannya dan bersiap bertukar tempat dengan Senjata yang dilontarkannya.


"Sekarang!" Kyle tiba-tiba berada di depan Charlotte, bersamaan dengan Charlotte yang bersiap menembakan sihirnya.


"Aku tidak bisa menghindarinya, jarak ku dengan Hozuki, hanya 3 meter." Pikir Kyle.


"Sial aku lupa kalau dia punya Rinnegan, tapi dengan jarak segini...." Pikir Charlotte.


Charlotte menembakan sihir apinya, dan Kyle menyerap sihir itu dengan Rinnegan.


"Untung gak jadi pake OFA." Pikir Kyle.


Setelah sihir api Charlotte diserap habis, Kyle segera mendekati Charlotte dan bersiap memukulnya dengan One For All.


Kekuatan yang Kyle gunakan sekitar 40 persen.


"Hozuki kampret, sihir apa lagi ini!!!" Pukulan Kyle tertahan oleh dinding mana berbentuk Kristal.


"Fufufu.... Aku akan serius lho." Kata Charlotte dengan wajah puasnya.


Charlotte tiba-tiba mengeluarkan aura biru, dan menghilang dengan bersamaan dengan dinding kristalnya.


"Dinding tadi memiliki efek yang sama seperti sisik naga hitam, serangan pukulan ku menjadi kurang berguna ya...?" Pikir Kyle.


[Butuh bantuan?] Ai-chan tiba-tiba berbicara di pikiran Kyle.


"Nggak." Kata Kyle.


"Hei, Kyle aku disini lho!!!" Charlotte terbang di langit dan telah menyiapkan sihir yang sepertinya sekarang dia menggunakan elemen cahaya.


"Light Release : Great Spear Drop!!" Charlotte menggunakan sihir nya.


Dia menjatuhkan tombak besar dari langit, dan tombak itu mengarah kepada ku.


"Kalau begitu!!" Kyle berniat menembakan Senjata yang ada di Gate of Babylon secara beruntun.


[Kyle, sihir itu termasuk sihir kelas S, untuk bisa menghancurkannya kamu harus memasukan lebih banyak Mana ke senjata yang kamu lemparkan.] Kali ini Alice yang berbicara.


"Eh..." Kyle terlihat agak kesal.


[Hehe, tugas sistem itu membantumu dalam kondisi apapun tau, makannya udah cepat masukan Mana agak banyak ke setiap senjata yang kamu lontarkan.] Alice tertawa kecil.


Kyle mencoba apa yang sistem katakan dan benar saja. Senjata-senjata yang dia tembakan menjadi lebih bercahaya dan bisa melubangi tombak besar itu.


"Wanjeng mepet." Tinggal sisa beberapa saat lagi sebelum tombak itu mengenai Kyle.


"Woah, sial!!!" Beberapa senjata yang ku lemparkan mengenai Charlotte, lebih tepatnya membuat Dinding Kristal Charlotte retak.


Mengetahui kalau dinding kristalnya tidak akan bertahan lama, Charlotte segera terbang menjauh sambil menembakan Mana nya untuk menghalau serangan GoB Kyle.


"ADUUUH!!! Kapan berhentinya sih!!" Charlotte kesal karena dia terus menerus diserang oleh Kyle.


Untuk menghambat gerakan Charlotte, Kyle akhirnya menggunakan Enkidu.


(Kalian tau itu loh, rantai yang dipake Gilgamesh buat mengikat Heracles.)


Setelah sekitar 5 menit, kaki Charlotte terkena rantai itu dan Kyle menarik Charlotte kedarat, setelah itu Rantai-rantai yang lain segera mengikat Charlotte.


"Charlotte, do you ready to lose." Kata Kyle.


"Udah lose woi, lepasin gua." Kata Charlotte.


Rantai-rantai yang mengikat Hozuki berubah menjadi butiran cahaya dan menghilang.


"Huh..... Rinnegan mu sangat merepotkan, kalo nggak ada mata itu, Inferno Laser ku bisa langsung melubangi tubuhmu." Kata Charlotte.


"Inferno Laser?" Kyle bingung.


"Itu sihir yang berwarna merah gelap tadi." Kata Charlotte.


"Ouh, kalau begitu yok pulang." Kata Kyle.


"Ayo." Kata Charlotte.


Setelah itu mereka semua kembali ke Pemukiman Klan Rubah.


________


updatenya agak lama karena author sakit. dan waktu udh sembuh malah lupa update.


 


Bersambung