
Sore harinya Elisa baru saja selesai mandi, ketika melihat Alex yang hanya mengenakan celana boxernya, sedang menatap serius ke arah luar jendela, dengan kedua telapak tangan menempel pada kaca jendela itu.
Terlihat dari pandangan Elisa ternyata bukan hanya tangan, dada dan perut Alex saja yang berotot. Punggung Alex juga berotot, apalagi saat posisi seperti itu, otot-ototnya terlihat lebih menonjol lagi.
‘Wow bahkan pahanya juga berotot’ gumam Elisa dalam hati, lalu dia menggelengkan kepalanya untuk menjernihkan lagi pikiran kotor yang ada di benaknya.
Elisa bergegas menghampiri Alex, dan berdiri tepat di samping sang suami. Ternyata Alex sedari tadi sedang memperhatikan sang putra yaitu Leo.
Anak itu nampak antusias saat memutari tanaman setinggi dirinya, lalu tertawa kencang khas anak-anak saat Anggita pura-pura mengagetkannya. Anggita dan leo saling tertawa dan mengejar sambil memposisikan tangannya seperti harimau yang siap menerkam Leo.
Sang granny yaitu mommy Alia juga ikut tertawa riang melihat tingkah cucunya dan anak bungsunya itu. Alex merangkul bahu sang istri Elisa dan menariknya mendekat hingga badan mereka saling bersentuhan.
“Sudah lama aku tidak melihat mommy sangat senang seperti itu, sayang. Terlihat dia sangat mencintai, menyayangi cucunya. Bahkan Anggita begitu menyayangi keponakannya itu bahkan Leo juga langsung bisa akrab dengan Anggita.” Ucap Alex
“Ya aku juga sangat senang melihat Leo begitu bahagia.” Ucap Elisa sambil tersenyum
Elisa mengingat Alex saat tadi di cium oleh wanita yang sangat membuat Elisa kesal. Elisa merasakan tikaman kecemburuan itu. Rasanya sangat menyesakkan dadanya hingga ingin rasanya dia lari dan berteriak sekencang-kencangnya. Alex merasakan Elisa sedikit memberengut, lalu dia menatap wajah cantik istrinya.
“Kamu kenapa sayang? Kenapa tiba-tiba cemberut begitu?” tanya Alex sambil menatap wajah Elisa
“Hmmm entah kenapa aku merasa sakit sekali saat mengingat kejadian tadi. Aku sungguh merasa sangat sesak melihat kamu dicium oleh wanita lain. Aku sungguh tidak rela dan aku sangat kesal kepadamu juga karena kamu diam saja saat wanita itu mencium pipi kamu. Hiks...” ucap Elisa dengan derai air mata membasahi wajah cantiknya.
“Sayang sungguh maafkan aku, sungguh aku tidak bermaksud membuat kamu cemburu dan kamu jadi sedih seperti ini. aku sudah memberinya pelajaran dan mommy bahkan Anggita juga sudah menghajarnya. Mulai sekarang dia tidak akan mengganggu kita lagi. Aku sangat mencintaimu, jangan menangis lagi yaaa” ucap Alex sambil memberikan kecupan manis pada kening Elisa dan mengusap air mata Elisa yang membasahi wajah cantik istrinya.
“Entah kenapa aku akhir-akhir ini sangat sensitif aku jadi sangat cengeng sekali.” Ucap Elisa
“Tidak apa, aku suka kamu apa adanya. Oh ya apa saat ini adiknya Leo sudah tumbuh?” tanya Alex dengan antusias
Elisa terdiam sesaat, dia mengingat-ngingat kapan dia kedatangan tamu bulannya. Hingga akhirnya dia tersentak dia baru mengingat kalau dia belum datang bulan.
“Apa mungkin lex? Aku belum datang bulan?” tanya Elisa
“Bisa jadi adiknya Leo, saat ini sudah tumbuh dalam rahimmu sayang. Lebih baik kita ke dokter saja ya” ucap Alex dengan antusias
“Apa kamu senang, kalau aku benar-benar hamil lagi?” tanya Elisa
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja aku sangat menantikan kehadiran anak kedua aku. Saat hamil Leo aku tidak ada di samping kamu, jadi aku ingin ada selalu disampingmu saat kamu hamil. Aku menantikan hal itu, sayang.” Jawab Alex dengan lembut sambil mengusap perut Elisa
“Sayang serius?”tanya Alex dengan antusias sedangkan Elisa semakin memeluk Erat tubuh Alex dan dia menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan sang suami.
“Terimakasih sudah membalas rasaku, aku berjanji akan selalu menyayangi kamu dan anak-anak kita kelak. Kamu adalah jiwaku i love you Elisa Aeri Sabrina Isakh.” Ucap Alex dan memberikan kecupan pada kepala sang istri.
“Hmmm aku juga menyayangimu. Tolong jangan buat aku kecewa, karena kalau kamu membuat aku kecewa aku tidak akan pernah mau memaafkan dirimu, dan aku akan pergi jauh darimu bersama anak-anak akan aku bawa.” Ucap Elisa
“Hahahaha baik sayang, sungguh aku saat ini sangat bahagia. Terimakasih sayang, nanti malam kita ke dokter atau dokternya suruh datang kemari saja?” tanya Alex
“Hmmm mending aku tes dulu menggunakan alat pengetes, suruh asisten kamu untuk membelikannya. Takutnya tidak sesuai harapan kita, kalau sudah terbukti baru kita ke dokter yaa” jawab Elisa
“Baiklah kalau begitu, aku akan menyuruh asisten Jo untuk membelikannya. Kamu istirahat saja aku akan keluar dulu.” Ucap Alex
“Tidak aku ikut, pokoknya kamu jangan jauh-jauh dariku. Lagian aku bosen di kamar terus, aku ingin melihat Leo.” Ucap Elisa dengan manja
“Tentu sayang, ayo kita temui anak tampan kita.” Ucap Alex dan merangkul pinggang Elisa dan melangkahkan kakinya keluar dari kamar menuju taman tempan Leo saat ini sedang bermain dengan Anggita dan granny nya.
.
.
.
...****************...
Bersambung ....
TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊
JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏
JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐