My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 34



“EL aku pamit pulang dulu, nanti besok aku akan kembali, i love mommy Leo.” isi pesan Alex


Setelah mengirimkan pesan kepada Elisa Alex langsung melajukan kendaraannya menuju mansion sang oma. Luka pada wajah Alex sangat banyak bahkan tubuhnya juga terdapat memar karena dikeroyok oleh kedua sepupu kembar Elisa. Palingan omanya nanti akan kaget melihat penampilan Alex yang babak belur.


.


.


.


NEXT...


Setelah kepergian Alex tinggallah daddy Lee dengan papi Heru di ruang keluarga. Daddy Lee sedang memikirkan nasib dari putri kesayangannya, entah apa yang dia pikirkan dan entah dia harus senang atau sedih setelah mengetahui fakta kebenaran dari daddy cucunya.


“Apa kamu yakin memberikan Alex waktu hanya sebulan saja?” tanya papi Heru


“Ya aku sangat yakin dan berharap besar kepadanya agar Elisa bisa menggoyahkan kekeras kepalanya aku ingin melihat putriku satu-satunya hidup bahagia bersama suaminya seperti kakak-kakaknya. Yang aku tidak sangka dia adalah pria yang sangat berpengaruh di Eropa dan dia adalah daddy kandung dari Leo cucu kita. Entah aku harus merasa senang atau sedih mengetahui kenyataan ini.” ucap daddy Lee


“Ck... seharusnya kamu itu senang dan bangga memiliki menantu yang sehebat Alex dan aku juga yakin kalau dia itu sangat tulus terhadap Elisa. Aku juga sangat yakin banyak para pebisnis Eropa yang ingin menjadikan dia menantu mereka. Alex merupakan pria yang sangat diidamkan para wanita, aku yakin hidup Elisa dan Leo akan sangat terjamin.” Ucap Papi Heru


“Ya aku tahu, hanya saja Elisa yang menjadikan aku khawatir. Kamu tahu sendirikan bagaimana sifatnya selama ini, dia sangat susah untuk bersosialisasi dengan banyak orang, sedangkan kalau dia bersama dengan Alex hal tersebut akan menjadi rutinitasnya.” Ucap daddy Lee


“Kita berdoa saja semoga Alex bisa merubah sikap dan sifat Elisa dan aku yakin Elisa bisa menempatkan dirinya dimanapun dia berada. Aku juga yakin kalau Elisa sudah mulai nyaman bersama dengan Alex kamu lihat saja tadi betapa dia perhatiannya kepada Alex saat mengobati lukanya.”


“ Ya semoga saja. Benar apa yang kamu katakan aku juga merasa Elisa sudah mulai sedikit berubah terlihat dia sangat mengkhawatirkan Alex.” Ucap daddy Lee


.


.


Sesampainya Alex di mansion sang Oma dia disambut oleh asisten Jo yang saat ini juga dia berada di mansion Omanya Alex. Alex masuk dengan wajah yang penuh lebam dan terlihat dia sangat kesal. Asisten Jo sudah menceritakan kejadian kemarin kepada Omanya Alex, dan saat ini Oma nya sedang santai di taman belakang jadi kalau dia melihat wajah sang cucu yang terlihat babak belur tidak terlalu kaget. Alex saat ini duduk di ruang Keluarga bersama dengan asisten Jo.


“Apa kamu bodoh? Bagaimana bisa kamu bisa tertangkap oleh anak buah keluarga Elisa?” tanya Alex karena semalam dia tidak menanyakannya.


“Maaf tuan, mereka sudah mengawasi kita dan tahu tempat kita, mereka langsung meringkus kita saat mereka datang ke apartemen.” Ucap asisten Jo


“Hmmm apa kamu sudah menceritakan kejadian ini kepada Oma ?” tanya Alex


“Maaf tuan sudah, Oma anda sudah mengetahuinya.” Jawab asisten Jo


“Ck... aku yakin oma pasti akan mencecarku dengan berbagai pertanyaan... Huft.... aku sudah merasa merindukan Elisa dan juga anakku Leo.” Ucap Alex sambil memejamkan matanya membayangkan wajah tampan dan menggemaskan Leo serta wajah cantik Elisa.


“Tuan kalau anda merindukan mereka kenapa anda tidak menghubunginya saja? Nona Elisa pasti mengerti kalau anda merindukan anaknya. Apa anda tadi tidak bertemu dengan tuan muda Leo?” tanya asisten Jo


“Ahh ya benar apa katamu aku akan menghubungi Elisa. Tidak aku hanya bertemu dengan Elisa dan daddy nya serta papinya saja, Leo sedang bermain di taman belakang bersama kedua sepupu kembarnya yang semalam menghajar kalian dan aku juga.” Jawab Alex


“Oh ya kamu urus schedule minggu depan, buat agenda pertemuan untuk menandatangani kontrak bersama perusahaan Elisa dan batalkan semua agenda lainnya dalam waktu seminggu kedapan aku hanya ingin menghabiskan waktu berdua saja dengan Elisa.” Ucap Alex dan melangkahkan kakinya pergi menuju kamarnya yang ada di mansion sang Oma.


“Baik tuan akan saya urus semuanya” jawab asisten Jo


“Oh ya dan cari tahu apa ada pria yang dekat dan mendapatkan perhatian dari Elisa, segera saya tunggu laporannya nanti sore” ucap Alex


“Ya baik tuan” ucap asisten Jo


Kemudian Alex melanjutkan langkahnya menuju kamar, dia langsung masuk kedalam kamar dan dia ingin membersihkan tubuhnya dengan berendam di dalam bathtub. Alex berendam sambil membayangkan wajah cantik Elisa, bukan hanya wajahnya saja tapi seluruh tubuh Elisa. Sentuhan Elisa, deru nafas Elisa, leguhannya dan cara Elisa menyebutkan namanya saat melakukan penyatuan semalam.


Alex memikirkan cara untuk bisa membujuk Elisa untuk mau menikah dengannya. Dalam satu minggu kedepan Alex harus bisa meluluhkan hati dan membuat Elisa benar-benar nyaman bersama dengannya. Alex akan berusaha untuk membuat Elisa luluh dan menjadi tergantung kepada dirinya. Kemudian Alex menyelesaikan kegiatan mandinya dan segera memakai jubah handuk untuk menutupi tubuh polosnya. Alex keluar dari dalam kamar mandi menuju tempat tidur dan mengambil ponsel miliknya, dia ingin menghubungi Elisa dan mengobrol bersamanya dan anaknya.


Panggilan video callnya di jawab oleh Elisa, terlihat wajah Elisa yang segar dan sepertinya wanita cantik itu juga baru selesai mandi terlihat rambut Elisa yang basah.


‘Oh ya ampun dia sangat cantik meskipun tidak memakai make up.’ Gumam Alex dalam hati


“Ada apa Lex kamu menghubungiku?” tanya Elisa santai


“Apa aku bisa melihat Leo? Aku sudah terbiasa melihatnya aku merasa merindukannya “ jawab Alex


“Oh sebentar ya” ucap Elisa dan mengganti panggilan video dengan kamera belakangnya, terlihat Elisa berjalan menuju pintu penghubung kamarnya dengan kamar Leo.


Kemudian kamera tersebut memperlihatkan sang anak yang sedang tertidur siang. Hati Alex terenyuh melihat Leo yang sangat damai dalam tidurnya, ingin sekali dia menemani Leo dan mengelus rambutnya memeluk tubuh mungilnya mencium nya dan terlebih Alex sangat rindu dengan tingkah yang menggemaskan dari Leo.”


“Apa kamu menjaganya sendiri El, aku tidak melihat babysitter Leo?” tanya Alex


"Tidak dia ada ko sedang kebelakang lagian ada kedua sepupuku juga yang membantu menjaga Leo.” Jawab Elisa


“Tolong kamu jangan sungkan untuk menghubungiku kalau ada apa-apa dengan Leo, aku pasti akan segera datang kesana” ucap Alex


“ Ya tentu saja.. Oh ya kamu masih dalam penyamaran di kantorku kan, jadi besok kamu jemput aku pagi jam 6 ya...” ucap Elisa


“Ya tentu saja, aku akan menjemputmu jam 6 ” ucap Alex


“Ya sudah aku matikan sambungan teleponnya ya... sampai jumpa besok!” ucap Elisa dan langsung mematikan sambungan panggilan video tersebut.


“Okee by sweet heart” ucap Alex 


.


.


.


...****************...


Bersambung ....


YUK BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL


"MY FAVORIT SECRETARY"



TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐