MY DARK

MY DARK
MD#41



Saat Bastian ikut bergabung, ia langsung ditanyai oleh Azza.


"Abis ngapain? kayaknya tadi pergi." Ucap Azza.


"Biasa tugas." Jawab Bastian.


"Tugas apa?" tanya Ryan.


"Kepo amat lu bocil." Ucap Bastian.


"Gede gini dibilang bocil." Ucap Ryan tak terima.


"Iyain, biar seneng."


"Tugas apa, Bang?" tanya Azza serius.


"Ngintai." Jawab Bastian.


"Ohhh." Ucap Azza dan Ryan yang ber oh ria, dan tak ingin bertanya lagi. Mereka melanjutkan lagi bermain game tanpa memperdulikan Bastian yang berada disebelah mereka.


"Kaga balik lu? udah malem gini." Ucap Bastian.


"Lah si Allice aja belum balik, santuy aje." Ucap Azza yang tak tahu Allice sudah meninggalkannya.


"Lah Saodah, sape yang bilang, udah balik dari tadi." Ucap Bastian.


"Hah?!" Kaget Azza. "Kok nggak bilang, nggak ngajakin." Lanjut Azza menaruh HP nya disofa samping ia duduk.


"Lah jangan salahin gw, lu aja yang asik sama tuh bocil." Ucap Bastian menunjuk Ryan yang diam.


"Gw lagi." Gumam Ryan.


"Udah ayok balik." Ajak Azza menarik Ryan.


"Ditinggalin lagi gw." Gumam Bastian yang sudah sendirian. "Gw telpon aja bini gw." Lanjutnya mengeluarkan hand phonenya.


"Kenapa panik sih?" tanya Ryan mengikuti Azza.


"Ya kan, Allice udah balik, kalo aku nggak balik ntar kena omel." Ucap Azza.


"Kan kamu sama aku." Ucap Ryan menghentikan langkah Azza.


"Lah iya, kenapa takut ya." Ucap Azza. "Ah tetep aja, omelan emak emak nggak ada tandingannya." Lanjut Azza.


"Yaudah iya kita balik, tapi panggil dulu Gilbert sama Adel, palingan juga Austin udah balik." Ucap Ryan menyarankan dan menduga bahwa Austin sudah pergi terlebih dahulu.


"Yaudah ayok, kita cari Adel sama Gilbert." Ucap Azza menurut. Azza dan Ryan mengitari markas mencari keberadaan Adel dan Gilbert.


Sampai dimana mereka tiba di taman belakang markas.


"Nah itu tuh mereka." Tunjuk Ryan kearah Gilbert dan Adel yang sedang asik mengobrol dan bermesraan.


"Iya samperin."


"Disini lu berdua, dicariin juga lu pada." Ucal Azza yang sudah mendekat.


"Lah suruh sapa nyariin, HP lu buat apa dodol." Ucap Adel melihat kebodohan Azza.


"Lah iya nggak kepikiran gw." Ucap Azza merasa bodoh.


"Ah bodo amat lah, buruan balik." Ajak Azza.


"Lah si Allice aja masih diatas." Ucap Adel.


"Sok tahu lu, udah balik dari tadi dia." Ucap Azza memberi tahu.


"Lah, yaudah ayok balik." Setuju Adel.


"Balik ya." Ucap Adel pada Gilbert.


"Hmmm." Angguk Gilbert meng iya kan.


Mereka berempat yang hendak pergi, langsung dihentikan Gilbert karena ia mengingat seseorang yang tertinggal.


"Eh bentar deh bentar." Ucap Gilbert.


"Kenapa?" tanya Adel.


"Ada yang ketinggalan kayaknya."


"Apa?"


"AUSTIN." Kompak Gilbert dan Adel.


"Lah Austin belum balik?" tanya Ryan.


"Belum, lagi main sama Cio." Jawab Gilbert.


"Cio?" tanya Ryan yang belum tahu.


"Harimau peliharaan Allice." Jawab Azza.


"Oh, gitu."


"Susulin aja." Ucap Ryan.


"Ogah, teriakin aja." Ucap Adel.


"Yaudah lu aja yang treak." Ucap Ryan pada Adel.


"Ok, siapa takut."


Ia langsung berbalik dan melihat Austin yang masih asik bersama Cio.


"AUSTIN JONATHAN SANJAYA, LU MAU BALIK KAGA SI ALLICE UDAH BALIK DARI TADI." Teriak Adel menggelegar diseluruh penjuru taman.


Austin yang mendengar langsung melihat kesumber suara.


"Allice udah balik? beneran balik?" Ucap Austin dalam hati bertanya tanya.


"Mau, gw balik dulu ya, si Allice udah balik." Ucap Austin berpamitan dengan Cio.


Graung!


Cio meraung tak ingin Austin pergi.


"Jangan ngambek dong, besok gw main lagi sama lu." Ucap Austin.


"Graung" jawab Cio mengerti.


"Nah gitu dong, gw balik dulu, by." Ucap Austin melambaikan tangan ke arah Cio.


"Itu anak gila ya, ngomong ama binatang." Ucap Azza merasa aneh.


"Emang gitu dia, mainnya sama binatang mulu, temen manusianya dua doang." Ucap Ryan.


"Untung temennya nggak kaya binatang." Balas Azza.


"Ya kali kita binatang." Ucap cepat Gilbert.


"Lah gw nggak ada tuh ngomong gitu." Balas Azza.


"Iya juga, ngapain gw baper."


"Allice udah balik?" tanya Austin yang baru saja mendekat.


"Udah dari tadi." Jawab Azza.


"Balik beneran?" tanya Austin lagi yang masih merasa khawatir.


"Iya Bambang, jam segini emang biasanya dia udah balik, quallity time sama om Al." Jawab Adel.


"Yaudah yok balik." Ajak Gilbert.


***************************************


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPA👆


SEE YOU NEXT EPISODE 😉


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕