
“Lex...” suara Elisa tercekat
“Ya sayang, ayo keluarkan suaramu jangan malu-malu” ucap Alex pelan
“Lex aghhggg....” ucap Elisa dan mendesah
“kenapa sayang? Apa kamu mau aku berhenti?” tanya Alex menggoda Elisa
“Tidak lanjutkan saja” jawab Elisa dengan menggelengkan kepalanya.
Mata Elisa terlihat penuh gairah dan dia sudah hampir mencapai puncaknya. Saat Elisa mencapai puncak Alex langsung membungkam mulut Elisa dengan ciuman panasnya, mereka menikmatinya setiap leguhan dan erengan Elisa serta cengkraman jemari Elisa di rambut Alex. Hingga kenikmatan itu mereda dan Elisa terlihat terkulai lemas di pelukan Alex dengan nafas yang masih memburu.
“Aku selalu merindukan ini sayang. Merindukan dirimu saat mencapai puncaknya dengan diriku” ucap Alex pelan dengan menyandarkan dagunya di puncak kepala Elisa dan tangannya mengelus lembut rambut panjang Elisa.
“Apa yang sedang kalian lakukan!” ucap daddy Lee dengan keras.
Alex dan Elisa seketika menegang, terlihat di depannya ada daddy dan mommynya yang menatap mereka dengan tatapan marah dan sang sang mommy hanya melongo melihat Alex dan Elisa.
“Ya tuhan” gumam pelan Elisa.
“Ups... sayang kita tertangkap basah deh!” ucap Alex santai dan terkekeh pelan
Seketika Elisa yang tadinya dalam pangkuan Alex dia langsung bernajak dengan menghentakkan kakinya yang terkilir, sehingga membuat dia merasa kesakitan. Elisa tidak sadar kalau kakinya masih cidera.
“Aaarrghhhhhh” teriak Elisa kesakitan dan dia langsung duduk kembali tepat di sebelah Alex.
Tanpa aba-aba Alex langsung berjongkok dan memeriksa kaki Elisa. Alex mengangkat kaki Elisa dan meletakkannya pada tumitnya. Alex lebih memilih mengecek kaki Elisa dari pada melihat tatapan membunuh dadri daddy Lee.
“Sayang, kamu seharusnya lebih hati-hati. Ingat kakimu ini masih cidera dan kamu tidak boleh banyak gerak” ucap Alex dengan nada khawatir sambil tangannya terus memberikan pijatan lembut pada pergelangan kaki Elisa.
“Aaww!!! Pelan sedikit Lex” ucap Elisa mengaduh kesakitan
Tanpa mereka sadari kedua orang tua Elisa terus memperhatikan Elisa dan Alex. Tatapan daddy Lee terlihat sangat marah namun mommy Sopie terus memegangi tangan sang suami agar tidak menghajar Alex. Tapi percuma saja daddy Lee dengan cepat melangkan dan menarik Alex dan memberikan bogeman pada wajah tampan Alex.
“Bughhh”
“Daddd!” pekik Elisa dan mommy Sopie
Elisa dan mommy Sopie menghadap daddy Lee yang siap menghajar Alex kembali.
“Minggir! Daddy akan membunuh bajingan ini!” ucap daddy Lee marah
“No dad, jangan dia daddy nya Leo” ucap Elisa dan tanpa dia sadari Elisa mengeluarkan air matanya.
Daddy Lee menatap tajam kearah Elisa dengan tatapan yang sangat dingin. Tatapan daddy Lee itu selalu berhasil menciutkan nyali lawannya termasuk anak-anaknya kecuali sang istri mommy Sopie.
“Momm please” ucap Elisa sambil terisak dan memeluk tubuh sang mommy.
“Berani sekali kamu melakukan perbuatan bejat disini di rumahku sendiri! Kamu benar-benar sudah bosan hidup rupanya” ucap daddy Lee dengan sangat keras mencengkram kerah baju Alex dengan sangat kuat.
“Daddy..! Daddy...! teriak Leo dari jauh membuat daddy Lee melepaskan Alex dan mendorong tubuh tegap Alex hingga mundur selangkah kebelakang.
“Ck... Awas ya urusan kita belum selesai!!!” ucap tegas daddy Lee
Alex tidak menjawabnya dia hanya menganggukan kepalanya saja sebagai tanda jawabannya. Lalu Alex melihat Leo yang mencari-cari dirinya hingga mata sang anak bertemu dengan tatapannya dan dengan berlari sang anak menghambur ke dalam pelukan Alex.
“Daddy !!!” pekik Leo
Dengan sigap Alex mengangkat menggendong tubuh mungil Leo dan alex mencium pipi Leo dengan gemas. Kemudian Leo mengedarkan pandangannya melihat kearah sang mommy yang terlihat bersedih.
“Mom nangis?” tanya Leo dan tangan kecil itu memegang pipi Elisa dan menghapus air matanya.
Alex langsung merangkul pundak Elisa dan menariknya mendekat sehingga membuat Elisa menyandarkan kepalanya pada bahu Alex.
“No sayang, mommy itu cuma nangis bahagia karena bahagia sekarang kita sudah bisa berkumpul daddy, mommy dan Leo.” Ucap Alex
Elisa menatap sang mommy yang menganggukan kepalanya, dan Elisa melihat daddynya masih terlihat marah, kemudian Elisa melihat wajah sang anak yang masih menunggu jawaban penuh harap dari sang anak.
“Iya sayang, mommy akan menikah dengan daddy dan Leo tidak akan jauh lagi dari daddy” jawab Elisa dengan lembut dan mengusap pipi sang anak.
Alex mendengar jawaban dari Elisa dia merasakan oksigen yang masuk kedalam paru-parunya tanpa sadar sedari tadi dia menahan nafasnya saat menunggu jawaban dari Elisa.
“Holeeee yeayyyy! “ pekik Leo dengan senang dan riang lalu tangan mungilnya melingkar ke leher Alex dan ke leher Elisa. Sebelum kembali turun ke arah baby sitternya.
“Terimakasih sayang, akhirnya kamu mau menerima aku” ucap Alex berbisik pelan pada telinga Elisa
“Aku melakukan ini demi anakku Leo!” ucap Elisa pelan
“Ya sayang demi anak kita, dan kamu juga nantinya akan membalas rasa cintaku ini” ucap Alex
“Ck... menyebalkan!” ucap Elisa dan menjauh dari Alex
“Kalian akan menikah Lusa!” ucap tegas daddy Lee dan langsung meninggalkan Alex dan Elisa yang masih terpaku kaget mendengar ucapan perintah daddy Lee.
Mommy Sopie menyeringai lebar ke arah Alex dan Elisa sebelum dia menyusul sang suami yang sudah pergi menjauh. Sambil tersenyum cerah Alex memandang wajah cantik Elisa.
Siasat yang diberikan oleh mommy sopie berhasil dan daddy Lee menangkap basah mereka dan menyuruh mereka menikah lusa nanti. Elisa tidak bisa menolak lagi, karena ini merupakan permohonan sang anak, Leo.
Alex tersenyum lebar penuh kemenangan meskipun wajahnya kena bogeman keras dari daddy Lee tidak bisa membuat senyum itu hilang. Alex mengelus pipi Elisa dengan lembut dan dia melabuhkan kecupan pada kening Elisa dengan lembut.
“Kamu itu ahli beladiri karate, taekwondo, hingga wing chun, tapi kenapa kamu tidak pernah membalas daddy atau setidaknya kamu bisa menghindar dari tinjuan daddy.” Ucap Elisa ada rasa khawatir melihat luka pada sudut bibir Alex
“Aku bisa saja membalasnya sayang, tapi aku tidak mau mengambil resiko nantinya akan kehilangan dirimu dan juga Leo. Aku rela dihajar habis-habisan oleh daddy dan para bodyguardnya asal bisa bersama kalian, lagian daddy tidak terlalu merusak wajah tampan aku ini, mungkin dia tidak ingin memiliki wajah cacat pada menantunya.” Ucap Alex santai
“Hmmmmppphhhh” Elisa ingin tertawa tapi dia tahan mendengar ucapan yang sangat pede dari Alex.
“Sayang tidak perlu kamu tahan kalau kamu ingin menertawakan diriku. Tertawa tidak akan memudarkan kecantikanmu malam membuat kamu jauh lebih cantik sayang.” Ucap Alex menggoda Elisa dan akhirnya Elisa tertawa.
“Hahahahahahah” suara tawa Elisa lepas dan Alex tersenyum melihat wajah cantik Elisa yang sedang tertawa lepas.
“Aku suka mendengar tawamu, sayang. Membuat aku ingin hidup selamanya agar aku bisa terus mendengar tawamu yang merdu ini. kamu sungguh membuat hidupku jauh jadi lebih hidup” ucap alex dengan lembut dan mengecup bibir Elisa.
Elisa hanya diam dan dia sedikit tersenyum mendengar godaan Alex dia sungguh nyaman berada didekat Alex. Dia membawa Alex untuk duduk kembali di sofa dan dia akan mengobati luka bogeman yang diberikan daddy nya pada Alex. Alex akan terus berusaha membuat Elisa membalas cintanya dan dia juga sangat senang melihat perhatian dan rasa khawatir dari Elisa untuk dirinya.
.
.
.
.
...****************...
Bersambung
TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊
JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"
MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏
JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏
JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐