My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 71



Tidak lama setelah Alex melepas pelukannya dari Elisa, seorang pramusaji datang dengan membawa makanan yang di pesan tadi oleh Alex.


Alex menusuk potongan ikan dengan tusuk gigi, lalu mengarahkannya ke mulut sang istri yaitu Elisa, dan Elisa langsung saja membuka mulutnya.


Namun saat ikan itu sudah mendekati mulut dan hidungnya, entah kenapa Elisa langsung melengos, secara tiba-tiba merasa mual mencium bau amis dari ikan itu.


“Lex, dimana toiletnya?” tanya Elisa sambil mengipas-ngipas wajahnya dengan tangannya.


“Di sebelah sana. Kamu kenapa sayang?” Jawab Alex dan bertanya kembali dan dia merasa khawatir dengan istri tercintanya.


Elisa mengabaikan pertanyaan dari Alex, dia langsung lari ke arah toilet berada, dan dia langsung memuntahkan isi perutnya saat sudah mencapai kloset duduk. Tidak ada yang banyak keluar dari muntahan Elisa.


Elisa menekan tombol flash saat merasa perutnya sudah lebih baik, lalu dia membuka pintu toilet dan mendapati sang suaminya sudah berdiri di depan wajahnya terlihat sangat jelas dari paras Alex yang merasa khawatir.


“Sayang kamu kenapa? Apa kamu sedang tidak enak badan?” tanya Alex dengan nada sangat khawatir melihat wajah Elisa yang sedikit pucat.


“Entahlah mungkin asam lambung aku naik karena telat makan dan tadi aku makan coklat saat perutku kosong, mungkin itu yang membuat aku mual sekarang.” Jawab Elisa


“Apa kamu membawa obat yang biasa kamu minum?” tanya Alex dan membawa Elisa dengan merangkul tubuh sang istri yang terlihat lemas untuk kembali duduk di kursi yang tadi didudukinya.


“Ya aku selalu membawanya” jawab Elisa


“sekarang minumlah dulu obatmu sebelum makan” ucap Alex


Elisa langsung membuka tasnya, lalu mengeluarkan obat asam lambungnya dan langsung meminum obatnya tersebut. Alex terus berada disisi sang istri dengan terus mengelus punggung Elisa dengan lembut.


“Bagaimana, apa sudah lebih enakan?” tanya Alex dan Elisa hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawab dari pertanyaan Alex.


“Lex tolong singkirkan ikan itu! Aku kembali mual saat melihatnya saja!” ucap Elisa


“Kenapa sayang? Bukannya kemarin kamu sangat menyukainya dan kamu makan dengan sangat lahap.” Ucap Alex


“Entahlah aku tidak tahu. Tolong singkirkan saja ikan itu, aku sungguh sangat mual! Hiksss...” ucap Elisa sambil terisak membuat Alex semakin khawatir.


Tanpa pikir panjang Alex langsung menyuruh bodyguardnya untuk membawa ikan tersebut. Setelah ikan itu dibawa Elisa sedikit lebih merasa enakan.


Kemudian dia memakan makanan yang lainnya yang tersaji di meja tersebut. Mereka menyelesaikan makan dengan santai kemudian setelah selesai mereka semua keluar dari tepat itu, menghampiri sang anak yang sedang tertawa bersama baby sitternya dan kedua bodyguard Elisa.


“Leo sayang” panggil Elisa seketika Leo menengok melihat Elisa yang saat ini sedang bersama sang daddy, tanpa pikir panjang Leo langsung berlari menghampiri kedua orang tuanya.


“Boy jangan lari-lari” ucap Alex saat melihat sang anak berlari ke arahnya.


Elisa hanya menggelengkan kepalanya saja melihat Leo yang seperti itu. Dia masih ada rasa sedikit kesal terhadap Alex tapi dia juga tidak bisa jauh dari suaminya itu. Entah kenapa Elisa sangat merasa nyaman kalau sedang berada di sisi Alex.


“Mom apa mom sakit? Kenapa wajah mommy pucat?” tanya Leo tepat ada di hadapan Elisa.


“Tidak sayang, mom hanya kelelahan” jawab Elisa sambil mengelus kepala sang anak.


“Dad gendong” pinta Leo pada Alex


Elisa hanya menganggukkan kepalanya saja, karena dia juga merasa sangat tidak enak badan kepalanya sedikit pusing. Meskipun dia masih sedikit ragu untuk kembali ke rumah mendiang granny dari Alex karena takutnya masih ada wanita yang mengejar sang suami, tapi dia percaya kepada Alex kalau sudah mengurusnya.


Mereka semua kembali ke kediaman mendiang granny Alex, tepat di ruang tamu Elisa di sambut oleh sang mertua. Mommy Alia langsung memeluk sang menantu, dia takut Elisa akan pergi lagi setelah melihat adegan yang membuat dirinya juga sangat kesal.


“Sayang, akhirnya kamu kembali. Mom sangat khawatir pada mu dan juga Leo. Sayang kamu sangat pucat?” ucap mommy Alia saat melihat wajah Elisa terlihat khawatir dari wajah mertuanya itu.


“Iya mom, tadi Elisa muntah-muntah. Jadi Alex akan membawa Elisa untuk beristirahat dulu.”Jawab Alex karena Elisa sungguh merasa sangat lemas.


“Ya cepat bawa Elisa ke kamar, biarkan dia istirahat nanti mommy buatkan bubur untuknya. Dan Leo sayang disini saja ya sama granny dan grandpa biar mommy dan daddy istirahat Leo juga belum liat kamar Leo disini.” Ucap mommy Alia membujuk cucunya


“Iya granny Leo mau liat kamal Leo sama aunty Git” ucap Leo saat melihat sang aunty mendekat ke arahnya dan langsung mengambil alih sang keponakan dari gendongan kakaknya tidak lupa Anggita juga mencium Leo dengan gemas.


“Ayo sayang kita lihat kamar kamu” ucap Anggita pada Leo dan Leo langsung menganggukkan kepalanya dengan antusias.


“Lex cepat bawa Elisa ke kamar, dia terlihat sangat lemas.” Ucap mommy Alia.


Tanpa aba-aba Alex langsung menggendong Elisa ala bridal style masuk kedalam kamarnya. Elisa sangat terlihat lemas dalam gendongan Alex, Alex membenamkan wajahnya pada dada bidang sang suaminya, dia merasa nyaman saat menghirup aroma tubuh Alex.


Sesampainya di dalam kamar, Alex langsung membaringkan tubuh Elisa di atas tempat tidur dan menyelimuti tubuh Elisa. Saat Alex akan melangkah untuk ke kamar mandi, tangannya ditahan oleh Elisa.


“Mau kemana?” tanya Elisa


“Sebentar sayang, aku akan ke kamar mandi dulu.” Jawab Alex dan mengelus tangan Elisa yang menggenggam tangannya.


Elisa menganggukkan “Jangan lama temani aku tidur” ucap Elisa


“Iya sayang, aku akan menemani kamu tidur, sebentar ya” ucap Alex dan memberikan kecupan di kepala sang istrinya.


Kemudian Alex langsung melangkah menjauh menuju kamar mandinya, Elisa terus melihat Alex hingga tidak terlihat kembali. Kemudian tidak begitu lama Alex keluar lagi hanya menggunakan celana pendek saja tanpa mengenakan baju. Elisa langsung tersenyum melihat Alex seperti itu.


Alex langsung mendekat dan ikut berbaring tepat di samping Elisa. Elisa langsung memeluk tubuh Alex dan menghirup aroma tubuh sang suaminya. Mereka saling berpelukan dan sesekali Alex mencium Elisa dengan sangat lembut hingga Elisa akhirnya terlelap.


.


.


.


...****************...


Bersambung ....


Terimakasih sudah membaca karya author....


Mohon dukungannya 🙏😊