
Bagaimana ? Apa sudah lebih baik?” tanya Alex
“Kamu hangat sekali, Rik” jawab Elisa dan memiringkan tubuhnya ke arah Alex.
Alex sejak tadi berusaha untuk menahan hasratnya, junior Alex yang sedari tadi sudah terbangun semakin mengeras sempurna saat mendengar erengan suara Elisa dan Elisa memeluk tubuhnya dengan erat.
Tubuh polos Elisa dan tubuh polos dirinya saling bersentuhan. Apalagi selama 2 tahun ini junior Alex tidak pernah bisa bangun dan saat ini juniornya bagun dengan Elisa. Wanita terakhir yang disentuh oleh Alex yang berhasil membangunkan juniornya kembali adalah Elisa ibu dari anaknya.
“nona saya mohon anda diamlah” ucap Alex
“Tidak bisa, Rik. Aku tidak bisa mengendalikan diriku sendiri. Kamu sekarang sumber kehangatanku, tolong bantu aku rik” ucap Elisa dengan tangannya sedang memegang junior milik Alex yang sudah menegak sempurna.
“ Nona apa yang anda lakukan? Ingat tahan diri anda. Anda saat ini sedang dalam pengaruh obat itu. Saya tidak mau besok saat anda tersadar sepenuhnya anda akan marah dan memecat saya!” ucap Alex sambil menjauhkan tangan Elisa yang memainkan junior Alex.
“Aku justru akan memecat kamu sekarang juga kalau kamu tidak mau membantu aku Rik.” Ucap Elisa frustasi dan terus memegang junior Alex .
“Tapi ...” ucap Alex langsung dipotong oleh ELisa
“Astaga kamu ini , aku janji tidak akan memecat kamu” ucap Elisa
“Apapun yang terjadi? Apapun yang sudah saya perbuat dan lakukan kepada kamu nanti, kamu tidak akan memecat dan membenci saya? Apa anda bisa berjanji?” tanya Alex
“Iya sialan! Aku berjanji aku...” ucap Elisa
Kata-kata Elisa tertahan karena Alex langsung mencium bibir Elisa. Elisa menikmati ciumannya dengan penuh ketenangan, lidahnya menyambut lidah panas Alex. Bibir Alex menjelajahi leher, telinga dan menyesap tempat sensitif Elisa.
Elisa memalingkan kepalanya saat Alex menyesap dan memberikan tanda kepemilikan pada leher Elisa. Sedangkan tangannya tidak tinggal diam, tangan Alex meremas dua bukit indah Elisa. Elisa secara tidak sengaja mengeluarkan desahannya.
Elisa menginginkan lebih dari sekedar ciuman, dia melingkarkan kedua lengannya pada leher Alex, saat Alex memposisikan diri diatas tubuh Elisa. Alex tahu bahwa Elisa bukan hal pertama baginya karena sudah ada Leo anaknya. Dia tidak perlu melakukannya dengan perlahan.
“Kamu siap?” tanya Alex
“Iya...aku mohon cepat lah” ucap Elisa
“hahaha”Alex tertawa pelan
“Kenapa kamu tertawa?” tanya Elisa
“Aku menyukai kamu yang seperti ini, memohon dan memerintah menjadi satu” jawab Alex
Kemudian Alex memasukan juniornya kedalam lembah milik Elisa, membuat Elisa melenguh dengan suara yang terdengar seksi dan menggairahkan. Elisa turut bergerak bersama Alex dalam irama penyatuan mereka yang kedua kalinya. Yang awalnya pelan menjadi cepat dan liar saat kenikmatan memuncak menjadi satu hingga mencapai puncak kenikmatan secara bersamaan.
Alex mencium kening Elisa yang berkeringat. Alex membaringkan tubuhnya di samping Elisa, nafas mereka masih memburu dengan jantung yang berdetak kencang karena sisa dari kenikmatan yang baru saja mereka rasakan.
“Kalau ada hasil dari perbuatan kita malam ini, maka anak itu akan menjadi anakku sepenuhnya, kamu tidak bisa menuntut hak asuh atas anak itu nantinya, mengerti?” ucap Elisa tegas
“Saya tidak bisa menjanjikan itu nona, karena itu menyangkut darah daging saya sendiri...”
“Ck... lupakan saja belum tentu juga aku langsung hamil” ucap Elisa
“Tapi saat kita melakukannya dua tahun lalu aku bisa langsung membuatmu hamil dan kita mempunyai anak yang sangat tampan dan menggemaskan seperti Leo, Sayang” ucap Alex dengan menekan kata sayang.
Menurut Alex sudah saatnya Elisa mengetahui kebenaran siapa Alex yang sebenarnya. Lagipula Alex sudah menyiapkan segala rencana kedepannya untuk bisa mendapatkan Elisa dan anaknya.
Alex tidak ingin Elisa mengetahui dari orang lain lebih baik dirinya sendirilah yang memberitahukannya. Elisa langsung duduk dan menatap tajam kearah Alex, matanya mencari kebenaran dari ucapan Alex wajah Alex benar-benar mengingatkannya dengan wajah sang anak Leo.
“Ya ..Aku adalah daddy nya Leo, pria yang sudah kamu manfaatkan untuk membantu dirimu saat kamu dijebak oleh teman-temanmu dulu” ucap Alex
“Kamu mau kemana Elisa?” tanya Alex
“Kamu aku pecat Rik...” ucap Elisa sangat tegas
“Apa kamu bukan orang yang menepati janji?” tanya Elisa
“Baru saja kamu berjanji apapun yang terjadi kamu tidak akan memecat saya” ucap Alex kembali
“ck... Leo bukan anakmu! Kamu pikir aku hanya tidur denganmu saja, kamu hanya salah satunya saja Rik” ucap Elisa mengelak
“Aku akan percaya kalau kata-kata itu keluar dari wanita lain, tapi tidak dari mulut, karena kamu bukan wanita murahan seperti itu, dan hanya aku lah yang boleh menyentuhmu! Selain itu hasil tes DNA juga sudah menunjukan bahwa Leo adalah anak kandung aku, anak kita sayang” ucap Alex sangat tegas.
Elisa takut kalau Alex akan mengambil Leo dari dirinya. Dia berusaha melepaskan diri dari Alex. Dengan sekuat tenaga Elisa bergegas dari kamarnya untuk keluar namun dengan cepat Alex mengangkat tubuh polos Elisa dan merebahkan kembali di atas tempat tidur.
“Apa kamu gila,lari keluar dengan tidak menggunakan sehelai benang pun seperti ini” geram Alex
“Jangan bilang kalau kamu melamar menjadi asisten pribadi ku hanya untuk samaran saja, lalu diam-diam kamu mengambil Leo dari tanganku? Aku tidak akan membiarkan kamu mengambil Leo dariku “ ucap Elisa menangis histeris dan berusaha berontak dari kukungan Alex
“Dengarkan aku Elisa! Aku tidak ada niat sedikitpun untuk memisahkan kamu dan Leo! Aku hanya ingin memastikan kalau Leo adalah anakku dan penerus kerajaan bisnis aku! Ternyata benar Leo adalah anak kandungku dan aku ingin menikahi kamu, agar kita bisa membuat Leo memiliki keluarga yang utuh seperti anak-anak pada umumnya, aku ingin memberikan kebahagian dan merawat serta membesarkan dia , anak kita Elisa!” ucap Alex
“Tidak... aku tidak mau menikah denganmu atau dengan siapapun!!! Aku tidak ingin ada pria yang mengatur hidupku! Aku ingin hidup bebas sesuai keinginanku!” ucap Elisa menangis
“Pikirkan leo sayang! Jelas sekali anak kita membutuhkan figur seorang daddy, Leo haus kasih sayang dari seorang daddy-nya sayang!”ucap Alex membujuk Elisa
Alex berusaha meyakinkan Elisa untuk bersedia menerima dan menikah dengannya, sebelum orangtuanya memisahkan Alex dengan Elisa dan anaknya.
Alex melepaskan tompel samarannya yang ada di wajahnya, memperlihatkan wajah tampan Alex yang mirip seperti Leo namun dalam versi dewasa. Alex sudah mulai mencintai Elisa. Alex memeluk tubuh Elisa yang menangis namun Elisa terus saja memberontak.
“Sayang, diamlah efek obatmu masih ada !” ucap tegas Alex
Elisa masih berontak dan dengan sia-sia dia menggigit tangan Alex hingga berdarah. Dan pada akhirnya obat tersebut mulai merangsangnya kembali. Tubuh Elisa semakin merapat pada tubuh polos Alex dan menempelkan junior Alex pada lembah miliknya.
“Kamu menginginkannya lagi , sayang? “ ucap Alex menggoda Elisa namun Elisa hanya melotot saja.
Elisa menyentuh dan memainkan junior Alex dan alex langung memposisikan kembali tubuhnya di atas Elisa dan terjadilah penyatuan kembali untuk menghasilkan adik bagi Leo. Elisa tidak bisa mengendalikan dirinya karena hasratnya sudah berada di puncak.
.
.
.
...****************...
Bersambung ....
TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏
JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐