My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 54



"Ck... kenapa kamu diam saja,Lex?" Tanya Elisa


“Aku hanya tulus ingin menyelamatkanmu dari rasa bosan dan lelah saat di pesta tadi, tapi kamu malah menganggap aku hanya modus” ucap Alex pelan membuat Elisa tidak enak hati.


“Maaf..!” ucap Elisa


“Hmm istirahatlah, aku kan kembali ke pesta. Salah satu dari kita harus ada di sana!” ucap Alex sambil berbalik badan dan melangkahkan kakinya ke arah pintu.


Elisa kaget melihat sikap Alex dan dia juga merasa tidak enak hati sudah menuduh Alex. Elisa memeluk tubuh Alex dari arah belakang hingga membuat langkah Alex terhenti.


“Lex maafkan aku!” ucap Elisa tulus sambil terus memeluk tubuh Alex dari belakang.


Sudut bibir Alex berkedut menahan senyum kemenangan. Taktiknya berhasil membuat istrinya merasa bersalah. Alex menghela nafas panjang, dan Alex mengelus kedua tangannya Elisa yang di atas memeluknya.


“Aku memaafkan kamu, sayang” ucap Alex pelan


“Hmm kalau begitu kamu jangan pergi, temani aku istirahat disini” ucap Elisa pelan


Alex mendengar ucapan Elisa merasa bahagia dan dia membalikkan tubuhnya dan mendekap Elisa kedalam pelukannya. Jemari tangannya menyusuri rambut panjang Elisa yang tergerai indah hingga punggung.


“Maafkan aku sudah meragukan kamu dan menuduh dirimu!” ucap Elisa sambil mendongakkan kepalanya menatap wajah Alex


Alex menjauhkan sedikit badannya dan dia memegang dagu Elisa dan akhirnya dia mencium bibir Elisa dengan lembut. Alex menunggu penolakan dari Elisa, tapi alih-alih menolak, Elisa malah ikut membalas ******* pada bibir Alex. Dengan sama menggairahkannya dengan Alex hingga Alex semakin memperdalam ciuman tersebut.


Tangan Elisa dengan tidak sadar membuka satu persatu kancing jas hitam dan kemeja Alex kemudian melepaskannya pada tubuh Alex tanpa melepaskan ciuman.


Sementara tangan Alex membuka resleting samping kamisol nya Elisa. Elisa merasa bisa bernafas lega saat kamisol yang digunakannya terlepas. Elisa sedikit mengerang pelan saat kedua tangan Alex menangkup kedua gunung kembar dan memainkan puncaknya.


Kedua kaki Elisa merasa lemas, saat Alex menarik turunkan hotpant yang digunakannya. Alex dengan sigap membopong Elisa kemudian merebahkannya di atas tempat tidur, mengabaikan erengan Elisa.


Dengan secepat kilat Alex sudah menanggalkan semua pakaiannya,dia tidak mau berlama-lama karena takut Elisa akan berubah pikiran.


Alex langsung memposisikan dirinya di atas tubuh Elisa yang sudah polos tanpa sehelai benang yang menempel pada tubuhnya. Elisa menyambutnya dengan menyatukan kedua tangannya di belakang leher Alex lalu menariknya hingga bibir Alex diciumnya dengan rakus.


Elisa terkesiap saat merasakan tubuh keras Alex melesak masuk kedalam dirinya yang mendamba, wajahnya mendongak hingga memberikan akses untuk bibir Alex menjelajahi leher jenjang Elisa.


“Aghhhhh Lex...” ******* Elisa dengan suara parau membuat Alex semakin bergairah dan mempercepat gerakannya.


Elisa melengkungkan pinggangnya saat mencapai puncaknya dan Alex mengerang keras saat menyusul Elisa untuk mencapai pelepasan.


“Ya ampun rasanya jauh lebih nikmat saat sudah menjadi suami istri!” ucap pelan Alex dengan nafas yang masih memburu.


Alex kembali mencium bibir Elisa yang terbuka. Alex merebahkan tubuhnya di samping Elisa, lalu menarik Elisa ke dalam pelukannya.


Jemarinya menyisir rambut Elisa yang sudah terlihat kusut dan basah dengan keringat karena kegiatan mereka barusan. Entah sudah berapa kali pelepasan yang mereka keluarkan.


“Apa aku menyakitimu, sayang?” tanya Alex lembut


“Apa kamu menyukai percintaan kita tadi?” tanya Alex


“Ya “ jawab Elisa dan mendongakkan kepalanya lalu tersenyum manis melihat wajah Alex.


“Syukurlah, aku takut terbawa suasana dan akhirnya membuat kamu tidak nyaman saat melakukan kegiatan panas tadi” ucap Alex dan mengecup kening Elisa


Elisa kembali menyenderkan kepalanya di dada bidang Alex, jemarinya memainkan bulu-bulu halus disana, dan merasakan otot-otot keras Alex di bawah sentuhannya.


“Lex apa kamu rajin berolahraga? Badanmu sungguh sangat bagus” tanya ELisa  sambil terus memainkan jarinya di dada bidang Alex


“Ya aku senang berolahraga, hal itu sebagai pengalihan pikiranku dari berbagai macam masalah perusahaan yang membuat kepalaku nyaris pecah. Olahraga salah satunya sebagai obat rasa lelah pikiranku” jawab Alex


“Hmmm ya, Lex aku bukan tipe istri yang akan mengekang kebebasan kamu, tapi aku mohon untuk menjaga perasaan aku dan juga Leo. Aku tidak pernah berpikir tentang pernikahan tapi aku juga hanya ingin menikah sekali saja seumur hidupku!” ucap Elisa dengan pelan


“El tatap mataku!” ucap Alex sambil menundukkan kepala menatap wajah cantik sang istri.


Dengan enggan Elisa menatap mata indah Alex dengan dalam.


“Apa kamu masih belum melihat rasa cintaku yang dalam hanya untukmu saja. Aku seorang pria yang berprinsip bagiku pernikahan merupakan sesuatu yang sangat sakral aku juga berpikir bahwa aku akan menikah sekali seumur hidupku. Aku janji tidak akan menyia-nyiakan dirimu karena hanya dirimu saja yang ada dalam hati dan jiwaku. Aku akan setia pada janji pernikahan kita dan kita kan hidup bahagia bersama dengan anak-anak kita kelak. Hanya maut yang akan memisahkan kita. I love you Mrs. Alexo Reichard Isakh.” Ucap Alex


“Terimakasih banyak Lex, aku percaya padamu, aku juga akan berusaha untuk membalas cinta yang kamu berikan” ucap Elisa sambil memeluk erat tubuh polos Alex.


Alex mengecup puncak kepala Elisa dan membalas pelukannya. Mereka berdua berpelukan dengan tubuh polos tanpa sehelai benang menempel pada tubuhnya. Mereka berdua terlelap dengan saling berpelukan.


.


.


.


...****************...


Bersambung


TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊


JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐