My Introvert Wife

My Introvert Wife
Bab 61



“Maaf, sayang kamu sungguh menggoda” ucap Alex dengan suara parau sambil berdiri dan dengan cepat menanggalkan semua pakaiannya yang masih menempel pada tubuhnya, lalu naik masuk ke dalam bathtub.


“Lex, apa kita akan melakukannya disini?” tanya Elisa dengan nada tidak percaya.


“Kenapa tidak, sayang” jawab Alex sambil menyeringai lebar lalu kembali mencium Elisa.


Alex membalik posisi, kini dia berada di bawah Elisa dengan posisi duduk dan memangku tubuh Elisa.


“Masukan sayang” ucap Alex pelan


“Bisakah?” tanya Elisa dengan polos.


“Tentu saja bisa, cepatlah!” jawab Alex sambil menuntun Elisa melakukan apa yang diperintahkan nya tadi.


Elisa merangkul leher Alex lalu memasukan junior Alex kedalam sarangnya.


“Agghhhh, ya seperti ini sayang, teruslah bergerak. Ya seperti itu aaagghhhhh” ucap Alex diiringi *******.


Elisa memejamkan kedua matanya, rasanya lebih nikmat saat ia yang pegang kendali, hingga ia terus menggerakkan tubuhnya sesuai dengan kenikmatan yang dia inginkan, dan bibir Alex tidak tinggal diam dia terus ******* gunung kembar Elisa. Membuat kenikmatan menjadi berlipat-lipat ganda.


Elisa terus bergerak dan dia mendekap erat Alex saat puncak kenikmatan yang memabukkan itu menghampirinya, jemari tangannya menelusup ke rambut Alex dan sedikit menjambaknya dengan pelan.


“Aghhhh sayang... El.....Aghhhhhhh!” ucap Alex saat dia pun menuju puncak yang sama dengan Elisa, badannya bergetar hebat dalam pelepasan yang panjang.


Hingga kegiatan panas yang terjadi pada pasangan pengantin baru itu usai mereka melanjutkan membersihkan tubuh mereka. Elisa juga membantu menggosokkan tubuh Alex yang sangat menggoda.


Elisa menatap pantulan diri Alex pada kaca riasnya yang sedang mengeringkan rambutnya menggunakan hair dryer pada rambut Elisa. Alex bersikeras ingin membantu Elisa mengeringkan rambutnya dengan alasan agar menghemat waktu.


Elisa tidak pernah menyangka kalau dia akan menikah apalagi menikah dengan pria yang memiliki gairah yang sangat besar seperti Alex. Alex selalu saka menemukan alasan demi alasan untuk bisa menyentuh Elisa.


“Jangan menatapku seperti itu, sayang. Aku bisa menganggap tatapan kamu sebagai kode untuk kita bercinta lagi” ucap Alex yang kini mata mereka saling terkunci di kaca besar itu.


“Ck... siapa yang sedang menatapmu. Aku hanya melihat hair dryer yang sedang kamu pegang itu.” Elak Elisa


Alex tersenyum, dan alex merasa rambut Elisa sudah kering sepenuhnya, kemudian dia meletakkan hair dryer itu, lalu Alex membantu Elisa menyisir rambut panjang Elisa yang sangat lebat itu.


“Sayang, rambut kamu tebal sekali, aku baru memegang rambut setebal ini dan rambutmu sungguh sangat indah.” Ucap Alex


“Aku tidak suka kamu melakukan itu”ucap Elisa dengan tegas


“Melakukan apa?” tanya Alex sambil mengerutkan keningnya merasa bingung dengan ucapan Elisa.


“Membanding-bandingkan aku dengan wanita lainnya.” Ucap Elisa dan langsung merebut sisir yang ada di tangan Alex.


“Tidak sayang, aku tidak membandingkan dirimu dengan wanita manapun” ucap Alex dengan lembut


“Tadi katamu, kamu tidak pernah memegang rambut sepertiku. Itu sama saja kamu sedang membandingkan rambutku dengan rambut wanita lain yang pernah kamu sentuh!” ucap Elisa dan memasang wajah juteknya.


“Maaf sayang, aku tidak ada maksud seperti itu, aku hanya ingin memuji dirimu saja” ucap Alex dan merebut sisir yang ada di tangan Elisa jadi berpindah pada tangannya.


“Lapar?” tanya Alex sambil mengerjapkan kedua matanya.


“Iya aku sangat lapar dan jangan bilang aku sudah makan di pesawat tadi atau aku tidak akan memaafkan kamu!” ucap Elisa tegas


“baiklah baiklah, sekarang berdandan lah dengan cantik. Aku akan membawa istriku ini makan siang untuk pertama kalinya di depan umun” ucap Alex sambil membelai wajah Elisa dengan lembut serta tersenyum kearah sang istri.


“Ck.. aku hanya ingin makan, bukan untuk dipamerkan di depan umum.” Ucap Elisa


“Sayang, kamu mulai sekarang harus bersiap menjadi pusat perhatian, juga bersiap dengan spekulasi yang akan berkembang nantinya, tapi yang pasti mereka  akan bisa menebaknya kalau kamu adalah wanita yang baru saja aku nikahi. dan kamu juga tenang saja aku sudah mengeluarkan surat peringatan ke semua media untuk tidak memposting dan menyebarkan fotomu dan anak kita.” Ucap Alex


“Mengerikan sekali” ucap Elisa pelan


“Nanti juga kamu akan terbiasa, sayang.” Ucap Alex sambil mengelus rambut Elisa


Elisa membuka laci meja riasnya, lalu mengambil pita panjang berbahan velvet berwarna navy. Elisa mengambil sedikit rambut dari sisi kanan dan kirinya  kemudian menyatukannya dan mengikatnya di tengah dengan ikat rambut kecil. Membiarkan sisa rambut panjangnya tergerai indah.


“Cantik sekali, kamu selalu cantik dimataku!” ucap Alex


Sekarang bisa kamu keluar, aku akan berganti baju, Lex” ucap Elisa


“Tidak, aku akan tetap disini, siapa tahu kamu memerlukan bantuanku” ucap Alex


Elisa memutar kedua bola matanya, lalu beranjak ke arah lemari pakaian yang  sudah disiapkan oleh Alex. Dress selutut tanpa lengan berwarna navy menjadi perhatiannya, dress ini akan sangat cocok digunakan olehnya. Elisa melepas jubah mandinya, hingga kini Elisa terlihat hanya mengenakan pakaian dalam saja.


Alex hanya tersenyum menatap Elisa yang sedang buru-buru mengenakan pakaiannya. Dengan cepat Elisa memakai dress tersebut. Alex membantu Elisa menaikan resleting dressnya dengan lembut dengan sesekali tangan Alex modus meraba-raba tubuh sang istri.


.


.


.


...****************...


Bersambung


TERIMAKASIH KEPADA PARA PEMBACA MOHON DUKUNGANNYA YAAA 🙏😊


JANGAN LUPA BACA KARYA AUTHOR YANG LAINNYA YA DENGAN JUDUL "MY FAVORIT SECRETARY"


MOHON MAAF APABILA MASIH BANYAK SALAH PENULISAN 🙏


JANGAN LUPA LIKE VOTE FAVORIT DAN HADIAHNYA YAAA 👍❤️🌹🙏


JANGAN LUPA KASIH BINTANG 5 YAAA ⭐⭐⭐⭐⭐