My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 66



Alex melihat orang tersebut sudah pergi bersama dengan asistennya Jo, kemudian dia menghela nafas kesal. Alex melihat ke arah sang istri yaitu Elisa yang sedang menatap kosong ke arahnya.


“Sayang, kamu kenapa?” tanya Alex dengan suara lembut sambil mengelus tangan Elisa yang berada di atas meja.


Sikap Alex sangat berbeda saat tadi dan saat bersama dengan Elisa, Alex akan selalu bersikap lembut.


“Tidak, tidak apa-apa” jawab Elisa sambil menggelengkan kepalanya.


“Ya sudah lanjut makannya, nanti keburu dingin jadi tidak enak untuk di makan lagi.” Ucap Alex


“Lex, apa ini sering terjadi?” tanya Elisa


“Apa ?” tanya Alex sambil menatap wajah cantik sang istri


“Ya seperti tadi, ada seseorang yang menghampiri dan meminta perhatianmu?” tanya Elisa membalas tatapan sang suami.


“Ya, hampir setiap saat. Dan aku paling tidak suka kalau saat ada yang mengganggu saat waktu privasi aku. Seperti pria sialan tadi yang sudah mengganggu waktu makan siang tadi, sayang.” Jawab Alex


“Seharusnya kamu mendengarkannya terlebih dahulu apa yang ingin dibicarakan oleh pria tadi. Bisa saja dia salah satu klien kamu.” Ucap Elisa


“Tidak sayang, kalau pria tadi adalah satu klien aku, pasti akan semua sikap aku. Karena semua klien aku tahu kalau aku paling tidak suka saat privasi aku terganggu. Apalagi waktu saat aku bersama dengan istri tercantik aku ini dan saat aku bersama keluargaku, aku sangat tidak suka ada yang mengganggu waktu kebersamaan kita.” Ucap Alex lalu menatap lembut sang istri dan tersenyum.


Elisa tersentuh akan ucapan sang suaminya, membuat wajah cantiknya bersemu merah. Suaminya itu memang sangat ahli dalam hal merayu wanita. Pasti sangat banyak yang mendambakan suaminya itu.


Elisa akan berusaha untuk menjaga Alex, karena apa yang sudah menjadi hak dan miliknya tidak boleh ada yang mengambil darinya.


Kenapa wajah kamu tiba-tiba memerah seperti itu? Apa yang sedang dalam pikiranmu saat ini, sayang?” tanya Alex dengan senyum yang terlihat sangat memikat.


Sebelum menjawab pertanyaan dari Alex datang pelayan membawa menu makanan ikan haring yang diinginkan Elisa. Membuat Elisa tidak perlu menjawab pertanyaan dari sang suaminya itu. Ikan haring atau hollandse niewe ini di sajikan mentah dengan taburan bawang bombay yang di cincang kasar dan acar timun. Ikan ini menjadi makanan sehari-hari warga Belanda, terutama yang tinggal dekat pantai.


“Woww akhirnya datang juga!” ucap Elisa dengan sumringah dan tanpa banyak bicara lagi dia langsung menggeser menu yang tadi dia makan sebelumnya, dan dia langsung menyantap menu ikan haring tersebut.


“Sayang, pelan-pelan. Apa kamu sangat menyukainya ?” tanya Alex


Elisa hanya menjawab pertanyaan Alex dengan anggukan kepala saja, karena mulutnya dipenuhi dengan ikan itu.


“Lek apa kamu tidak menyukai makanan ini?” tanya Elisa


“Aku tidak terlalu suka sayang, karena rasanya terlalu amis.” Jawab Alex


“Sebenarnya bawang bombay dan acar timun ini untuk menyamarkan rasa amisnya. Ayo coba sedikit saja!” ucap Elisa


“Ohh tidak terimakasih sayang” ucap Alex sambil menggelengkan kepalanya.


“Ck... kamu payah !” cbir Elisa sambil memakan kembali menu makanan yang ada di depannya itu.


“Apa kamu bilang? Aku payah?” tanya Alex


“ Iya kamu payah, dan ahhh berarti kamu tidak akan mencium aku Lex, saat ini kan aku bau amis ikan haring” ucap Elisa dengan riang


“hahahaha coba cium aku sekarang kalau kamu berani.” Tantang Elisa sambil mencondongkan  sedikit wajahnya ke depan.


“ Waahh dengan senang hati, sayangku” ucap Alex menjawab tantangan Elisa.


“Tunggu” ucap Elisa saat wajah Alex sudah mendekati wajahnya.


Sambil tersenyum licik, Elisa memasukan setengah potong ikan haring ke mulutnya, lalu mengunyahnya pelan sebelum kembali mendekati wajah tampan sang suami.


“Bagaimana? Apa masih mau mencium aku?” tanya Elisa


“Aku harap kamu tidak akan menyesali tantangan yang kamu berikan padaku, sayang.” Ucap Alex sebelum tangan kanannya menahan belakang kepala Elisa, dan langsung menciumnya. Tanpa memperdulikan orang-orang di sekitar yang melihat ke arah mereka berdua.


Elisa memekik kaget saat lidah Alex menjelajahi langit-langit mulutnya, mengisi mulutnya, menghujam, menuntut dan membuat Elisa sangat terkejut, membuat gelenyar-gelenyar halus ke seluruh tubuh Elisa, hingga Elisa menyelipkan jarinya di rambut Alex dan dia langsung membalas ciuman tersebut.


Alex melepas ciuman tersebut lalu dia mengusap bibir elisa yang basar, dengan menggunakan ibu jarinya mengelap bibir Elisa yang sudah membengkak.


‘sungguh sangat memabukan sekali’ gumam Elisa dalam hati.


“Setelah aku pikir-pikir ternyata aku menyukai ikan itu, tapi kalau aku memakannya langsung dari mulut kamu, sayang” ucap Alex dengan suara parau.


Elisa langsung merona dan kembali duduk dan wajahnya menjadi lebih merah lagi saat dia sadar sedang berada dimana mereka melakukan ciuman di depan umum.


“Sayang, apa mau pulang sekarang?” tanya Alex


Elisa langsung menganggukan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyan Alex. Dia sungguh merasa malu dan ingin segera keluar dari tempat itu saat ini juga.


.


.


.


...****************...


Bersambung


TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊


JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐