My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 57



Hari dimana keberangkatan Elisa, Alex dan Leo ke Amsterdam tiba. Elisa terperangah saat memasuki jet pribadi milik Alex. Meskipun Elisa juga mempunyai jet pribadi namun Elisa akui jet pribadi miliknya tidak semewah dan semegah milik Alex yang saat ini sudah resmi menjadi suaminya. Penampakan dari luar jet pribadi milik Alex terlihat sama saja seperti miliknya, tapi saat Elisa masuk kedalamnya, Elisa seperti memasuki sebuah hotel termewah.


Jet pribadi milik Alex terdapat berbagai fasilitas, diantaranya terdapat kamar tidur utama, kamar tidur tamu, lounge, ruang makan dengan dapur pribadi, ruang tv dan perpustakaan, serta terdapat ruang pertemuan. Elisa berpikir mungkin Alex sering menggunakan jet pribadinya untuk perjalanan bisnis dengan para kolega miliknya.


“Sayang, apa kamu menyukainya?” tanya Alex sambil merangkul pinggang Elisa.


“Woww sungguh ini sangat mewah hanya untuk sekelas jet pribadi, Lex” jawab Elisa  sambil terus memandangi dekorasi yang sangat elegan pesawat ini.


“Aku lebih banyak menghabiskan waktu yang aku punya di luar mansion, jadi aku menginginkan sesuatu yang membuat aku merasa seperti di dalam mansion ku. Aku membutuhkan waktu sekitar 3 tahun untuk merancang dan mengimplementasikan semua keinginanku ke dalam desain pesawat ini, hingga saat ini menjadi rumahku versi kecil” ucap Alex


Kemudian Alex mengarahkan Elisa  ke arah tangga yang menuju lantai bawah, terdapat foyer utama yang memisahkan kamar tidur utama, yang berada di hidung pesawat dan tepat di bawah kokpit dengan ruangan lain.


“Sayang, ini kamar tidur kita saat ini” ucap Alex memperlihatkan kamar tidur utama di dalam jet pribadinya.


Hampir setengah lantai bawah habis hanya untuk kamar utama, disana terdapat kamar mandi yang sangat megah dengan isiannya.


“Ya perjalanan panjang yang membutuhkan waktu empat belas jam menuju Amsterdam, ini sangat berguna Lex.” Ucap Elisa sambil tersenyum lebar ke arah Alex.


“Sungguh aku sangat menyukai kamu saat tersenyum seperti ini sayang. Aku penasaran apa yang sedang kamu pikirkan saat ini, sayang?” tanya Alex menatap kedua mata Elisa dengan begitu dalam.


“Tidurlah, Lex” jawab Elisa singkat


Elisa langsung melangkah masuk lebih dalam lagi ke dalam kamar utama itu dengan di ikuti Alex dari belakang.


“Sayang, apa kita bisa tidur sekarang?” goda Alex dan Elisa hanya memutar kedua bola matanya.


“Oh ya Lex, dimana Leo saat ini?” tanya Elisa


“Kemarilah, aku akan mengajakmu ke kamar anak kita, sayang” ucap Alex sambil mengulurkan tangannya.


Elisa menghampiri Alex dan menyambut uluran tangannya itu. Dengan bergandeng tangan, Alex menuntun Elisa menuju kamar Leo. Kamar yang ditempati Leo memang lebih kecil dari kamar utama, tapi tetap tidak lepas dari kesan mewah dan berkelas. Saat membuka pintu, terlihat Leo sedang lari-lari dengan sang aunty Anggita yang mengejar dari belakang. Suara tawa khas anak kecil mengisi keriuhan di dalam kamar itu, suara Anggita juga sangat terlihat senang saat bermain dengan keponakannya.


“Mommy..! Daddy..!” teriak Leo sambil menghambur ke dalam pelukan Elisa saat menyadari keberadaan kedua orang tuanya.


“Onty ndak bisa nangkap Eo! Wlekkk!” ucap Leo dengan bangga sambil menjulurkan lidahnya mengejek Anggita.


Elisa tahu, Anggita hanya berpura-pura saja tidak dapat menangkap Leo, hanya untuk menyenangkan Leo keponakannya.


“Wah hebatnya anak mommy. Tapi leo harus tetap berhati-hati ya saat berlari, apalagi disini tidak seluas di kamar kamu sayang. Mommy takut nanti Leo jatuh dan melukai dirimmu” ucap Elisa sambil tersenyum ke arah Leo dan Leo menganggukan kepalanya sebagai jawaban dari ucapan Elisa.


“Tenang saja kakak ipar, Leo aman bersama diriku” ucap Anggita


“Ya aku percaya padamu, terimakasih sudah mau menjaga Leo. Pasti kamu lelah Git?” ucap Elisa


“Ck.. kakak ipar tidak perlu sungkan padaku, aku ini adik kamu juga dan Leo adalah keponakan aku pasti dengan senang hati aku menjaganya. Iya tidak Leo kamu suka kan main sama aunty?” jawab Anggita dan bertanya pada Leo


“Leo apa tidak mau peluk daddy dan mencium daddy” ucap Alex yang sedari tadi diam


Dengan segera Leo berpindah ke dalam pelukan Alex, dan mencium kedua pipinya kemudian melingkarkan tangannya di leher sang daddy.


“Daddy apa Leo boleh main game PS itu?” tanya Leo


“Tentu boleh sayang, tapi nanti ya setelah pesawatnya take off.” Jawab Alex sambil mengelus kepala sang anak, Leo menganggukan kepalanya lalu melepaskan diri dari pelukan Alex dan kembali berlari.


“Ayo aunty tangkap Leo” teriak Leo sambil berlari dan Anggita pun mengejar tubuh mungil keponakan yang sangat menggemaskan.


“Hmmm energinya terlalu banyak, pasti Anggita akan ke lelahan” ucap Elisa pelan melihat Leo dan Anggita.


“Bagaimana dengan energimu sayang? Apa aku merechargenya?” tanya Alex menggoda Elisa


“Nanti yaa setelah take off, daddy!” jawab Elisa dan membalikkan badan keluar dari kamar Leo.


Elisa keluar dari kamar Leo, dan dengan senang hati lex mengikuti sang istri dan memeluk istrinya dari belakang dan mencium tengkuk leher Elisa dengan lembut.


“Aku akan menyuruh pilot untuk take off sekarang juga, sayang” ucap Alex setelah mencium dan menghisap sedikit tengkuk leher Elisa.


.


.


.


...****************...


Bersambung


TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊


JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"



MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐